Arya merasa sangat malu, bisa bisanya si Junior bangun padahal kondisi fisiknya tidak memungkinkan. Kalau sudah begini, gimana coba? tidak mungkin Arya meminta gadis di sampingnya yang sedang syok itu untuk menidurkannya. Bicara pun Arya belum mampu...
Jalan satu satunya hanya bisa pasrah saja,,,
Sementara itu Azzura yang terlihat syok juga bingung harus bagaimana. Meski otaknya sudah tercemari cerita kemesuman dari Aunty nya, Tapi Azzura belum pernah mempraktekkannya secara langsung, boro boro praktek, memiliki suami saja belum. Jangankan memiliki suami, yang ada dia malah di tolak oleh pria pujaan hatinya dulu. Huh! memang soal asmara, Azzura itu 0 besar.
Azzura yang bingung harus bagaimana menghadapi sutuasi sekarang, akhirnya memutuskan untuk menghubungi Om nya yang jelas Seorang dokter ahli Syaraf. Daripada salah penanganan jadi runyam!
"Hallo Om?"
"Hallo La,,Om Lagi mandi la, ada apa?" jawab Aunty Liora
"Ohh,, masih lama gak Aunty? Ulla ada perlu nih?" tanya Ulla
"Mungkin 5 menit lagi, kenapa? ada masalaah apa?" tanya Aunty Ly
Azzura bingung mau cerita atau tidak, jika cerita pasti Auntynya itu mengajarinya yang tidak tidak. Tapi Liora kan juga seorang dokter, mungkin dia tau solusi lain
"Emmm begini Aunty,, itu,, itu itunya majikan Ulla bangun, gimana ya Aunty?" tanya Azzura
"Itu itu apa sih la? Aunty gak ngerti?" tanya Liora
"Ish! sok sok an gak ngerti! padahal ratu mesuum!" sungut Azzura
Terdengar gelegar tawa Liora saat mendengar ucapan Azzura
"Oohhh rudalnya majikan kamu? gampang mah,,, tinggal di em,,,,," ucapan Liora terpotong karena Rizal sudah mengambil ponselnya dan melotot tajam pada istrinya
"Jangan ajarkan keponakanmu yang aneh aneh!" ucap Rizal dan Liora terkekeh
"Ck! dia juga sudah dewasa yank! wajib tau hal hal seperti itu! nanti kalau dia sudah menikah juga tiap hari melakukannya!" kekeh Liora dan Rizal membulat saat Liora meremas sesuatu di balik handuknya.
"Om!"
Terdengar panggilan Azzura sedikit keras, gadis itu muak jika harus mendengar Om dan Auntynya mengacuhkan dirinya.
"Eh iya la, Ada apa?" tanya Rizal saat tersadar sedang menerima panggilan telfon Ulla
Lalu Azzura menceritakan lagi hal yang terjadi pada Arya sore itu kepada Om Rizalnya
"Jadi begitu,,?? berarti syaraf pusatnya sudah mulai aktif La, itu bagus, jadi sudah ada kemajuan dari pasien itu. Jika terus di beri terapi, dalam waktu dekat, Om yakin dia bisa kembali pulih kondisinya. Yang penting Obat dan di terapi pada titik titik syarafnya" jawab Rizal
" Ohh begitu ya Om? terus sekarang Ulla harus gimana om? itu Rudalnya masih menjulang, apa aku diamkan saja? atau aku,,,"
"Hus! jangan macem macem kamu! awas kalau kamu ngikutin saran Aunty mu!" ucap Rizal dengan tegas dan Liora kembali cekikikan
"La terus????" tanya Azzura bingung
"Jangan di apa apakan, hal itu wajar, itu pertanda dia pria normal Ulla. Diamkan saja, jangan di pandangi terus, nanti dia akan tidur sendiri. Atau kamu juga bisa memberikan stimulan, contoh , katakan Hai adik kecil, jangan nakal, ayo istirahat dulu!" jawab Rizal
"Ohh begitu,, Oke,, Ulla akan coba Om!" jawab Azzura
Selesai meminta saran, kini giliran Azzura mempraktekkannya.
Mengikuti saran pertama untuk tidak melihat, tapi matanya jelalatan sekali, fokusnya hilang karena selalu meliriknya.
" Duh jadi penasaran kan gimana bentuknya pas transformasi?!" otak Azzura mulai oleng.
Gadis itu menggeleng beberapa kali untuk menghilangkan otak messumnya. Lalu mencoba cara selanjutnya
"Hai Adik Kecil, Jangan nakal kamu ya! Ayo istirahat dulu!" ucap Azzura tepat didepannya
Arya yang sejak tadi menahan rasanya ingin berteriak. Jiwa nya memberontak ingin bergerak.
Karena masih gagal, Azzura pasrah dan mencoba mengabaikannya dengan melakukan hal lain.
"Tenanglah tuan, aku tidak akan memainkan milikmu, meski kata Aunty sangat asyik, tapi aku hanya akan melakukannya pada suamiku nanti!"
"Bangunlah tuan, jangan menyiksaku begini,,,!"
Sore itu Azzura membersihkan tubuh Arya jauh lebih cepat dari biasanya. Dia tidak ingin semakin berlama lama berada di dalam kamar Arya, ingin segera keluar mencari udara segar, agar pikirannya messumnya segera buyar.
Saat Azzura keluar dari kamar, gadis itu di kejutkan dengan Rena yang sudah ada di depan pintu kamar.
"Nyonya?!" Azzura terlihat kaget
"Kenapa wajahmu merah?" tanya Rena
"Ah itu,, di dalam udaranya sedikit gerah, mungkin AC di kamar tuan minta di bersihkan Nyonya" jawab Azzura
"Apa iya?" tanya Rena lalu masuk kedalam.
Azzura sedikit was was, gadis itu kembali menengok ke arah Arya yang terbaring di ranjang dan melihat ternyata Juniornya sudah kembali tidur
"Fuh! baguslah akhirnya dia tidur!" Azzura membatin
"Ya sudah besok minta Bik Ratih untuk menghubungi Teknisi AC" ucap Rena
"Baik nyonya!" jawab Azzura
Kemudian Azzura pamit kepada Rena untuk keluar sebentar.
Demi menghilangkan pikiran mesuumnya, Azzura mengajak Arka untuk bermain di depan taman komplek. Disana banyak warga komplek yang juga ada di sana. Saat sedang menemani Arka bermain prosotan, Azzura di kejutkan saat melihat ada Vannia disana.
"Aunty Ulla?" teriak gadis kecil itu saat melihat Azzura, Vannia langsung berlari dan meninggalkan baby sisternya menuju ke arah Azzura
"Vannia?!"
"Aunty kenal Nia?" tanya Arka
"Iya,, dia temannya keponakan Aunty,, kok Arka tau kalau itu namanya Vannia?" tanya Azzura
"Iya lumah Omanya itu Aunty yang pagal ijau" jawab Arka menunjuk sebuah rumah besar yang tak jauh dari taman komplek.
"Ohh,,,," sahut Azzura
"Aunty napa dicini?" tanya Azzura saat mereka sudah berdekatan
"Iya,, Aunty sedang jalan jalan di sini, Vannia kenapa ada disini?" tanya Azzura
"Nia kelumah Oma,,kok Aunty cama Alca?" jawab Vannia
"Iya,, Aunty menemani Arka bermain disini, kalau Vannia mau main bareng boleh,," ucap Azzura
Arka juga tidak keberatan, kemudian keduanya bermain perosotan bersama.
Sepulangnya Vannia di jemput papanya, Vannia bercerita kepada papa Axel saat tadi dia bermain bersama Arka dan Aunty Ulla. Axel sangat kaget ketika mendengar cerita putrinya. Meski hubungan Axel dan mantan istrinya kandas, tapi Axel tidak pernah melarang keluarga mantan istrinya bertemu dengan Vannia. Bahkan Vannia kerap menginap disana juga.
"Kok bisa Azzura bersama Arka?" Axel membatin.
.
.
.
.
.
.
Ya bisa lahhhhhh! kan aku yang mempertemukan mereka! kamu lupa ada aku disini?! 😑
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Win Narsih
authoor,nya ada2 ajza neh🤣🤣🤣🤣🤣
2025-02-04
0
Jamayah Tambi
kita tunggu akhirnya
2024-07-15
0
Jamayah Tambi
Susah la nak faham bahasa kanak2 ni/Tongue/
2024-07-15
1