Mao,Dewi dan Liam berjalan menyusuri hutan menuju markas gagak terbang,mereka bertiga berjalan sekitar 15 Menit baru sampai di tempat kediaman pemimpin Gagak terbang.
Mao kali ini tidak duduk di kursi kebesarannya karena tidak ingin memandang rendah pangeran Liam dan nona Dewi.
setelah sampai mereka duduk di ruang pertemuan cukup lama untuk berbincang bersama. Dewi selalu menatap kagum terhadap Mao yang memang terlihat tampan, Mao yang menyadari itupun mulai sedikit menyukai sifat Dewi yang pemalu tapi mau.
Setelah cukup lama duduk waktu malam telah tiba datang 4 orang menghadap ke arah Mao mereka adalah 4 ketua pasukan yang Mao sudah bentuk.
"salam pemimpin"kata 4 ketua sambil memberi hormat
"Kalian duduklah ada yang ingin aku sampaikan"kata Mao sambil sedikit berpikir.
selama berpikir datang juga 2 orang yang menghadap kepada Mao mereka adalah bawahan langsung Mao yaitu win dan Alon, setelah memberi hormat mereka duduk di tempatnya masing-masing.
"Bagaimana perkembangan pembukaan lahan itu saudara win dan Alon apakah sudah ada kemajuan"kata Mao bertanya kepada win dan Alon.
"Untuk pekerjaan sudah berjalan lancar dan untuk selesai butuh waktu 1 Bulan lebih pemimpin"kata win menjawab sedangkan Alon hanya diam.
"Ada hal yang ingin ku sampaikan, pertama masalah pembangunan tolong besok di hentikan,dan tolong suruh orang panggil saudara Dao dan era untuk kembali ke markas"kata Mao.
"Maaf pemimpin kenapa harus pembangunan dan tentang perdagangan itu harus di hentikan..?"tanya win.
"Begini aku ada tempat yang lebih bagus untuk kalian tempati dan kalian semua akan aku bawa ke sana, kalian akan aku angkat menjadi prajurit yang mendapatkan gaji dan kalian pasti tau kota tua, yang berbatasan langsung dengan lima kerajaan di negeri ini, jadi kita semua akan ke sana dalan satu bulan, sementara 1 bulan kita akan melakukan pelatihan untuk semua calon prajurit lama dan prajurit baru di markas ini"kata Mao panjang lebar.
"siap pemimpin kami akan tetap mengikuti anda kemanapun"kata semua anak buah Mao yang ada di sana.
"Tunggu dulu masih ada banyak hal yang harus di selesaikan, win dan Alon kalian suruh orang menghentikan pembukaan lahan dan panggil kembali Dao dan era, sedangkan kalian para ketua Ben,Tian ,Sao dan Uda umumkan tentang masalah ini kepada bawahan kalian,setelah itu kalian semua besok kesini setelah menyelesaikan tugas itu, kemungkinan besok atau lusa kita akan membangun area pelatihan baru dan pelatihan lama akan kita rubah,Apa kalian mengerti"kata Mao panjang lebar.
"siap mengerti pemimpin"kata 6 orang yang ada di sana.
sedangkan Dewi dan Liam hanya melongo melihat sikap bijaksana seorang Mao dalam mengatur anak buahnya.
"baiklah kalian bisa pergi istirahat dan aku akan mengajak pangeran Liam dan putri Dewi ke kamar dulu untuk istirahat"kata Mao dan berdiri mengajak Liam dan Dewi.
setelah naik ke lantai dua Dewi dan Liam di kasih kamar bersebelahan dengan Mao dan Mao sendiri masuk ke kamar.
"Harta sebanyak ini harus aku bawa untuk meningkatkan pasukan di kota tua nanti, bersiaplah paman aku akan menghancurkan mu karena memperlakukanku seperti itu, dan kamu tidak pantas menjadi raja di kerajaan Bintan milik ayahku"kata Mao di dalam kamar.
setelah itu Mao berbaring mulai istirahat dan tidur.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Putra_Andalas
gk maen Cincin Penyimpanan , apa?
2024-12-18
0