Pemuda Terkaya

Pemuda Terkaya

bab 1 pecundang tak berguna

"srak srek, srak srek "

Matahari belum juga menunjukkan dirinya, namun di dalam dapur di perumahan kumuh ,

Sudah terdengar suara suara berisik ,

Satu persatu , bawang , kentang , cabai,

Sudah ter iris dengan rapi .

seorang pemuda terlihat lihai memainkan pisau di sela jari jari nya.

Angin berhembus , menembus sela sela jendela yang terpasang di bagian dinding , membawa aroma lezat , dari campuran bumbu bumbu yang sudah mulai matang , harum manis, ada bau gurih khas bawang dan kentang, bau pedas juga lumayan menggugah selera setia orang yang menghirupnya.

" hemmmm , sepertinya lezat " . Ucap nay , dengan tubuh yang masih terbaring , sambil mengendus bau yang tercium harum semerbak , perlahan membuka kedua kelopak matanya yang indah , menyapu seisi ruangan dan kemudian terhenti , tepat di arah jam dinding ,yang sudah tertempel di bagian tengah dinding kamar nya, di bagian kanan .

Sontak jantungnya pun berdetak kencang , dia terdiam beberapa detik , sebelum ahirnya tersadar .

dengan tergesah gesah, wanita itu langsung melompat , mengambil handuknya kemudian berlari ke arah kamar mandi .

" aaahh ,,, aku kesiangan , kenapa si ifan tidak membangunkan ku" ngumang naya dalam hatinya , dia masih sempat melirik pemuda yang berada di dapur, namun hanya sekilas kemudian beranjak ke kamar mandi dengan cepat.

Ifan mengelengkan kepalanya , sambil melirik naya sampai tak terlihat lagi.

Setelah itu ifan melankanjutkan kegiatan memasaknya .

Tidak begitu lama, terdengar pintu kamar mendi yang terbuka , ifan sedikit menulehkan kepalanya lagi , dengan tangan masih ******* ***** adonan , benar saja seperti perkiraan ifan, naya yang berbalut handuk , berlari seperti anak kecil , membuat ifan tersenyum ,.

Naya yang sudah sangat gelisah karna merasa akan telat ke kantor, dia tidak sempat untuk memperhatikan kelakuan ifan , sebalik dia langsung ke kamar , memilih baju yang akan di pakainya.

Dengan setelan kemeja bercorak bunga mawar , dengan jas hitam , dia terlihat sibuk merapikan kemejanya , dengan sangat tergesah gesah, dia harus berangkat kerja , setelah hari ini pertamakalinya dia terlambat untuk bangun setelah hampir lima tahun bekerja.

Jadi dia sungguh sangat kesal , matanya terus saja menatap jam dinding .

"ifan " teriak naya yang masih merapikan kemejanya.

" ada apa " jawab ifan yang masih sibuk mengusap usap barang barang di bawah wastafel dapur.

" ayo cepat antar aku ke kantor , aku hampir terlambat " naya dengan tergesah gesah keluar dari kamar , dengan nada marah menoleh pada ifan .

" makan dulu " jawab ifan yang meninggalkan beberapa cucian yang belum selesai , ifan menghampiri wanita itu , yang sedari tadi sibuk dengan berkas di tangannya .

" sudah tidak ada waktu " menjawab nya dengan sangat kesal.

Ifan masih menatap wanita di depannya , dengan tatapan mendalam, dia adalah naya kusuma, yang berasal dari kelurga kusuma , yang merupakan keluarga atas di kota brumbung .

" apa yang kamu lamunkan , dasar kamu tidak berguna , cepat aku sudah terlambat " dia kembali memarahi ifan seperti seorang pesuruh .

" baiklah " ifan buru buru berjalan dengan cepat , menghidupan mesin motor suprafit miliknya ,

" ayo cepat naik " ucap ifan sambil tersenyum .

naya dengan terpaksa mennaik motor supra di depanya , dengan setatusnya sebagai putri dari keluarga kalangan atas , bahkan keluarga kusuma menempati 5 keluarga teratas,

Sangat tidak pantas , namun apalah daya , sejak dirinya menikah dengan ifan , dan sejak kakeknya meninggal , keluarga nya di asingkan oleh keluarga kusuma .

