Arka masuk begins saja ke salad ruang rawat alleta tanpa mempedulikan siapa yang Ada di dalam nya.
"Sayang kamu gak papa kan, maaf ya aku bari bisa kesini" Ucap nya sambil membawa bucket bunga untuk alleta.
Selena nya kedua orang tua alleta Sudan memberi tagukan arka sejaka semalam kalau alleta berada di rumah sakit tapi ntah arka sibuk apa hingga ia baru bisa datang pagi hari untuk menjenguk alleta pagi hari.
"Iya gak papa kok" Jawan alleta.
"Nagapain loe di sin" Tanya arka yang baru menyadari keberadaan Alvaro.
"Jenguk alleta" Ucap nya cuek.
"Udah selesai kan?? Sekarang kan Ada gue mending loe pulang aja" Usir arka pada Alvaro.
"Gue gak mau, alleta begini gara gara gue jadi gue mau tanggung jawab sampai di sembuh" Jawab nya.
"Oh jadi alleta begini gara gara loe" Ucap araka marah dan berjalan mendekati Alvaro.
"Iya makannya gue mau tanggung jawab"
"Gak perlu, biar gue sebagai calon suaminya yang akan urus semuanya" Ucap nya bangga.
Alleta yang melihat perdebatan itu men jadi pising, ia pun menyuruh Alvaro untuk pulang.
"Pak sebaik nya anda pulang saja di sini Ada arka yang menemani saya" Ucap alleta pada Alvaro.
"Tuh loe denger sendiri kan, lebih baik sana pergi loe" Ucap arka dengan muka songong nya.
Karna alleta sendiri yang menyuruh nya untuk pergi dengan terpaksa ia pun pergi dari ruangan itu, tanpa bicara apa pun Alvaro melangkah kan kaki nya Keller dari sana.
Sungguh ia sang at sakit melihat wanita yang sangat ia cintai bersama laki laki lain tapi Alvaro bertekat multi hari ini ia akan kembali mendekati alleta, walau harus merrbut nya dari arka.
"Sayang kenapa sih kamu bisa gini" Tanya nya what mereka sudah berdua.
"Gak papa kok aku hanya keserempet sedikit saat pulang meeting kemarin"
"Kenapa Alvaro bilang kalau ini semua gara gara dia??? " Tanya araka.
"Hmm ya Karna tadi nya dia yang akan keserempet... "
"Dan kamu menyelamat kan nya, kamu lebih memilih kamu yang terluka dari pada dia" Tabak arka tak suka dengan jalan pikiran alleta.
"Bukan gitu, walau pin bukan dia yang Ada di posisi nya kamaren aku juga pasti akan menyelamat nya" Ucap alleta.
Tapi arka tidak terlalu memepercayai nya ia berfikir bahwa apa yang di lakukan alleta pada Alvaro pasti Karna alleta masih memiliki perasaan terhadap laki laki itu.
"Ka kamu percaya kan sama aku" Ucap alleta Karna melihat arka malah diam saja.
"Hmm" Jawab nya singkat Karna ia tidak memepercayai alleta sama sekali.
"Trus sekrang bagai mana?? Apa kamu akan total bekerja bersama Alvaro?? " Tanya nya.
"Mungkin setelah kaki ku benar never sembuh, aku akan mulai kerja lagi" Ucap alleta Karna dengan keadaan kaki nya yang seperti ini gak mungkin ia kembali bekerja.
"Kenapa kamu gak berenti kerja aja sih" Usul arka.
"Kanapa memang nya"
"Ya aku gak nya man aja liat kamu bekerja dengan mantan kamu itu"
"Ka waktu itu kan kita udah membahas nya, kenapa masih di ungkit ungkit lagi sih, aku bisa professional kerja kok"
"Aku percaya kamu bisa professional tapi dia?? "
"Udah lah jangan bahas itu dulu, cape aku" Keluh alleta mulai tak suka Karna arka terus saja memepermasalah kan soal itu.
"Kamu gak ke kantor??? " Tanya alleta mentality kan fikiran arka.
"Mau mungkin agak siangan" Ucap arka, alleta pun hanya mangut mangut.
Cukup lama arka di ruangan alleta Karna kedua orang alleta juga sudah kembali jadi arka pamit untuk pergi ke kantor.
"Ini gak bisa di biarin, kalau begini terus hati alleta lama lama bisa goyah Dan kembali pada Alvaro, susah payah gue mendapat nya" Guman arka saat ia sudah berada di luar ruangan alleta.
"Apa gue percent aja ya pertungan gue sama alleta, ah jangan jangan.... Mending gue langsung nikahin aja dia biar dia jadi milik gie seutuh nya" Guman nya lagi, arka pun langsung masuk ke dalam mobil nya dan pergi ke kantor.
***
Sedang kan dinkantir Alvaro juga merasa tak tenang fikiran nya selalu di penuhi dengan alleta.
Ia benar benar menuesal Karna dulu yeah menuduh alleta berhianat padahal itu hanya sepupunya.
"Ahh kenapa gue bodoh banget sih, kenapa juga dulu gue gak dengarin penjelasannya alleta sekarang semua nya sudah terlamabat alleta akan bertungan dengan arkan" Ucap Alvaro kesal.
Jika dulu dia tidak menuduh alleta berselingkuh mungkin sekarang ini mereka sudah hidup bahagaia atau mungkin mereka sudah mempunyai keluarga kecil yang bahagaia.
Tapi kini semua nya sudah hencur Karna kebodohan nya dulu.
Menyesal??? Ya Alvaro hanya biasa menyesal untuk saat ini.
"Gue harus bisa rebut hati alleta kembali gak peduli walau pun dia mau tunangan sama arka" Ucap nya langsung bakit dari duduk nya Dan melangkah ke luar ruangan.
Karna di kantor pun tak pokus, fikiran nya hanya Ada alleta alleta dan alleta jadi Alvaro memilih untuk kembali ke rumah sakit untuk menemui alleta tak peduli jika nanti alleta mengusir nya lagi.
***
"Nak kenapa kamu kok melamun gitu" Tanya ibu alleta.
"Gak papa kok but" Jawab alleta.
Selena nya alleta bingung dengan perasaan nya sendiri, jujur ia masih sangat men cintai Alvaro tapi alleta juga tak bisa mengabai kan kebaikan arka selama ini.
Saat alleta masih sibuk dengan lamunanaya tiba tiba Alvaro datang.
"Assalamuaikum... " Ucap nya sambil membuka pintu.
"Walaikum salam" Jawab ibu alleta Dan alleta bebarengan sambil menoleh ke arah pintu.
Dan terlihat lah Alvaro yang masuk ke dalam sambil membawa beberapa bingkisan berisi bush buahan.
"Ini bu saya bawakan buah buahan" Ucap nya.
"Wah repot repot sekali tapi makasih ya nak"
"Sama sama" Ucap Alvaro lalu berjalan mendekati alleta.
"Kenapa balik lagi" Tanya alleta sedikit ketus.
" Hanya ingin melihat keadaan kamu saja lagi and di kantor gak Ada kerjaan jadi apa salah nya kesini" Jawab Alvaro bohong.
"Oh"
"Gimana keadaan nya sekarang"
"Baik"
"Oh syukur lah, selama kaki kamu belum sembuh total kamu boleh cuti jika sudah sembih bisa kemabali lagi bekerja" Ucap Alvaro.
Alleta hanya mengangguk mengerti Karna memang tidak mungkin ia bekerja dengan keadaan seperti ini.
"Sayang kamu makan dulu ya" Ucap ibu alleta.
"Sini but biar saya saja yang menyuapi alleta" Dengan cepat Alvaro mengabil alih makanan yang berada di tanggan ibu alleta.
"Aku suapin ya" Ucap Alvaro.
"Saya bisa sendiri pak, yang sakit kaki bukan tangan" Ucap alleta.
"Udah diam, kamu nurut aja"...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments