pagi
Pagi hari setelah Mao Dewi Liam 4 bawahan langsung Mao dan 4 ketua sarapan mereka menuju kebelakang rumah tempat lapangan latihan yang luas itu.
setelah tiba di sana sudah ada sedikit orang yang akan ikut membangun arena latihan atas perintah para ketua mereka.
"bagus, tidak sia-sia aku menjadikan kalian ketua. sebelum ku suruh sudah menyiapkan orang untuk membantu"kata Mao yang berjala melihat orang-orang yang menunggu di depan lapangan itu.
setelah sampai di sana Mao memerintahkan semua yang ada di sana untuk membongkar arena latihan sebelumnya.
Dewi dan Liam juga ikut membantu Mao membongkar arena latihan itu.
Waktu menunjukkan setengah siang mereka sudah selesai membongkar arena latihan itu,Mao mengajak semuanya untuk istirahat sejenak sebelum mulai membangun arena latihan yang baru dan lebih sulit.
"Kali ini aku akan membangun arena latihan yang lebih sulit, tapi satu hal yang harus kalian tahu dari arena latihan ini tidak hanya menggunakan kekuatan saja tapi menggunakan pedang, jadi besok pelatihan ini kalian 4 ketua perintahkan semuanya membawa pedang latihan dari kayu yang biasa dipakai latihan menggunakan pedang"kata Mao
"siap pemimpin"kata 4 orang ketua bersamaan.
"Satu hal lagi seperti biasa, kalo kalian sebagai ketua tidak bisa menyelesaikan tantangan ini. mungkin kita akan memilih ketua baru dan nama baru"kata Mao dengan tegas melihat empat ketua itu.
"siap pemimpin"kata 4 ketua itu bersamaan dengan semangat
semenjak mereka mengikuti Mao mereka merasa seperti sudah ada perkembangan dari orang yang tidak terlalu bisa bertarung baik tangan kosong maupun menggunakan pedang sekarang mereka sudah bisa mengatasi semuanya.
"Dan kalian juga empat bawahan langsungku, jika kalian tidak menyelesaikan itu dengan sempurna aku bisa saja menggantikan kalian, apa kalian mengerti"kata Mao melihat 4 bawahan langsungnya
"siap kami mengerti pemimpin"kata empat orang bawahan langsung Mao yang ada di depan Mao
setelah istirahat selesai Mao mulai mengarahkan semuanya dan membangun 5 tahap arena latihan yang lebih sulit dari sebelumnya, sekarang sudah ada banyak kayu yang tergantung di atas arena latihan itu dan sebagian orang berpikir apa gunanya kayu itu.
sedangkan Mao mulai merancang setiap detail arena itu dengan semangat, setelah arena itu selesai di bangun waktu menunjukkan sudah hampir sore.
"Tunggu kalian jangan bubar dulu,Agar kalian jatuh ketanah tidak merasakan sakit apa sebaiknya kita membuat lumpur di bawah arena ini seperti biasanya"kata Li dengan suara keras.
"Siap pemimpin"ucap semua orang yang ada di sana
mereka mulai membuat di bawah arena itu dimana yang jatuhnya lebih buruk akan di kasih lumpur di bawahnya, agar tidak melukai orang-orang yang ikut latihan.
Tak lama mereka sudah selesai membuat itu, semua orang melihat Mao yang sedang melihat arena itu dengan teliti ke segala arah. Mao berhenti setelah melihat semuanya sudah berkumpul di lapangan kosong duduk untuk menerima perintah Mao selanjutnya.
"Laporkan jumlah peningkatan anggota kita para ketua"kata Mao melihat empat ketua yang sedang duduk bersama orang-orang di sana.
"Di anggota saya sudah ada sekitar 500 orang termasuk saya pemimpin, mereka lolos tahap latihan kelima dan masuk ke anggota saya"kata Ben yang sudah ada di depan Mao
"Di anggota saya sudah ada 800 orang termasuk saya pemimpin, mereka lolos tahap latihan ke empat dan masuk ke anggota saya"kata Tian
"Di anggota saya sudah ada 1200 orang termasuk saya pemimpin, mereka lolos tahap latihan ke tiga dan masuk anggota saya"Kata Sao
"Di anggota saya sudah ada sekitar 1700 orang termasuk saya pemimpin, mereka lolos tahap latihan ke empat dan masuk anggota saya"kata Uda
"Mmmmmmmm padahal baru beberapa hari bagaimana mereka lolos latihan sebelumnya itu"tanya Mao sambil berpikir
"Maaf pemimpin, setelah kami menjadi ketua kami berempat mencari anggota lagi dan mendapatkan itu dalam beberapa hari setelah pemimpin ke kerajaan Pedang dewa"Kata Ben menjelaskan dari mana anggota itu berasal.
"mmmm baiklah jangan lupa menyuruh mereka membawa pedang latihan untuk latihan besok dan siapkan juga untuk saudara Liam dan saudara Dewi pedang latihan"kata Mao.
"siap pemimpin"jawab 4 ketua itu.
setelah memberi arahan Mao kembali ke kediamannya bersama Liam Dewi dan 4 bawahan langsungnya dan bagi ketua langsung menuju markas mereka masing-masing menyampaikan perintah pemimpin mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments