TIME TRAVEL

BYURR!!

tubuh Yura tercebur ke lautan.

"Pastikan wanita itu mati, Cepat cari dia!!" teriak Wan Yili.

Anak buah Wan Yili menatap lautan luas itu sembari menembak.

DOR!!

DOR!!

Tubuh Yura terjatuh ke sungai dengan tubuh yang sudah tertembus peluru.

"Seharusnya tidak seperti ini, Seharusnya aku tidak mati mengenaskan seperti ini. lihat saja aku pasti akan balas dendam, aku pasti akan menjadi hantu gentayangan yang akan membunuh pria itu."

Sedikit demi sedikit Yura tenggelam ke lautan itu, nafasnya sudah tercekat. sedikit demi sedikit air mulai masuk ke mulutnya, Yura berusaha untuk membuat dirinya kembali ke permukaan namun sayangnya tubuh itu tidak mampu untuk melawan ketakutan yang selama ini dia alami.

Perlahan-lahan kesadaran Yura mulai menghilang, Gadis itu sedikit demi sedikit tertelan oleh laut lepas itu dengan darah yang mengalir ke lautan.

"Aku pasti akan membalasmu." ucap Yura untuk terakhir kali.

Akhirnya kesadaran Yura benar-benar hilang, tubuh yang lelah itu akhirnya mulai tertelan oleh laut dalam itu.

ZDARRRR!!!!

tiba-tiba petir menyambar dengan begitu hebat di atas laut lepas itu.

"Cepat cari mayat wanita itu!!" seru Wan Yili.

ZDARRRR!!!

ZDARRRR!!!

petir menyambar berulang kali.

"Hati-hati Tuan!!"

Wan Yili dan anak buahnya nampak bersembunyi di kapal itu. dia berusaha untuk menyelamatkan dirinya dari sambaran petir yang begitu hebat.

"Lebih baik kita kembali terlebih dahulu, Aku tidak mau kita mati mengenaskan di sini." ucap Wan Yili.

"Benar, Tuan. lebih baik kita kembali dahulu, besok kita akan mencari Nona Yura. Saya yakin dia tidak akan bisa bertahan." jawab anak buah Wan Yili.

Akhirnya Wan Yili dan anak buahnya kembali ke tempat mereka, sedangkan Yura yang berada di dalam laut dia sudah tidak sadarkan diri dengan darah yang sudah mengalir.

ZDARRRR!!!

DUMM!!!

petir yang menyambar dengan begitu hebat masuk ke dasar lautan, Sebuah sinar yang begitu terang tiba-tiba membuat pusara yang begitu luar biasa. sinar berwarna merah agak orange itu melebar dengan begitu sempurna, sinar itu menarik tubuh Yura yang tidak sadarkan diri.

Sesaat kemudian...,

LAP...

tiba-tiba cahaya itu menelan Yura.

*SUNGAI PINTU NAGA*

"Uhuk!! uhukk!!" Yura terbatuk.

Pusara berwarna merah itu membawa Yura ke sebuah tempat yang begitu asing sebuah tempat yang mungkin tidak akan pernah dipikirkan oleh Yura sama sekali.

"Aduh.. kepalaku pusing." Yura yang terlihat mulai sadar. kedua bola matanya masih tertutup namun salah satu tangannya memegang kepalanya yang benar-benar terasa begitu sakit luar biasa.

WUSSS..

angin berhembus dengan kencang.

"Di mana ini..," ucap Yura sembari menatap tempatnya berada. "Ya Tuhan..., aku benar-benar mati. sekarang aku pasti berada di tempat antara neraka dan surga." Yura mulai mengatakan kata-kata konyolnya.

"Wrebekk.. wrebekk..," bunyi terdengar di telinga Yura.

"Cihh..., bunyi apaan sih jelek banget." ucap Yura yang kemudian membuka matanya secara sempurna.

"Wrebekk.. wrebekk..,"

"Eeee..., kok ada muka jelek di depanku sih..," ucap Yura.

Di depan wajah Yura sudah muncul sosok katak besar.

"Ini makhluk apaan kok wajahnya gede banget? wajahnya sebesar ember cucian." ucap Yura yang menatap katak besar yang ada di depannya.

"Dasar tidak tahu diri, sudah diselamatkan malah mengataiku seperti ember cucian." jawab katak besar yang ada di depan Yura.

"Hehehe... Kok ada kata bisa bicara ya? mungkin aku masih sedang bermimpi." Yura nampak memejamkan matanya kembali.

"Sudah bangun Kenapa tidur lagi? Cepat buka matamu, dasar makhluk tidak punya sopan santun. sudah diselamatkan malah pura-pura pingsan lagi!!" seru Si katak yang membuat Yura membuka matanya perlahan-lahan

"Hei katak, Kamu beneran bisa bicara ya?" tanya Yura.

"Kamu kira aku tidak punya mulut? Ya tentu saja aku bisa bicara karena aku punya mulut." jawab siluman katak dengan sangat kesal.

BUSS!!

katak besar itu mempunyai tangan dan kaki, bahkan katak itu berdiri di depan Yura yang masih terbaring di tepian sungai. perlahan-lahan Yura melihat katak itu mempunyai kaki dan tangan, wajahnya masih seperti wajah katak.

"KYAAA!!!!"

seketika teriakan keluar dari mulut Yura, Gadis itu terkejut bukan kepalang ketika tiba-tiba katak besar yang ada di depan matanya itu berubah menjadi makhluk yang mempunyai kaki dan tangan bahkan dia berdiri di depan Yura.

"AAAAA!!!! ada setan!! ada setan!! ada setan!!" teriak Yura dengan sangat keras. Gadis itu langsung berlari berhamburan meninggalkan siluman katak yang tadi sudah menolongnya.

"Hei kamu mau ke mana?!" seru siluman katak.

"Ada setan kodok!! ada setan kodok!!" seru Yura yang berlari terbirit-birit.

"Mau kemana gadis itu?"

siluman katak menatap Yura yang berlari masuk kedalam hutan lebat yang ada di tempat itu.

"Ada apa?" tanya seorang wanita yang tidak lain siluman katak perempuan.

"Gadis itu sudah kabur." jawab siluman katak laki-laki.

"Dia lari kemana?" tanya siluman katak perempuan.

"Masuk ke hutan bayangan." jawab siluman katak laki-laki.

"Kenapa kamu biarkan saja, cepat kamu cari gadis itu. kalau dia masuk ke hutan bayangan bisa-bisa dia tidak akan bisa keluar lagi." siluman katak perempuan terlihat marah kepada siluman katak laki-laki.

"Salah sendiri kenapa dia masuk ke sana, kenapa malah aku yang kamu marahi?" tanya siluman katak laki-laki.

"Tentu saja dia terkejut, kamu pasti membuatnya lari terbirit-birit karena mukamu itu!!" seru siluman katak perempuan.

"Kenapa aku harus ke hutan bayangan? di sana kan ada banyak sekali siluman jahat, Kalau aku masuk ke sana bisa-bisa Aku tidak akan kembali. di sini itu sungai pintu naga tempat paling aman bagi kita, kalau kita memasuki daerah terlarang hutan bayangan maka kita akan menjadi mangsa para hewan buas itu." siluman katak laki-laki tidak mau.

*HUTAN BAYANGAN*

Yura sendiri nampak dia sudah berada di dalam hutan, tatapan matanya menatap tempat itu.

BUGG..

Yura tersandung sesuatu.

"Aduh.. Ini tempat apaan..," ucap Yura saat melihat pohon-pohon besar yang ada di depan matanya. "Kok aku lari ke sini sih.. ini tempat serem banget, jangan-jangan Aku beneran masuk neraka? aduh.. aku beneran masuk neraka? dosaku banyak banget ya..," Yura langsung berhenti dan mematung.

GRESEKK..

GRESEKK..

bunyi sesuatu di dalam hutan.

"Kalau dihitung-hitung aku banyak melakukan amal sewaktu aku masih hidup, tapi kenapa aku malah dimasukkan ke neraka? Aku tidak terima, aku tidak terima karena aku dimasukkan ke neraka." Yura benar-benar sangat kebingungan ketika dia merasa kalau dia masuk neraka karena perbuatannya.

GRESEKK..

GRESEKK..

bunyi aneh kembali terdengar di dalam hutan itu, pepohonan yang begitu besar.. begitu lebat bahkan sinar matahari tidak bisa masuk ke tempat itu.

"Aduh serem banget sih.. kalau di tempatku pasti Ini pemakaman, pemakaman kuno yang paling angker, Aduh... kok malah bicara soal hantu sih." Yura berbicara sendiri.

GRUSAKK..

pohon-pohon mulai bergoyang suara-suara aneh mulai terdengar.

"AUUUUUU!!!!!"

suara lolongan serigala.

DEG..

Yura terkejut.

"AUUUUU!!!"

lolongan serigala kembali.

"Ampunnnnn...., masa ada serigala segala sih." Yura mulai merinding. "Bulu kudukku mulai berdiri." ucap Yura.

*Bersambung **

Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.

- Isteri kesayangan tuan besar

- ku balas pengkhianatan mu

- Isteri bayaran tuan Presdir

- aku mencintai isteri yang ku benci

- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)

- Crazy love

- AIR MATA DAN PEMBALASAN

- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO

Terpopuler

Comments

Indy Metta

Indy Metta

lautan apa sungai??!
apa pindah ya??? 🤦🏻‍♀️

2024-11-20

0

💖 sweet love 🌺

💖 sweet love 🌺

Yura ngomong nya kebanyakan "sih".. kyk anak remaja aja

2023-08-31

0

Erni Nofiyanti

Erni Nofiyanti

katak KK
bukan kata

2023-07-06

1

lihat semua
Episodes
Episodes

Updated 55 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!