" kemana perginya pecundang tak berguna itu " suara nyaring terdengan dalam rumah sederhana itu, " dasar tak berguna , awas saja kalo sampai dia kembali , akan aku hajar " umpat merry .

" apa yang kamu biacarakan pagi pagi seperti ini , dia sudah pasti pergi mengantarkan putri mu ke kantor, " jawab dafit yang kebetulan sampai rumah setelah melakukan joging di pagi hari.

" diam " bentak merry

Mereka adalah orang tua naya , dan merupakan mertua dari ifan ,

Merry yang merupan wanita berumur , wajahnya tanpak lebih tua dari umurnya,

" jagan terus memarahi dia , kamu sendiri baru bangun bukan " jawab davit dengan sambil lalu duduk di meja makan , menuangkan air putih dan menguknya .

" terus saja membelanya , pecudang itu sampai dia menginjak nginjak kita " merry masih terus cemberut , mereka sarapan masakan ifan , dengan lahap , davit menggelengkan kepalanya , menatap merry .

Davit merasa aneh , selama hampir 5 tahun ini merry terus memarahi ifan , namun dia dengan santainya menikmati makanan yang di buat oleh ifan , davit tidak habis pikir , dengan sifat istrinya itu.

" nanti tidak usah di jemput , aku masih ada pertemuan dengan teman temanku, " ucap naya setelah turun dari sepeda mereka .

" baiklah , jagan terlalu malam untuk pulang ," jawab ifan yang masih mengamati wanita itu sampai tak terlihat, kemudian beranjak pergi dengan sepeda supra miliknya .

" dasar sampah , mengapa sampah seperti dia bisa mendapatkan permata terindah di kota ini " satpam di kantor kusuma terus menatap ifan dengan motor bututnya.

" itu nasip sial yang di derita nona naya , denger denger nona naya di paksa menikahinya ," ucap satpam di sampingnya.

Ifan langsung kembali ke rumah , dia berharap merry belom terbangun , ifan tau jika tugasnya belom selesai merry akan sangat marah, hal ini sudah berlangsung 5 tahun, namun ifan tak berdaya selain menerimanya, selain karna istrinya , dia juga tidak punya tempat selain di rumah itu .

" bagus , terus saja kelayapan " teriak merry setelah ifan sampai ...

" ibu , maaf , tadi........ " belum sempat berbicara banyak merry sudah memutong ucapan ifan .

" bereskan cucian , dan kamu haru menci baju,ngepel seluruh rumah , sebelum semua selesai , jagan pernah kelur rumah , mengerti " teriak merry , matanya meloto, seperti ingin memakan ifan , ifan hanya menunduk menghadapi mertunya .

" sudahlah ayo brangkat " ucap davit yang baru keluar dari kamar , davit berjalan menarik tangan merry .

Ifan kemudian membereskan satu persatu pekerjaan rumah itu , sudah 5 tahun , ifan sudah terbiasa dan sangat mahir mengerjakan semuanya , dia tidak pernah mengeluhkan pekerjaanya, setelah selesai bekerja ,biasanya ifan akan pergi keluar sekedar jalan jalan , ataupun melakukan amal, membantu orang orang di pinggir jalan yang butuh bantuan .

Ifan tidak pernah sekalipun mencari perkerjaan selama lima tahun ini, dia di asingkan , di hina dan selalu di cacimaki hampir di setiap penjuru kota berumbung, ifan memilih diam menikmati kepahitan hidup , setelah dia buang oleh keluarganya , dia masih ada uang di rekeningnya ,itu di berikan oleh kakek ifan , jadi ifan berfikir untuk tidak meng hambur hamburkan uang itu .

Seperti biasa ifan berjalan di lorong gang sempit , jalan yang hanya muat untuk berjalan dengan cara memiringkan tubuhnya , melangkah ke samping , lorong itu memeng jalan tercepat menuju perkantoran , pusat kota berumbung .

Industri industri besar , saling bersaing , tempat kerumunan manusia memadati jalan jalan , dan gedung gedung .

sosok pria paruh baya tiba tiba muncul di depanya , meng hadang jalan ifan .

Tatapan yang begitu tajam , aura yg dia keluarkan pun begitu mendominasi , ketegasa, dan berwibawa.

Pria parah baya yang menggunakan jas hitam , dengan jam tangan lebih dari seratus juta ,

Sepertinya pria itu bukan orang biasa .

Keduanya saling menatap , hingga pada ahirnya ifan memalingkan wajahnya , dan berjalan melewatinya tanpa berkata sedikitpun.

" tunggu" pria paruh baya itu memegang legan ifan .

Terpopuler

Comments

🍁Angelaᴳ᯳ᷢ❣️Ꮶ͢ᮉ᳟𝐀⃝🥀☠ᵏᵋᶜᶟ

🍁Angelaᴳ᯳ᷢ❣️Ꮶ͢ᮉ᳟𝐀⃝🥀☠ᵏᵋᶜᶟ

wah siapa nya Ifan tuh ria paruh baya yg di jumpai di lorong keluar ga nya kah 🫣

2024-03-21

0

Cahaya Sidrap

Cahaya Sidrap

up thor

2024-01-23

1

Imam Sutoto Suro

Imam Sutoto Suro

semangat thor lanjutkan

2023-11-04

1

lihat semua
Episodes
1 bab 1 pecundang tak berguna
2 bab 2 . keluarga gunawan
3 bab 3 terima atau tidak
4 bab 4 baiklah aku akan kembali
5 bab 5 dia lebih cocok menjadi supir
6 bab 6 cepat panggil saya kakak
7 bab 7 kamar mawar b
8 bab 8 anggur german yang asli
9 bab 9 pemuda yang misterius
10 bab 10 kerja sama yang bagus
11 bab 11 hati yang bergetar
12 bab 12 pemilik hotel
13 bab 13 saya tidak terima
14 bab 14 rencana bintang
15 bab 15 aku ingin menggapai mimpiku
16 bab 16 dia hanya pria tak berguna
17 bab 17 kontrak
18 bab 18 dia bukan orang biasa
19 bab 19 rois sang juara
20 bab 20 kamu cukup hebat.
21 bab 21 saya adalah kepala keluraga kusuma
22 bab 22 kami mohon
23 bab 23 bagus anda cukup bijak
24 bab 24 kak ifan
25 bab 25 aku selalu kalah dengan kakak
26 bab 26 pria yang menakutkan
27 bab 27 ternyata mimpi
28 bab 28 kalian pasti akan menyesal
29 bab 29 1000 aparat
30 bab 30 saya buka proyek kota new
31 bab 31 kekuatan bawah
32 bab 32 senapan glok mayer 22
33 bab 33 negara ikn
34 bab 34 diva votka seharga 14,5 milyar
35 bab 35 siapa sebenarnya ifan itu.
36 bab 36 kepala keluaga cengkelak muyono
37 bab 37 kerajaan kecil
38 bab 38 tuan ifan
39 bab 39 terselamatkan
40 bab 40 saya bayar 4,5 milyar
41 bab 41 giok biru brumbung
42 bab 42 giok naga emas
43 bab 43 seperti dewa perang
44 bab 44 dasar bodoh
45 bab 45 percayalah pada ku
46 bab 46 mengenang masa lalau
47 bab 47 pertamakalinya memasak
48 bab 48 pengembangan kota new
49 bab 49 penjarakan dia
50 bab 50 pulau kenjaran keluarga gunawan
51 bab 51 pulau kenjeran
52 bab 52 sanji kembali
53 bab 53 hilangnya kebebasan ifan
54 bab 54 kekuatan bawah utara
55 bab 55 danu pemimpin kekuatan bawah utara
56 bab 56 takluknya kekuatan bawah utara
57 bab 57 kehebatan jendral gunawan.
58 bab 58 perumahan elit gunung cangka
59 bab 59 rumah senilai 11.5 triliun di bayar tunai
60 bab 60 kartu hitam
61 bab 61 sungguh orang yang dermawan.
62 bab 62 rekor pembelian terbesar
63 bab 63 rencana penaklukan keluarga tertinggi kota berumbung
64 bab 64 dia sangat kereen
65 bab 65 kompetisi orang terkuat
66 bab 66 dia mampu berada di puncak kekuatan
67 bab 67 bisa bertahan
68 bab 68 penantang baru
69 bab 69 ifan menjadi dewanya para petarung
70 bab 70 tunduknya kris dan keluarga akbar
71 bab 71 angkara
72 bab 72 kriis
73 bab 73 kota gersek
74 bab 74 gesa dari keluarga piter
75 bab 75, kevin memenagkan 25 milyar
76 bab 76 perumahan merah putih
77 bab 77 idom dan walid
78 bab 78 kaligrafi hidup
79 bab 79 keluarga piter bersedia menjadi sekutu kevin.
80 bab 80 Tank M1 Abrams
81 bab 81 kedatangan ribuan orang ke kota berumbung
82 bab 82 pertempuran ifan di kota berumbung
83 bab 83 meniduri gadis gadis sekolah
84 bab 84 menyerang keluaga gunawan
85 bab 85 pulau berlin keluarga gunawan
86 bab 86 kekalahan di surabaya
87 bab 87 ayah ibu baik baik saja
88 bab 88 kiyai zaki
89 bab 89 suka rela
90 bab 90 kota makmur
91 bab 91 pahlawan setiap orang
92 bab 92 rigen putra rois
93 bab 93 jenny
94 bab 94 live
95 bab 95 naya bukan anak kandung mereka
96 bab 96 dua tusukan
97 bab 97 rumah sakit terbesar kota berumbung
98 bab 98 menuntaskan malam pertama yang tertunda
99 bab 99 sania keluarga bantara
100 bab 100 kediaman keluarga bantar, tuan baskara
101 bab 101 pembunuh bayaran
102 bab 102 lelang di kota makmur
103 bab 103 hendri sang ajudan jendral hanaga
104 bab 104 tasya permata yang redup
105 bab 105 putra kepala keluarga suran jaya
106 bab 106 tunduknya keluarga suran jaya
107 bab 107 ke gaduhan di kota makmur
108 bab 108 hutang 600 juta
109 bab 109 memang tuan mau apa dari ku, aku tidak akan menolak
110 bab 110 pak arga kepala keluarga arden
111 bab 111 ke distrik bersama para keluarga taklukan
112 bab 112 kios
113 bab 113 ibu iin dan pak faris derektur distrik
114 bab 114 keluarga arden adalah dalangnya
115 115 telat haid
116 116 kediaman keluarga arden
117 117 tuan arden tuan besar keluarga arden
118 118 700 triliun
119 119 pangkala militer handoko
120 120 jubah naga
121 121 pertamakali bertemu jendral hanaga
122 122 pak budianto tuan besar keluarga hanaga
123 123 semua sudah siap
124 124 hari pertempuran
125 125 kekalahan keluarga arden
126 126 kembalinya ivan ke kota berumbung
127 saruji sang gubenur militer
128 kesepakatan yang memaksa
129 kota brumbung
130 pesiapan terahir
131 semuanya sudah siap
132 132 kemenagan yang di saksikan seluaruh mata
Episodes

Updated 132 Episodes

1
bab 1 pecundang tak berguna
2
bab 2 . keluarga gunawan
3
bab 3 terima atau tidak
4
bab 4 baiklah aku akan kembali
5
bab 5 dia lebih cocok menjadi supir
6
bab 6 cepat panggil saya kakak
7
bab 7 kamar mawar b
8
bab 8 anggur german yang asli
9
bab 9 pemuda yang misterius
10
bab 10 kerja sama yang bagus
11
bab 11 hati yang bergetar
12
bab 12 pemilik hotel
13
bab 13 saya tidak terima
14
bab 14 rencana bintang
15
bab 15 aku ingin menggapai mimpiku
16
bab 16 dia hanya pria tak berguna
17
bab 17 kontrak
18
bab 18 dia bukan orang biasa
19
bab 19 rois sang juara
20
bab 20 kamu cukup hebat.
21
bab 21 saya adalah kepala keluraga kusuma
22
bab 22 kami mohon
23
bab 23 bagus anda cukup bijak
24
bab 24 kak ifan
25
bab 25 aku selalu kalah dengan kakak
26
bab 26 pria yang menakutkan
27
bab 27 ternyata mimpi
28
bab 28 kalian pasti akan menyesal
29
bab 29 1000 aparat
30
bab 30 saya buka proyek kota new
31
bab 31 kekuatan bawah
32
bab 32 senapan glok mayer 22
33
bab 33 negara ikn
34
bab 34 diva votka seharga 14,5 milyar
35
bab 35 siapa sebenarnya ifan itu.
36
bab 36 kepala keluaga cengkelak muyono
37
bab 37 kerajaan kecil
38
bab 38 tuan ifan
39
bab 39 terselamatkan
40
bab 40 saya bayar 4,5 milyar
41
bab 41 giok biru brumbung
42
bab 42 giok naga emas
43
bab 43 seperti dewa perang
44
bab 44 dasar bodoh
45
bab 45 percayalah pada ku
46
bab 46 mengenang masa lalau
47
bab 47 pertamakalinya memasak
48
bab 48 pengembangan kota new
49
bab 49 penjarakan dia
50
bab 50 pulau kenjaran keluarga gunawan
51
bab 51 pulau kenjeran
52
bab 52 sanji kembali
53
bab 53 hilangnya kebebasan ifan
54
bab 54 kekuatan bawah utara
55
bab 55 danu pemimpin kekuatan bawah utara
56
bab 56 takluknya kekuatan bawah utara
57
bab 57 kehebatan jendral gunawan.
58
bab 58 perumahan elit gunung cangka
59
bab 59 rumah senilai 11.5 triliun di bayar tunai
60
bab 60 kartu hitam
61
bab 61 sungguh orang yang dermawan.
62
bab 62 rekor pembelian terbesar
63
bab 63 rencana penaklukan keluarga tertinggi kota berumbung
64
bab 64 dia sangat kereen
65
bab 65 kompetisi orang terkuat
66
bab 66 dia mampu berada di puncak kekuatan
67
bab 67 bisa bertahan
68
bab 68 penantang baru
69
bab 69 ifan menjadi dewanya para petarung
70
bab 70 tunduknya kris dan keluarga akbar
71
bab 71 angkara
72
bab 72 kriis
73
bab 73 kota gersek
74
bab 74 gesa dari keluarga piter
75
bab 75, kevin memenagkan 25 milyar
76
bab 76 perumahan merah putih
77
bab 77 idom dan walid
78
bab 78 kaligrafi hidup
79
bab 79 keluarga piter bersedia menjadi sekutu kevin.
80
bab 80 Tank M1 Abrams
81
bab 81 kedatangan ribuan orang ke kota berumbung
82
bab 82 pertempuran ifan di kota berumbung
83
bab 83 meniduri gadis gadis sekolah
84
bab 84 menyerang keluaga gunawan
85
bab 85 pulau berlin keluarga gunawan
86
bab 86 kekalahan di surabaya
87
bab 87 ayah ibu baik baik saja
88
bab 88 kiyai zaki
89
bab 89 suka rela
90
bab 90 kota makmur
91
bab 91 pahlawan setiap orang
92
bab 92 rigen putra rois
93
bab 93 jenny
94
bab 94 live
95
bab 95 naya bukan anak kandung mereka
96
bab 96 dua tusukan
97
bab 97 rumah sakit terbesar kota berumbung
98
bab 98 menuntaskan malam pertama yang tertunda
99
bab 99 sania keluarga bantara
100
bab 100 kediaman keluarga bantar, tuan baskara
101
bab 101 pembunuh bayaran
102
bab 102 lelang di kota makmur
103
bab 103 hendri sang ajudan jendral hanaga
104
bab 104 tasya permata yang redup
105
bab 105 putra kepala keluarga suran jaya
106
bab 106 tunduknya keluarga suran jaya
107
bab 107 ke gaduhan di kota makmur
108
bab 108 hutang 600 juta
109
bab 109 memang tuan mau apa dari ku, aku tidak akan menolak
110
bab 110 pak arga kepala keluarga arden
111
bab 111 ke distrik bersama para keluarga taklukan
112
bab 112 kios
113
bab 113 ibu iin dan pak faris derektur distrik
114
bab 114 keluarga arden adalah dalangnya
115
115 telat haid
116
116 kediaman keluarga arden
117
117 tuan arden tuan besar keluarga arden
118
118 700 triliun
119
119 pangkala militer handoko
120
120 jubah naga
121
121 pertamakali bertemu jendral hanaga
122
122 pak budianto tuan besar keluarga hanaga
123
123 semua sudah siap
124
124 hari pertempuran
125
125 kekalahan keluarga arden
126
126 kembalinya ivan ke kota berumbung
127
saruji sang gubenur militer
128
kesepakatan yang memaksa
129
kota brumbung
130
pesiapan terahir
131
semuanya sudah siap
132
132 kemenagan yang di saksikan seluaruh mata

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!