Setelah berjalan dua hari melewati desa-desa tanpa kendala Mao melihat ke depan gerbang kota tua, banyak orang yang sedang berniat meninggalkan kota tua dan setiap penjaga gerbang hanya berani melepaskan kepergian orang-orang tersebut.
Mao berjalan masuk dengan tenang karena tidak ada pemeriksaan bagi siapa saja yang ingin memasuki kota tua, kota tua adalah kota termegah di seluruh negeri karena hanya kota itu yang bisa berbatasan langsung dengan lima kerajaan. saat ini kota tua termasuk dalam kerjaan pedang dewa, tapi keadaan sekarang sangat mencekam karena kerajaan Bintang dan kerajaan bulan ingin menguasai kota sedangkan kerajaan matahari dan kerajaan cahaya masih berpikir dua kali untuk menyerang kerajaan Pedang dewa karena kerajaan Pedang dewa terkenal dengan kekuatan tempurnya yang kuat bisa menghancurkan dua kerajaan secara bersamaan tapi kerajaan Pedang dewa saat ini sudah di ambang kelemahan karena banyak anggota kerjaan pedang dewa mulai menghianati kedudukan raja dan ratu.
"Sepertinya sebagian penduduk sudah berhasil mengungsikan diri setelah tau keadaan perang, sebaiknya aku mencari informasi lebih lanjut"kata Mao sambil berjalan menyusuri bangunan-bangunan tinggi di kota tua itu.
Setelah cukup lama Berjalan Mao melihat ada sebuah toko yang terbuka, Mao langsung masuk menuju toko itu, toko itu ternyata sebuah bar dan Mao melihat banyak orang yang sedang minum di dalam bar tersebut. Mao berjalan ke arah ke arah meja tampat membeli minuman, orang-orang yang melihat Mao datang dengan pakaian yang berbeda dengan mereka merasa heran masih saja ada anak muda yang berani mengunjungi kota tua saat keadaan perang begini.
"Apa ada yang tuan butuhkan"tanya seorang perempuan yang menjaga bar itu.
"Siapkan sebuah minuman, dan aku ingin informasi mengenai kota ini"kata Mao sambil mengeluarkan 2 koin emas dari kantongnya dan meletakkannya di atas meja.
perempuan itu melihat ada dua koin emas di atas meja menjadi senang, karena jarang sekali ada orang yang mampu mengeluarkan koin emas, satu koin emas setara dengan seribu koin perak, sedangkan satu koin perak setara dengan seribu koin tembaga.
"Nama saya Ria pemilik bar ini, informasi apa yang tuan inginkan"kata ria pemilik bar itu sambil menyiapkan minuman di atas meja depan Mao.
"Nama saya Mao Liu dan bagaimana keadaan kota ini sekarang, dan sampai kapan prajurit bisa bertahan"tanya Mao
"sepertinya , keadaan kota ini sangat mencekam, setelah kerajaan bintang dan bulan menyerang sebagian orang sudah mengungsikan diri ke berbagai kota untuk menyelamatkan diri, untuk berita mengenai sampai kapan prajurit bisa bertahan membutuhkan waktu dua bulan atau bisa kurang karena setiap hari para prajurit masih bertahan mempertahankan kota ini setelah Jendral terbunuh itu yang saya dengar"jawab Ria pemilik bar itu.
"Apakah kamu mengetahui berapa jumlah musuh yang datang menyerang dan berapa prajurit di kota ini yang masih bertahan"tanya Mao lagi sambil meminum bir di depannya.
"Dari cerita yang saya dengar sekitar 20 ribu yang datang menyerang dan sedangkan untuk prajurit sekarang hanya berjumlah 8 ribu yang bertahan"jawab Ria.
"Baiklah terima kasih atas informasinya"kata Mao sambil berdiri ingin pergi
"satu lagi apa ada kamar untuk menginap di dekat sini"tanya mau sebelum pergi.
"Tidak perlu jauh-jauh tuan di sini bukan hanya bar untuk minum tapi di lantai dua ada kamar untuk menginap"jawab Ria.
"berapa biaya untuk satu hari menginap"tanya Mao
"sehari hanya 10 koin tembaga tuan"kata Ria
Mao memberikan satu koin emas lagi kepada Ria dan Ria mengantar Mao ke kamar di lantai dua, Karena hari sudah malam Mao berencana beristirahat di kamar itu.
setelah beberapa hari di kota tua dan mengumpulkan informasi dia berencana kembali ke markas gagak terbang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments