"Nona." panggil Amei.
"Ada apa?" tanya Yura.
"Nona, nona sedang sakit.. nona jangan banyak bergerak." pinta Amei.
"Aku sudah capek, Amei. Aku sudah capek.. aku capek dengan semua perlakuan mereka." jawab Yura.
"Seharusnya kamu sudah mati, kenapa kamu masih hidup. apa kamu benar-benar masih ingin kembali ke kerajaan ini?!" seru Kaisar Zen hui.
"Memangnya apa kesalahanku? apa yang sudah aku lakukan." jawab Yura yang masih terbaring dengan luka yang ada di tubuhnya.
"Kamu sudah membuat selir agung sakit, sekarang kamu berani berulah!" seru kaisar Zen Hui.
GREPP..
SRETT...
Kaisar Zen Hui menarik kasar Yura, terlihat wanita itu benar-benar sangat kesakitan.
"Ampun Yang mulia, ampun!!" seru Amei.
Yura tak mengeluarkan sepatah katapun, kesakitan yang baru sembuh itu kembali lagi.
"Aku.. aku pasti akan membalasmu, aku pasti akan mencari keadilan atas kematianku, Kamu adalah pria iblis!!" teriak Yura di tengah kesakitannya.
Dewa naga Tian Yao menatap Yura, gelang perjanjian itu ada di tangan Yura. perjanjian darah perjanjian yang akan merubah segalanya.
"Aku akan membunuhmu, aku akan membunuhmu!!" seru sang Kaisar.
Yura ditarik paksa oleh sang Kaisar, pria itu benar-benar marah karena tiba-tiba selir Kyuhyun sakit.
Kita mundur beberapa saat yang lalu.
Di dalam mimpinya Yura melihat sebuah masa lalu yang begitu kelam ketika Yura masuk ke dalam kerajaan, tanpa sengaja wanita itu mendengar percakapan Kaisar Zen hui dan selir Kyuhyun.
*TAMAN KERAJAAN*
"Yang mulia, apa yang mulia yakin akan melakukan hal itu?" tanya selir Kyuhyun.
"Aku harus menikahi wanita itu untuk menstabilkan kerajaan, jika aku menikahinya maka kubu menteri pertahanan negara akan berpihak padaku. aku tidak pernah mencintai wanita itu, Aku tidak pernah menginginkan dia." jawab Kaisar Zen hui.
"Tapi, Yang mulia. Dia adalah wanita yang baik." ucap selir Kyuhyun.
"Apa kamu rela jika suatu saat aku akan berpaling darimu?" tanya Kaisar.
"Kamu sudah mempunyai 4 istri, Yang mulia. tapi bagimu Aku adalah wanita yang kamu cintai kan?" tanya selir Kyuhyun.
"Wanita itu adalah wanita jahat, ayahnya adalah pemberontak. Aku yakin dia mempunyai rencana licik untuk menjadikan dirinya sebagai permaisuri kerajaan ini." jawab Kaisar Zen hui.
"Lalu, apa yang akan yang mulia lakukan?" tanya selir Kyuhyun.
"Aku akan mengambil dia menjadi istriku, Setelah dia mengandung.. anak itu akan menjadi milikmu." jawab Kaisar.
"Lalu, apa yang akan terjadi padanya?" tanya selir Kyuhyun kembali.
"Aku akan membuangnya, aku akan membunuhnya dengan alasan konspirasi. aku akan menjebaknya." jawab Kaisar Zen hui.
"Tapi, yang mulia. dia bukanlah wanita yang seperti yang mulia Katakan. tidak mungkin dia melakukan hal itu, dia tidak mungkin mempunyai pikiran jahat." ucap selir Kyuhyun.
Terlihat wanita itu mencoba untuk memberi penjelasan kepada kaisar Zen Hui.
"Pemberontak tetaplah anak pemberontak, orang tuanya berkhianat. maka benihnya itu akan tumbuh seperti itu, jika kamu baik padanya maka kamu akan kehilangan segalanya." jawab kaisar Zen Hui.
DEG..
Yura di masa itu benar-benar tersentak.
"Jadi.. yang mulia Kaisar..," ucap Yura.
air mata sedikit berlinang dengan semua sakit hatinya.
Setelah mendengar hal itu.. akhirnya Yura memutuskan untuk pergi dari kerajaan dengan bantuan seseorang. namun sayangnya ketika Yura pergi dayang dari selir Selin melihat hal itu. seketika rencana licik keluar dari otak selir Selin, wanita itu membuat rencana untuk mengusir Yura dari kerajaan. rencana pembunuhan akhirnya terjadi, Yura diculik oleh beberapa orang. Yura disiksa di paviliun beku, di sana selir Selin memerintahkan beberapa orang itu untuk menghancurkan kehidupan Yura.
Sebenarnya Kaisar Zen hui mengetahui hal itu, namun dia tetap diam dengan semua amarah dan sakit hatinya kepada menteri pertahanan negara yang sudah dipancung beberapa waktu yang lalu.
Kembali kepada Yura dari masa depan, tubuh yang masih terluka itu diseret oleh kaisar Zen Hui pria itu melakukan sebuah kekejaman, dewa Naga Tian Yao benar-benar begitu geram. pria itu menatap Kaisar Zen hui dengan amarah yang begitu besar.
"Ucapkanlah.. ucapkan permintaanmu, ketika kau mengucapkan permintaanmu maka perjanjian berdarah ini akan sempurna. kamu akan resmi menjadi istriku." ucap Tian Yao.
GLUDUKK..
GLUDUKK..
ZDARRRR...
ZDARRRR...
di atas langit tiba-tiba gemuruh petir menyambar berulang kali, kilatan cahaya petir menyambar ke tanah. orang-orang yang ada di kerajaan menatap pesona alam yang terjadi hari itu.
"Apa yang terjadi.," ucap beberapa pelayan dan dayang.
Amei yang melihat hal itu dia menatap Yura yang diperlakukan dengan begitu kejam.
"Yang mulia.. mohon lepaskan Nona Yura!" seru Amei sembari memegang kaki Kaisar Zen hui.
"Diam!" seru kaisar Zen hui yang kemudian menghempaskan tubuh Amei.
BUGG..
tubuh Amei terhempas hingga membentur sesuatu, hal itu membuat Amei terluka. Yura menetap gadis yang begitu baik padanya itu.
"Jika kamu terus melawan.. Aku akan membunuhmu dengan wanita ini!" seru Kaisar Zen hui.
ZDARRRR!!!
ZDARRRR!!!
ZDARRRR!!!
petir menyambar berulang kali, para menteri, pejabat prajurit atau siapapun yang ada di tempat itu mereka nampak menatap langit yang bergemuruh begitu hebat.
"Yang mulia, hentikan yang mulia!" seru beberapa menteri.
"Dia adalah Putri pemberontak! Hari ini aku akan membunuhnya!" seru Kaisar Zen Hui.
Yura menatap Amei yang terluka, sesaat kemudian tiba-tiba Gadis itu memejamkan matanya. "Aku akan membalas kesakitan ini, aku akan menghancurkan Kerajaan ini!!" seru Yura dengan suara yang begitu keras.
Akhirnya perjanjian darah itu telah sempurna, seketika kilatan cahaya menyambar Kaisar Zen Hui.
ZDARRRR!!!
kilatan cahaya yang muncul bersamaan dengan sosok pria yang tiba-tiba berada di samping Yura. Tian Yao langsung menggendong Yura, menatap Gadis itu dengan Tatapan yang begitu lembut.
"Aku tidak akan membiarkan siapapun berusaha untuk mencelakai pengantinku." ucap Tian Yao.
Kaisar Zen Hui yang terkenal kilatan sambaran petir itu nampak dia juga terluka.
"Yang mulia!" seru para menteri, prajurit dan dayang kerajaan.
"Uhuk.. Uhuk..," kaisar Zen Hui terbatuk. pria itu terluka cukup parah karena sambaran petir.
"Kalian akan menerima balasan karena kalian sudah mencelakai pengantinku." ucap Tian Yao.
Orang-orang yang ada di tempat itu menatap sosok yang ada di sana, sosok pria yang sudah menggendong Yura. sosok pria yang sudah datang di saat yang begitu genting.
"Ba.. Bawa gadis itu..," ucap Yura.
Tian Yao membawa Yura bersama dengan Amei. "Kalian akan menderita Sampai akhir hidup kalian." ucap Tian Yao yang kemudian menghilang bersama dengan sambaran petir yang menyambar dengan begitu hebat.
Orang-orang yang ada di sana menatap sosok yang sudah menjadi Legenda selama 1000 tahun itu. "Bukankah dia adalah dewa naga, dewa Naga kegelapan." ucap beberapa menteri.
Sosok pria yang sudah membawa Yura adalah dewa naga, seorang pria yang mempunyai julukan titisan iblis. Dia mempunyai kekuatan yang luar biasa, Namun karena dia mempunyai darah kegelapan hal itu membuat Tian Yao sangat ditakuti oleh begitu banyak orang, bahkan di masa itu kembarannya yang bernama Kaisar Sanyugi adalah pria yang sudah mencampakkan Yura.
Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- Crazy love
- AIR MATA DAN PEMBALASAN
- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments