"Hemmm...," Yura nampak tersenyum menatap wajah Wan Yili.
"Apa maksudmu, Sayang?" tanya Wan Yili.
"Sudahlah kamu tidak usah berpura-pura lagi, aku sudah tahu semua niat jahat mu padaku selama ini. aku hanya diam saja, aku terus berusaha menahan diri untuk tidak melakukan sesuatu, Kamu adalah pria yang mempunyai ambisi luar bias, menginginkan sesuatu yang bukan milikmu, kamu menginginkan menjadi pria berkuasa tanpa mau berusaha keras, aku tahu.. aku tahu semuanya, aku tahu niat burukmu padaku sejak awal."
Yura terus menatap Wan Yili. gadis itu melontarkan kata-kata yang membuat Wan Yili tidak mampu mengatakan apapun, tiba-tiba saja senyum ditunjukkan oleh Wan Yili ketika Yura mengatakan hal itu.
"Jadi selama ini kamu juga berpura-pura?" tanya Wan Yili.
"Kenapa tidak." jawab Yura.
"Lalu kenapa harus sejauh ini?" tanya Wan Yili.
"Anggap saja aku juga ingin membantumu, membantu seorang pria yang mempunyai ambisi sangat luar biasa. membantu seorang pria yang mempunyai ambisi yang terlalu arogan. kamu begitu berkeinginan untuk memiliki sesuatu yang bisa dikatakan tidak seharusnya kamu inginkan. Aku diam bukan karena aku takut kepadamu. Hanya saja aku ingin melihat Seperti apakah dirimu, seperti Apakah pria yang mempunyai ambisi yang sangat luar biasa ini." Yura menunjukkan senyumnya.
Kata-kata yang diucapkan oleh Xia Yura itu seolah kata-kata itu seperti sebuah provokasi kepada Wan Yili.
"Jadi.. maksudmu selama ini kamu berpura-pura mencintaiku?" tanya Wan Yili.
Raut wajah yang sedikit terpukul ketika Yura mengatakan hal itu, Wan Yili seolah dipermainkan oleh Yura.
"Kenapa aku tidak boleh mempermainkanmu? sedangkan dirimu benar-benar berambisi untuk mempermainkan aku. anggap saja kita impas dengan semua kearoganan yang kamu miliki." jawab Yura.
"Ternyata selama ini kamu mempermainkan ku." ucap Wan Yili. raut wajah wanjili benar-benar tidak suka ketika dia mengetahui kalau Yura sudah mempermainkan dirinya.
"Memangnya aku tidak boleh mempermainkanmu? Apakah salah jika Apa yang kamu lakukan aku balas? aku memiliki semua yang kamu inginkan, aku memiliki kekayaan yang begitu ingin kamu dapatkan. mampukah kamu mengambilnya sedangkan aku tidak ingin memberikannya padamu." ucap Yura.
"Hahaha..., aku kira aku adalah orang yang sangat pandai. Ternyata wanita sepertimu lebih pandai dari aku, aku mempermainkanmu namun nyatanya akulah yang dipermainkan di sini." Wan Yili nampak begitu marah. kata-kata yang dia ucapkan seolah memiliki bisa yang beracun.
"Kenapa harus menyalahkan orang lain? kamu memiliki ambisi yang begitu luar biasa namun aku tidak akan membiarkan apa yang kamu inginkan itu akan kamu dapatkan." sindir Yura.
"Karena kamu sudah mengetahui semua rencanaku, maka aku tidak akan bisa melepaskanmu. Aku berharap di kehidupan ini aku tidak akan pernah bertemu denganmu."
Wan Yili kemudian meminta anak buahnya untuk melakukan sesuatu kepada Yura. melihat kondisi seperti itu Yura yakin Wan Yili akan melakukan sesuatu yang jahat kepadanya, dengan segera Yura langsung melepas high heel yang dia pakai. anak buah Wan Yili mendekati Yura, tentu saja pria itu akan melakukan sesuatu kepada Yura.
"Apa yang ingin kamu lakukan?"
Beberapa orang akhirnya keluar dari dalam kapal pesiar itu, beberapa orang yang sudah diperintahkan oleh wanjili untuk menghabisi calon istrinya agar dia bisa menguasai harta Yura.
"Maafkan aku karena aku harus membunuhmu, aku harus segera mengambil semua yang kamu miliki." ucap Wan Yili.
"Kamu tidak akan pernah bisa memiliki apa yang aku miliki, aku sudah mengetahui rencanamu. maka dari itu aku sudah membekukan seluruh harta kekayaanku atas namaku. selama hidupmu Kamu tidak akan memiliki semua yang aku miliki." Yura tersenyum mengejek.
"Apa maksudmu?" tanya Wan Yili.
"Aku tidak akan membiarkan kamu menyentuh kekayaanku walau satu koin pun. aku sudah membuat rencana cadangan agar kau tidak bisa mengambil satu sen pun hartaku." jawab Yura.
"Kamu jangan memprovokasi aku." salah satu tangan Wan Yili nampak menggenggam erat.
"Aku sudah bilang Kan aku tidak akan membiarkanmu menguasai harta kekayaanku."
"Kalau begitu aku tidak akan melepaskanmu."
Mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Yura seketika Wan Yili langsung murka, pria itu meminta anak buahnya untuk membunuh Yura dengan segera.
BRAKK!!
BUGG!!
Yura langsung memberikan tendangan kepada anak buah Wan Yili yang berusaha melakukan sesuatu kepadanya.
"Aku tidak akan membiarkanmu berusaha untuk mencelakaiku, aku tidak akan membiarkanmu melakukan semua rencana jahat mu itu." Yura langsung menendang anak buah Wan Yili yang berusaha untuk melakukan sesuatu kepadanya.
"Aku tidak akan pernah melepaskanmu, aku pasti akan membunuhmu." ucap Wan Yili yang kemudian mengarahkan pistolnya ke arah Yura.
DOR!!
DOR!!
dua tembakan sudah melesat ke arah Yura, wanita itu tidak akan pernah mengira Wan Yili benar-benar akan membunuhnya.
*****
*KERAJAAN BYAKGO*
ZDARRRR!!!
ZDARRRR!!!
di sebuah tempat yang begitu jauh, di salah satu tempat yang begitu berbeda dari masa kini.
"Yang mulia, awan menunjukkan kegelapan yang sangat luar biasa. petir menyambar seolah ingin menghabisi seluruh makhluk yang ada di alam semesta." ucap seorang pria.
"Entah apa yang akan terjadi, peperangan terus berlangsung, seluruh makhluk yang ada di bumi sekarang saling bertarung untuk mendapatkan kejayaan mereka sendiri-sendiri. Lihatlah petir bergemuruh dengan begitu hebat, petir ini seolah hendak menelan sesuatu." ucap seorang pria.
"Yang mulia, Apakah semuanya akan baik-baik saja? ramalan dari langit mengatakan kegelapan ini akan membawa penerang sekaligus kehancuran yang sangat luar biasa." pria tua yang mungkin seumuran bapak-bapak tua nampak berbicara dengan pria muda yang ada di sebelahnya.
"Yang mulia Kaisar!!" seru beberapa jajaran menteri yang ada di kerajaan itu.
"Ada apa?" tanya seorang pria yang bernama Kaisar Zen hui.
"Yang mulia, beberapa musuh menyerang kerajaan kita. mereka menyerang dengan pasukan yang begitu banyak!!" seru Jenderal kerajaan Byakgo.
"Jangan biarkan kerajaan kita hancur!! jangan biarkan mereka menguasai kerajaan kita!!" seru sang Kaisar.
Para prajurit dan rakyat berusaha mempertahankan kerajaan mereka, serangan yang tiba-tiba dari beberapa kerajaan besar membuat salah satu kerajaan yang ada di tempat itu tidak bisa menghadapi serangan yang begitu tiba-tiba.
"Kita tidak akan bisa melawan mereka, yang mulia. mereka benar-benar sangat hebat!!" seru salah satu pemimpin prajurit.
"Jika kita tidak bisa mengalahkan mereka.. Maka kerajaan ini akan hancur, kerajaan ini akan musnah!!" seru Kaisar Zen Hui.
Akhirnya sang Kaisar menunggangi kuda untuk menghadang para prajurit musuh yang akan memasuki kerajaannya.
HYAAAA!!!
seru sang kaisar yang memberikan semangat kepada seluruh prajuritnya.
"Kita hadapi mereka! lebih baik kita mati daripada kita kehilangan kerajaan ini!!" seru sang Kaisar yang kemudian menyerang para prajurit musuh.
HYAAAA!!
TRANGGG..
TRANGGG..
TRANGGG..
ZLEPP..
ZLEPP..
"Bunuh kaisar kerajaan ini!!" teriak pemimpin dari para prajurit musuh. mereka melihat Kaisar Zen hui yang tidak dilindungi oleh prajuritnya, para prajurit musuh mengira Kalau pria itu akan sangat mudah dikalahkan.
WUSS...
WUSS..
beberapa anak panah melesat ke arah sang Kaisar, namun sayangnya Kaisar Zen hui dengan mudah menangkis anak panah yang diarahkan kepadanya.
"Jangan harap kalian bisa membunuhku!!" seru sang kaisar yang kemudian menyerang para prajurit musuh dengan begitu menakutkan.
Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- Crazy love
- AIR MATA DAN PEMBALASAN
- TIME TRAVEL KE KERAJAAN KUNO
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 55 Episodes
Comments
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕🔐|ntanArmy💜°|P$: 🆕
mampir dulu boleh kali ea
2023-09-13
0
°nina°
masih di simak aja dulu
2023-08-16
0
Ibuk'e Denia
aq mampir thor ke karyamu
2023-07-27
0