bab 06

Alleta sedang berada di sebuah kantor cukup besar ia mendapat panggilan interview dari kantor tersebut.

Interview nya sudah selesai ia hanya tinggal menunggu hasil nya, jantung nya berdegup kencang saat menatikan hasil interview tersebut.

"Nona alleta selamat interview anda lolos, sekarang silahkan kan masuk ke dalam ruangan HRD" Ucap karyawan perusahaan tersebut.

Alleta begitu senang mendengar interview nya lolos ia pun langsung masuk ke dalam ruangan HRD untuk menandatangini kontrak kerja nya.

"Selamat mulai hari ini anda sudah resmi jadi sekretaris bos kami, dan silahkan kan anda bisa langsung masuk ke dalam rumahan bos kami" Ucap nya pada alleta.

Alleta pun berjalan menuju ruangan bos nya, saat sudah samapai di depan pintu ia langsung mengetuk pintu

Tok

Tok

Tok

"Masuk" Ucap dari dalam.

"Deg"

Jantung alleta seketika berdetak kencang saat mendengar suara barinton dari bos nya itu. Ia pun lama terdiam di depan pintu mengingat ngingat suara siapa kah itu.

"Mau masuk atau mau terus berdiri di situ" Ucap peria tampan dan dingin itu yang sekarang jadi bos alleta.

Alleta pun tersadar ia langsung berjalan  masuk ke ruangan bos nya.

Alleta mengangkat kepala nya yang menunduk untuk mentap sangat bos, pandangan kedua nya saling bertemu,  kenangan masa lalu kini melayang di hati dan fikiran masing masing, namun laki laki tampan itu segera menepis nya begitu pun dengan alleta.

Alleta merutuki kebodohan nya karna ia tidak melihat dulu dengan detail siap pemilik perusahaan yang ia datangi sangking senang nya saat itu karna dapat panggilan interview.

Dan sekarang bagai mana ia tidak bisa menghindar karna alleta sudah terlanjur menantangani kontrak kerja.

Begitu pun juga dengan Alvaro, ya bos alleta adalah Alvaro mantan nya dulu saat SMA, Alvaro sama sekali tidak menyanka jika sekretaris baru nya adalah alleta karna semua urusan penerimaan karyawan pihak HRD yang urus.

"Baik, apa kamu sanggup berkerja hari ini juga" Ucap Alvaro memecah kan keheningan.

"Saya siap pak" Jawab alleta.

"Bagus sekarang pergi ke ruangan mu dan segera datang jika saya memerlukan apapun dari mu"

"Baik Pak"

"Pergilah" Alleta pun mengangguk dan pergi Dari ruangan Alvaro.

Sampai di ruangannya alleta langsung duduk di kursi nya dan menatap leptop dan beberapa berkas yang ada di atas meja nya .

"Kenapa harus ketemu dia lagi sih" Gumam alleta.

Alleta menggeleng gelengkan kepala nya ia tidak mau terlalu memikirkan itu sekarang ia akan profesional bekerja tanpa memperdulikan bos nya.

Alleta mulai mempelajari berkas berkas yang ada di depan nya ,  tanpa terasa waktu begitu cepat berlalu, mata alleta menatap jam yang ada di pergelangan tangannya waktu sudah menunjukan jam 4 sore waktunya pulang.

Tangan nya dengan lincah membereskan berkas berkas yang sudah ia pelajari seharian ini.

Alleta keluar dari gedung perusahaan dan sudah ada arka yang sedang menunggu nya.

Tak lama mobil Alvaro lewat dan melihat arka sedang membuka kan pintu mobil nya untuk alleta.

"Dia di jemput arka, lalu kemana kekasih nya yang waktu itu apa sudah putus dan sekarang dia berpacaran dengan arka" Gumam Alvaro sambil melajukan mobil nya.

Di dalam perjalanan arka mengajak alleta untuk makan terlebih dahulu, mereka pun sampai di tempat makan pilihan arka, mereka pun memesan makanan lalu tak lama pelayan pun mengatar kan pesanan arka dan alleta.

"Ta kamu tau siapa pemilik perusahaan tempat kamu bekerja" Tanya arka di sela sela makan nya.

"Hmm" Jawab alleta sambil mengunyah makann nya.

"Terus??? "

"Hufhh" Helaan nafas alleta "kamu tenang aja walau pun dia pemilik perusahaan tempat ku bekerja aku tidak akan kembali padanya lagian awal nya juga aku gak tau kalau dia bos nya kalau tau aku dak bakal mau interview di sana" Jelas alleta karna ia tau maksud dari pertanyaan kekasih nya itu.

"Syukur lah aku hanya takut kamu kembali padanya dan ninggalin aku sayang" Ucap arka.

"Gak akan kamu tenang saja" Jawab nya walau pun Alvaro masih memiliki tempat di hati nya tapi alleta gak mungkin juga tega untuk menghianati arka.

Mereka pun melanjutkan makan nya, setelah selasai arka langsung mengantar alleta pulang.

***

Sedang kan Alvaro baru sampai ke rumah nya ia melihat kedua orang tua dan kaka nya sedang bercengkrama di ruang keluarga, Alvaro pun menghampiri mereka.

"Kamu sudah pulang al, gimana kerjaan nya hari ini?? " Tanya sang mama. Alvaro langsung merebah kan tubuh nya di sofa dan menjadikan  paha sang mama sebagai bantal.

"Sangat melelahkan mah" Jawab Alvaro.

"Semangat sayang kamu kan baru seminggu bekerja di perusahaan papa mu jadi pasti banyak yang harus kamu pelajari" Ucap mama Alvaro.

Alvaro memang baru seminggu menjabat menjadi CEO baru di perusahaan papa.

"Mah kamu tau gak siap pegawai baru yang jadi sekertaris Alvaro di kantor" Ucap papa Alvaro.

"Siapa pah" Tanya mama Alvaro

"Alleta ma"

"Hah papa serius udah lama mama gak ketemu sama dia mama kangen banget" Ucap mama Alvaro senang.

"Wah sepertinya ada yang bakalan CLBK ni" Ucap kakak Alvaro jahil.

"Jangan sembarang ngomong, gak ada yang bakal CLBK" Ketus Alvaro.

"Massa, pah kira kira alleta sudah punya pacar belum ya??" Tanya kakak nya Alvaro.

"Hhmm kalau itu papa gak tau kamu tanya aja sendiri"

"Mah mama mau alleta jadi mantu mama kan" Tanya Elvano kaka nya Alvaro. Mama nya pun mengangguk.

"Mama tenang aja jika si al gak mau sama alleta, el saja mau kok" Ucap nya sengaja menggoda adik nya.

"Apaan sih kak gak jelas banget" Ucap al ketus.

"Hahah kenapa gak masalah kan" Jawab nya sambil tertawa.

"Udah ah al mau ke kamar dulu cape mau mandi, istirahat" Jawab al langsung pergi meninggal kan semuanya.

Sedang kan el malah tertawa puas menjahili adik nya.

"Ih kamu ini el iseng banget sing sama adik nya" Tegur sang mama.

"Biarin mah lagian aku cuman bercanda ko" Ucap nya sambil gelendotan manja pada mama nya.

"Udah awas ah kalian ini udah pada besar tapi masih saja manja sama istri papa" Ucap sang papa melerai pelukan el pada mama nya dan ia pun duduk di tengah tengah mereka.

"Ih papa apaan sih istri papa itu mamah aku kali"

"Bodo cari istri sana biar bisa manja manja sama istri kamu" Ucap nya sambil memeluk sang istri.

"Ck, belum kepikiran ke sana aku pah"

"Belum kepikiran apa belum laku"

"Enak aja" Sewot nya.

Sedang kan mama nya hanya bisa geleng gelang kepala melihat perdebatan suami dan anak sulung nya itu.

Terpopuler

Comments

うacacia╰︶

うacacia╰︶

Kapan update lagi?

2023-07-16

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!