Rena baru saja sampai di rumah, dari party semalam, wanita itu belum juga membersihkan tubuh, dia langsung membuka kamar Arya.
Braakkkk!
Azzura yang sedang serius memijat titik syaraf Arya kaget bukan main ketika pintu langsung terbuka dengan lebar. Azzura langsung menoleh ke belakang dan melihat Rena yang sedang berjalan menuju ke arahnya dengan wajah masam
"Apa yang kau lakukan hah?!" sarkas Rena kemudian menyingkirkan tangan Azzura
"Saya hanya memijat kaki tuan saja nyonya" Jawab Azzura
"Tidak perlu! itu bukan pekerjaanmu!" ucap Rena dengan ketus
"Saya hanya memijat saja Nyonya, karena Arka juga tidak ada dirumah, jadi saya bingung mau melakukan apa lagi, jadi saya memijiti tuan" Jawab Azzura
"Bisa gak sih, kamu gak bantah ucapan saya?!"
Azzura terdiam kemudian menunduk
"Maafkan saya nyonya" jawab Azzura, lebih baik mengalah daripada dia di usir dari sana sedang kondisi Arya belum pulih. Baginya jika di beri amanah, maka dia harus menjaga amanah itu dan menuntaskan sampai selesai. Pantang pergi sebelum sembuh!. Toh mengalah bukan berarti kalah!
"Keluar lah!" ucap Rena
Azzura tidak berkata lagi, gadis itu lalu pergi dari kamar Arya . Lalu Rena duduk di kursi dan menatap Arya, Ntah apa yang dipikirkan Rena, kemudian wanita itu memeriksa kondisi Arya,
"Apa kamu sudah sadar mas?" tanya Rena saat menatap wajah tampan Arya.
Sebenarnya dia tidak tega juga melihat kondisi Arya yang menyedihkan seperti ini, tapi Rena teringat lagi sakit hatinya karena di tolak Arya, Wanita itu segera menepis rasa kasihannya. Baginya jika dia tidak bisa mendapatkan Arya, maka tidak ada wanita manapun yang boleh mendapatkannya!
Arya sama sekali tidak merespon, pria itu tetap terlihat lemah seperti biasa. Namun Indra pendengarannya sangat tajam, apapun yang di katakan orang orang di sekitarnya, dia bisa mendengarnya. Setelah itu Rena membuka laci dan melihat persediaan obat juga nutrisi untuk Arya sudah berkurang. Dia tidak tau saja jika Azzura sudah membuang sebagian obat itu ke dalam toilet.
"Tidak ada yang perlu aku khawatirkan! semua berjalan sesuai rencanaku!" gumam Rena.
Lalu Rena melangkah keluar dari kamar meninggalkan Arya sendirian.
"Tunggu sebentar lagi, kamu akan merasakan pembalasan ku Rena!" ucap Arya saat sudah membuka matanya dan menatap pintu kamar yang tertutup.
Sore hari, Azzura meminta izin kepada Rena untuk pulang ke kontrakannya. Selain itu Azzura juga mengatakan jika dia sangat rindu anak anak asuh nya dulu karena sudah lama tidak bertemu, hanya sebuah alasan saja, karena Azzura ingin meracik obat untuk Arya.
Rena mengizinkan, dan wanita itu juga pergi ke rumah orang tuanya menyusul Arka yang sudah lebih dulu dibawa kesana oleh omanya.
Sebelum pulang, Azzura menyempatkan diri untuk masuk ke kamar Arya, memastikan kondisi nya sebelum dia pergi malam itu.
"Tuan,, malam ini saya akan pergi untuk menebus obat anda yang baru, semoga kesehatan anda segera pulih,," ucap Azzura kepada Arya
"Saya tidak tau sampai kapan bisa menyembunyikan ini semua, sepandai pandainya kita menyimpan sesuatu, pasti suatu saat akan ketahuan juga. Tapi saya berharap itu tidak terjadi dan jika itu memang harus terjadi, semoga saja saat itu kondisi anda sudah benar benar pulih. Kata dokter, anda mengalami kelumpuhan Syaraf akibat mengkonsumsi obat obatan yang di berikan Nyonya selama ini,, semoga ini adalah jalan dari yang Maha Kuasa untuk membuat anda kembali sembuh. Doakan saya agar tidak ketahuan Nyonya, karena saya merasa belakangan ini Nyonya menaruh curiga kepada saya" ucap Azzura
Arya masih tidak merespon apa apa, tapi dia mendengar sangat jelas apa yang di katakan Azzura.
"Saya janji, saya akan lebih berhati hati lagi,," ucap Azzura
Lalu Azzura membenarkan selimut Arya, dan meletakkan satu tangan Arya di atas perutnya
"Saya pergi dulu ya tuan,,, sampai ketemu besok pagi,," ucap Azzura lalu bangkit dari tempat duduknya, Belum sampai beranjak, jantung Azzura berdetak begitu cepat saat merasakan tangannya di genggam lemah,
Deg!
"Tuan?"
.
.
.
.
.
Iyaaaa sayang?
Eaaaaaaa,,,,,,,,,😅
Akuh senengnya sat set sat set cepet habis ceritanya 🤣
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Jamayah Tambi
Gitu jadinya.Cepat bangun
2024-07-15
0
Sity
uhuyyy
2024-05-13
1
Elok Eramel
kapannnnn
2024-04-09
2