Alvaro masih kelihatan syok memdengar bahwa Aletta akan segera bertunangan.
Walau pun ia kesal sama Aletta tapi rasanya tak rela jika Aletta bersama laki laki lain jujur saja sampai saat ini peresaan Alvaro masih sama sperti dulu.
"Kenapa sih Aletta yang mau tunanagan loe yang syok" Ejek Elvano pada adik nya.
"Siapa yang syok, orang cuman nanya aja kok" Elak nya.
"Bilang aja Cemburu"
"No siapa juga yang Cemburu, itu cuman masa lalu" Jawab nya cuek tapi dalam hati gelisah.
"Yakin, jangan nagis ya pas Aletta tunanagan" Ejek nya lagi sambil tertawa.
"Udah udah kalaian ini kenapa sih kok seneng nya ejek ejekan terus" Lerai Sang mama.
"Abis nya lucu mah liat muka Alvaro masih sayang kok Gengsi, kalau udah jadi milik orang baru tau rasa loh nagis darah pun percuma"
"Gak akan ya gue lakuin hal receh kaya gitu"
"Yakin"
"Hmm"
"Kita liat ntar, udah ah El mau ke atas dulu ya ma, mau bersih bersih" Ucap nya langsung pergi menuju kamar nya.
"Al kamu gak papa" Tanya papa Alvaro yang melihat anak nya me lamun.
"Gak papa kok, ya udah Al ke atas dulu ya" Pamit nya, keduanya pun mengangguk.
Di dalam kamar Alvaro memikirkan kata kata kakak nya yang mengatakan Aletta akan segera bertunangan, hati nya meresa kesal, gak rela poko nya gak karuan jika memikirkan itu.
"Akkhh kenapa juga gue harus memikirkan kan nya sih, mau dia tunanagan atau bahkan nikah sekliapun gue gak peduli lagian kan dulu dia yang ngehianatin gue" Ucap nya frustasi.
***
Tok
Tok
Tok
"Masuk" Ucap Alvaro dari dalam.
"Permisi pak setengah jam lagi kita Ada meeting di restaurant xxx" Ucap aletta mengingat kan.
"Baik Persiap kan semua nya" Jawab nya.
"Baik pak" Jawab aletta lalu keluar dari ruangan Alvaro.
"baik kamu siap kan saja semuanya dan kamu ikut saya meeting'' ucap alvaro tanpa menoleh pada aletta,ia masih pokus dengan berkas berkas nya.
''baik pak, kalau begitu saya permisi dulu'' ucap aletta langsung pergi keluar meninggal kan ruangan alvaro.
Alvaro menatap punggung Aletta yang mulai menghilang dari balik pintu ruangan nya
"Apa gue sanggup ta liat kamu bersanding dengan laki Lakinlain walau pun kamu dulu yang hianatin aku tapi aku gak bisa bohong ta kamu selalu Ada di hati aku" Gumam nya pelan, alvaro masih berfikir kalau aletta benar benar telah penghianati nya dulu.
Aletta tidak peduli bagai mana sikap alvaro pada nya di sini ia hanya professional bekerja, dulu ia pernah berfikir tidak akan memaafkan alvaro atas tuduhan nya dulu, walau pun suatu saat alvaro mengetahui kebenaran nya suatu saat nanti.
saat berkas yang di perlukan sudah siap aletta kembali ingin menghampi Gara dan kebetulan saat ia keluar alvaro juga keluar dari ruangan nya.
''Apa semuanya sudh siap??'' tanya alvaro saat menghampiri Aletta.
''Sudah pak'' jawab aletta dengan sopan.
''Oh baik lah mari kita berangkat sekarang'' ucap alvaro Langsung melangkah mendahului Aletta, aletta pun mengikuti langkah bos nya menuju lift.
sesampai nya di bawah alvaro langsng memasuki mobil yang telah di sediakan di bawah kali ini ia berangkat berdua saja bersama Sasa tanpa di antar supir.
Alvaro langsung memasuki mobil nya dan duduk di depan di kursi kemudi, sedangkan aletta malah membuka pintu belakang , mumgkin ia kira alvaro akan menyuruh nya duduk di belakang.
''Kamu ngapain?'' tanya alvaro saat Aletta hendak duduk di kursi belakang.
''Duduk pak'' jawab aletta.
''Disini saya bukan supir kamu tapi atasan kamu, pindah ke kursi depan'' ucap nya tegas.
''Maaf pak'' ucap aletta langsung menuruti perintah bos nya itu.
Maklum aletta tidak tau karna ini kali pertama ia pergi ke luar untuk meeting bersama alvaro.
Karana ini kali pertama aletta duduk di samping Gara, ntah mengapa jantung nya merasa tak aman karna berdetak lebih kencang dari biasanya berbeda ketika ia sedang bersama Dafa tidak pernah jantung nya seperti ini ''kenapa jantungku berdetak lebih kencang seperti ini?? apa mungkin aku punya riwayat penyakit jantung'' tanya aletta dalam hati.
Sepanjang perjalanan tidak ada obrolan sama seklai, aletta pokus melihat ke arah jalanan.
Sesekali alvaro melirik ke arah aletta tanpa sepengetahuan wanita itu.
''Kenapa keliatan Saya pak '' tanya aletta gugup dan tak nya man.
''tidak usah geer siapa yang ngeliatan kamu" Jawab nya ketus.
"Oh" Jawab aletta langsung kembali menatap jalanan.
30 menit sudah perjalanan mereka akhirnya mobil alvaro sampai di tempat tujuan, alvaro memarkirkan mobil nya dan mereka pun turun.
karana mereka sudah memesan meja terlebih dahulu jadi alvaro dan aletta langsung saja masuk dan berjalan menuju VIP room dan di sana sudah ada CEO dari perusahaan yang akan be kerja sama dengan alvaro bersaam sekertaris nya.
"Selamat siang pak Galih, mohon maaf saya Terlambat" Ucap alvaro sopan.
"Tidak apa pak alvaro kita baru saja samapi kok, mari silah kan duduk" Ucap nya dan mempersilah kan alvaro dan aletta duduk.
"Terima kasih pak Galih" Ucap alvaro ia pun langsung duduk di kursi yang telah di sediakan sedang kan aletta hanya tersenyum dan duduk di sebelah bos nya itu.
1 jam sudah mereka melakukan meeting, sepanjang pembahasan meeting alvaro menatap tak suka pada rekan bisnis nya itu karan sepanjang meeting tatapan nya terus saja terpokus pada aletta membuat nya kesal Dan ingin sekali memperingati Galih tapi alvaro mencoba professional.
"Maaf pak Galih sebaik nya kita istrahat dulu untuk makan siang nanti lanjut lagi setelah makan gimana??? " Usul alvaro
"Ya baik lah kebetulan saya juga memeng Sudah laper" Jawab Galih.
Mereka pun langsung memesan makan nya masing masing, sambil menunggu pesanan datang mereka mengobrol masalah pekerjaan tapi mata Galih tetep melirik pada aletta, hingga akhir nya dia pun memberanikan diri untuk Berta nya pada alvaro.
"Maaf pak Gara seperti nya sekertaris anda baru ya?? " Tanya Galih.
"Ya, dia baru 1 minggu be kerja sebagai sekertaris saya" Jawab alvaro.
"Oh begitu, perkenalkan mama saya Galih" Ucap nya mengulur kan tangan pada aletta.
"Aletta" Jawab nya menerima uluran tangan Galih.
"Nama yang cantik seeprti orang nya" Ucap Galih, aletta hanya tersenyum menaggapi ucapan Galih.
Sedangkan Gara meresa sangat kesal melihat Galih menjabat tangan aletta padahal mereka hanya berkenalan tapi alo begitu tak suka, hati nya kesal menahan Cemburu.
Ntah lah jalan fikiran dan hatinya berbeda, fikiran nya ingin selalu membenci wanita tersbut yang menurut nya telah berhianat tapi hati nya tak bisa bohong ia masih sang at mencintai aletta.
Tak lama makanan mereka datang setelah menikmati makannan nya mereka pun kembali Melanjut kan meeting hingga selesai.
Setelah selesai meeting alvaro Dan aletta akan kembali ke kantor, mereka berjalan beriringan menuju parkiran.
Namun saat mereka sedang berjalan tiba tiba seorang wanita menghampiri siap lagi kalau bukan sisi.
Sisil kesal saat melihat alvaro dan aletta keluar dari restaurant berduwaan ia kira mereka sengaja meman siang bersama.
"Alvaro" Panggil nya dan berjalan menghampiri mereka.
"Oh jadi gini, akhir akhir ini kamu susah banget aku hubungin tarnyata sedang sibuk dengan wanita Tukang selingkuh ini" Ucap sisil dengan sinis sambil menatap aletta.
Aleta memutar bola mata nya jengah dengan tuduhan sisil tapi ia tak peduli.
"Sil apa apa sih, aku habis meeting di restaurant ini bukan berduaan dengan aletta" Jawab alvaro.
"Meeting masa cuma berduaan"
"Stop sil, berhenti bersikap seolah olah kita Ada hubungan, aku tegasin sekali lagi kita hanya sebatas teman tidak lebih" Ucap alvaro tegas.
"Tapi al aku sayang sama kamu dari dulu.... "
"Stop sil" Bentak alvaro.
Aletta menjauh dari dua orang yang sedang berdebat itu, ia tak mau ikut campur masalah mereka.
Aletta malihat sebuah motor yang melaju ke arah alvaro, pengendar motor tersebut mengemudi sambil memanikan ponsel sehingga tak menyadari di depan nya Ada orang dan alvaro juga masih sibuk berdebat dengan sisil tak menyadari Ada motor yang melaju ke arah nya.
Tanpa menunggu lama aletta langsung Berlari ke arah alvaro dan mendorong tubuh alvaro sehingga aletta lah yang Keserempet motor tersebut.
"Pak awass.....!!!
Brakkk...
" Awhhsss"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments
Panqueques24
Cerita yang mencairkan hati, romantis abis!
2023-07-28
0
【Full】Fairy Tail
Nggak bisa berhenti!
2023-07-28
0