"Lalu kenapa lukisannya ada di sini?" tanya Yura.
"Sebenarnya tempat yang kamu tempati itu adalah tempat sakral, tempat itu tempat bagi para penguasa dahulu meletakkan barang-barang antiknya." jawab selir Kyuhyun.
Dayang Rang tersenyum menatap Yura.
"Tapi pria itu benar-benar cantik, rambutnya terurai panjang bahkan dia terlihat begitu gagah." jawab Yura.
Selir Kyuhyun nampak tersenyum.
"Apa kamu sudah lupa mengenai legenda itu? kamu kan juga orang dari kerajaan ini?" tanya dayang Rang.
"Maaf, dayang. aku lupa.. nggak boleh ya orang lupa?" canda Yura.
"Legenda mengenai kerajaan yang dikutuk oleh penyihir jahat, seluruh kerajaan tiba-tiba hilang. Kaisar dan seluruh penghuni kerajaan itu juga dikutuk menjadi siluman, bahkan dikutuk menjadi binatang abadi mereka tidak ada yang bisa berbuat apapun." cerita dayang Rang.
"Kasihan sekali ya mereka, Kenapa mereka harus diberi hukuman seperti itu? Apakah pria itu dan kerajaannya melakukan kesalahan?" tanya Yura.
"Putri dari penyihir itu jatuh cinta kepada kaisar dari kerajaan itu, namun sang Kaisar mencintai istrinya seorang. Hal itu membuat Si penyihir sangat murka, dia melakukan sesuatu yang benar-benar sangat jahat. seluruh orang yang ada di kerajaan itu dia sihir, dia menghancurkan Kerajaan itu dengan semua kekejamannya." jawab selir Kyuhyun.
"Sama seperti makhluk menjengkelkan itu, dia telah membunuhku. pasti sekarang dia bersenang-senang dengan kekayaanku." ucap Yura yang membuat selir Kyuhyun dan dayang Rang nampak kebingungan.
Tak berselang lama sang Kaisar datang ke tempat selir Kyuhyun, pria itu terlihat membawa beberapa hadiah untuk selir kesayangannya itu.
"Yang mulia Kaisar datang?" seru Kasim yang memberitahu.
Selir Kyuhyun tersenyum, wanita itu langsung berdiri untuk menyambut kedatangan suaminya.
"Hormat hamba, Yang mulia." selir memberi hormat. begitu pula dengan yang lain hanya Yura yang tetap duduk sembari menatap beberapa lukisan yang diambil.
"Nona Yura." Panggil Kasim.
"Iya." jawab Yura.
"Yang mulia Kaisar datang, Apakah kamu tidak memberi salam?" tanya Kasim kembali.
"Selamat pagi." jawab Yura.
Kasim nampak terkejut dengan salam yang diberikan oleh Yura, setelah mengatakan hal itu malah Gadis itu kembali menatap lukisan pria berwajah cantik yang dia katakan.
"Maaf Yang Mulia, Nona Yura masih tidak sehat. dia masih kehilangan ingatannya." ucap selir Kyuhyun.
"Biarkan saja, dia cuma wanita yang tidak punya sopan santun. Biarkan saja Putri penjahat itu berbuat seenaknya." jawab Kaisar dengan sangat kesal.
Yura tidak menghiraukan hal itu, nampak dia mengambil dua lukisan itu kemudian berdiri.
"Memang aku harus memikirkan perkataanmu ya, pria mesum." Yura yang kemudian berlalu.
Kaisar ZenUI menatap tajam kepada Yura. dulu wanita itu sempat meminta belas kasih kepada sang Kaisar. Bahkan dia selalu meminta Kaisar untuk memberikan sedikit Cinta untuknya.
"Dasar lancang!" seru Kaisar.
"Selir agung, Aku pergi dulu ya. nanti kalau kamu perlu apa-apa aku akan kemari, karena tempat kita bersebelahan jadi aku pamit dulu." ucap Yura yang langsung pergi.
Seluruh orang yang ada di tempat itu nampak menatap takjub sekaligus kaget dengan perlakuan gadis yang dulu terkenal begitu santun. bahkan gadis itu dulu terkenal begitu lembut.
"Kalau dia itu bukan hilang ingatan dia itu sudah menjadi gadis gila." ucap kaisar yang begitu kesal.
"Tenanglah, yang mulia. tenang." pinta selir Kyuhyun.
Akhirnya selir Kyuhyun duduk bersama Kaisar. terlihat pria itu bercanda gurau dengan selir kesayangannya, kabar mengenai kedatangan Kaisar ke tempat selir agung Hal itu membuat selir Selin sangat marah. tentu saja wanita itu langsung pergi ke tempat selir Kyuhyun agar Kaisar tidak bermesraan dengan wanita itu.
"Aku akan merusak kebahagiaan wanita itu, berani sekali dia mengganggu yang mulia Kaisar." kesal selir Selin.
"Anda benar sekali, selir. kita tidak boleh diam saja, wanita itu pasti terus menggoda yang mulia Kaisar." jawab pelayan.
Dengan begitu tergesa-gesa selir Selin ke tempat selir Kyuhyun, wanita itu memang benar-benar mempunyai ambisi untuk mengambil posisi selir agung. Kaisar Zen hui masih belum mempunyai permaisuri, karena kesehatan selir Kyuhyun yang membuat wanita itu masih belum mau dinobatkan sebagai permaisuri.
Ketika hendak ke tempat selir Kyuhyun tanpa sengaja Yura dan selir Selin saling berpapasan, karena Yura tidak mengenal wanita itu dia hanya bersenandung ria sembari tersenyum kepada selir Selin. entah ke mana Yura akan pergi, Gadis itu didampingi oleh salah satu pelayan yang dis suruh oleh selir Kyuhyun.
DEG..
"Dia..," ucap selir Selin yang sangat terkejut saat melihat Yura berjalan di tempat itu. wanita itu membulatkan kedua bola matanya.
"Kenapa dia ada di sini!" tanya pelayan
Tatapan mata selir Selin nampak terkejut, wanita itu melihat wanita yang dulu dia celakai.
"Bagaimana mungkin dia masih hidup? seharusnya dia sudah meninggal kan. apakah dia hantu..," ucap selir Selin ketika melihat Yura sudah pergi dari tempat itu.
Kedua kaki selir Selin langsung lemas.
BRUKK..
Wanita itu langsung tidak sadarkan diri karena keterkejutannya saat melihat Yura di masa itu masih hidup. Bahkan dia tersenyum begitu ramah ketika menyapanya.
Selir Selin tersungkur tidak sadarkan diri, pelayan wanita itu nampak meminta bantuan kepada salah satu prajurit.
"Yang mulia." Panggil salah satu pelayan selir Selin.
"Ada apa? Kenapa kamu ada di sini?" tanya kaisar Zen Hui.
"Yang mulia.. selir Selin.. selir Selin pingsan." ucap pelayan.
"Selir Selin pingsan."
"Kenapa dia bisa pingsan?" tanya Kaisar.
"Hamba..hamba tidak tahu yang mulia, tolong yang mulia lihat." pinta pelayan.
Selir Kyuhyun dan Kaisar Zen hui langsung berdiri, mereka berdua langsung melihat apa yang terjadi dengan selir Selin.
Akhirnya selir Selin di bawah kembali ke tempatnya, terlihat Wanita itu benar-benar sangat terkejut. Dia mengira pagi ini dia melihat hantu Yura, Putri menteri pertahanan negara yang dia celakai.
"Kamu sudah bangun, selir?" tanya Kaisar Zen Hui.
Selir Celine langsung terbangun, wanita itu langsung memeluk Kaisar Zen hui dengan begitu erat.
"Yang mulia..," ucap selir Selin.
"Apa yang terjadi denganmu? Kenapa kamu bisa pingsan di tempat itu?" tanya Kaisar.
"Itu karena..," perkataan selir Selin langsung terhenti. "Maaf Yang Mulia, mungkin karena hamba tidak enak badan. Sudah beberapa hari ini hamba kurang enak badan." jawab selir Selin yang kemudian berpura-pura sakit.
"Kalau kamu sakit kenapa harus jalan-jalan? apa kamu ada perlu denganku?" tanya lembut selir Kyuhyun.
"Tidak, selir agung. hanya saja Aku ingin ke tempat selir, Aku rindu dengan selir." jawab bohong selir Selin yang terlihat ingin mencari perhatian Kaisar Zen hui.
"Ya sudah kalau begitu kamu istirahatlah, Aku akan kembali ke aula kerajaan." kaisar Zen hui yang kemudian pergi meninggalkan selir Selin.
"Uhukk.. uhukk.., yang mulia." Panggil selir Selin sembari berakting sakit. terlihat wanita itu menatap selir Kyuhyun dengan tatapan mata yang ingin mengejek.
"Yang mulia.. luangkanlah waktu Sebentar untuk selir Selin, Dia sedang sakit..," ucap selir Kyuhyun.
"Aku tidak bisa, istriku. aku harus kembali ke aula kerajaan, karena ada beberapa pekerjaan yang sangat mendesak." jawab Kaisar Zen hui yang langsung pergi sembari mengelus rambut selir Kyuhyun kemudian mengelus rambut selir Selin.
Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- Crazy love
- AIR MATA DAN PEMBALASAN
- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments