Mao pergi ke kediamannya dan melihat di dapur ada gentong air yang besar, Mao pergi mengangkatnya dan membawanya ke samping arena latihan dan menaruhnya di samping arena yang sedikit jauh,Li kembali ke sumur di dapur dan memompa air dengan selang air menuju gentong itu, dengan kecepatan penuh gentong air besar itu penuh, cukup untuk anak buahnya minum jika ingin istirahat sejenak.
setelah itu Mao membuat tempat masak di tempat itu, membuat tempat memanggang daging yang cukup besar dan Mao pergi ke dalam hutan mencari hewan buat di masak dalam perjalanan Mao menemukan sebuah kerbau hutan besar dan mulai menebas leher kerbau itu dengan cepat, bagi Mao berat kerbau itu tidak ada Seberapa baginya, setelah itu Mao pergi ke sungai terdekat untuk membersihkan kerbau itu, setelah itu Mao kembali ke kediamannya.
Tidak terasa waktu sudah siang saat Mao kembali ke arena latihan dan Di sana dia meletakkan kerbau yang dia bawa di atas pemanggangan, sambil melihat anak buahnya yang masih belum menyelesaikan latihan tahap pertama termasuk Dewi dan Liam masih saja terjatuh dari latihan tahap pertama itu.
"Biarlah Mereka berusaha lebih keras lagi, lebih baik sekarang aku memanggang kerbau ini"kata Mao sambil menyiapkan api tak lama api sudah membakar kerbau itu dan menyebarkan aroma harum dari bumbu yang sudah di tambahkan oleh Mao.
"Mungkin ini tidak akan cukup bagi mereka semua yang berjumlah 4 ribu lebih, mungkin selama sebulan setidaknya membutuhkan 10 kerbau besar"kata Mao sambil berpikir.
Tak lama Mao pergi ke hutan lagi meninggalkan kerbau yang dia panggang itu,sebelum pergi Mao membawa gerobak besar yang mampu menampung 10 kerbau lebih.
Mao mulai berburu kerbau dan hewan lainnya di hutan dengan waktu dan kecepatan menyerang hewan Mao sudah mengumpulkan 10 kerbau, 20 rusa, dan 50 lebih ekor kelinci yang Mao temukan di hutan
Sampai gerobak yang Mao bawa penuh, setelah cukup lama membersihkan semua hewan itu di sungai Mao kembali ke arena latihan sudah sangat malam dan bulan menerangi jalan Mao kembali ke arena latihan.
Di arena latihan kerbau yang Mao panggang sebelumnya masih utuh hanya apinya yang tersisa panas arangnya saja. baru saja sampai Mao menarik gerobak itu yang di penuhi hewan yang banyak, semua anak buah Mao terkejut melihat itu.
"Pemimpin apa perlu saya bantu"kata Dao mendekati Mao.
"Suruh 4 ketua dan 3 bawahan langsungku kemari"kata Mao.
setelah itu Dao memanggil 7 orang lainnya dan Mao duduk di kursi tempat dia sebelumnya, sambil memperhatikan latihan yang terus berlanjut tak lama 8 orang itu sudah datang dengan wajah kelelahan sampai sekarang belum bisa menyelesaikan latihan tahap pertama.
"Begini aku ingin kalian menyiapkan 40 tungku untuk memanggang semua hewan ini untuk kalian makan jika ingin makan dan itu air sudah aku siapkan tapi kelihatannya dari kalian tidak ada yang merasa lapar dan haus"kata Mao
"maaf pemimpin kamu tidak berani"kata 8 orang itu serempak.
"sekarang kalian siapkan untuk memanggang semua hewan ini dan ingat satu panggangan untuk 100 orang lebih dan menurutku hewan ini lebih dari cukup untuk kalian makan selama sebulan, jangan hanya kalian yang menyiapkan juga suruh anak buah kalian juga ikut membantu agar kalian bisa makan malam ini"kata Mao sambil mengambil kerbau yang dia panggang sejak siang tadi
"siap pemimpin"kata 8 orang itu
"tunggu bagi mereka yang ingin kembali ke rumahnya masing masing untuk mengambil keperluan silahkan izinkan, termasuk kalian juga"kata Mao
"Siap pemimpin"kata 8 orang itu.
8 orang itu siap menarik gerobak yang penuh dengan hewan dan bersiap menariknya tapi gerobak itu tidak bergerak sama sekali walaupun mereka 8 orang itu menariknya.
"sepertinya kalian butuh lebih banyak orang untuk menggerakkan gerobak itu"kata Mao sambil memandangi 8 orang yang berusaha sekuat tenaga menarik gerobak itu
setelah mendengar itu 4 ketua pergi memanggil 5 orang masing masing dan jumlah mereka 28 orang dan masih hanya mampu menggeser sedikit gerobak besar itu.
"Sudah aku katakan, untuk menggeser gerobak itu tidak mungkin kalian 28 orang mampu, setidaknya kalian membutuhkan 50 orang lebih baru bisa menggesernya"kata Mao
mendengar itu 4 ketua menuju lapangan latihan dan memanggil lebih banyak orang baru mereka mampu menggerakkan gerobak besar itu.
"sebenarnya seberapa kuat pemimpin bisa membawa gerobak besar ini sendirian"gumam kata di pikiran mereka masing-masing sambil mendorong gerobak itu.
Semua anak buah itu mulai menyiapkan tempat memanggang untuk memanggang hewan itu,Dao mengatakan kepada semua orang apa yang di perintahkan Mao.
Mao sendiri hanya sedang tertidur di tempat kursi duduknya. tak lama aroma harum semerbak wangi membangunkan Mao masakan itu terasa sedap.
Mao mengikuti aroma harum itu. tak lama Mao sampai di tempat aroma harum itu Mao melihat seorang gadis sedang memasak daging dengan aroma yang sedap di dalam panci besar dan semua orang menelan ludah saat mencium aroma itu termasuk Mao.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Okta Vianus
semongko
2023-06-24
1