Diluar ruang makan Yu Jie hanya menggeleng seraya tersenyum geli, apa benar adik tirinya itu sedang mengandung? Apa anak Li Mei adalah anak Ang Cheng? Karena beberapa kali ia melihat dengan mata kepalanya sendiri, Li Mei bersama pria lain selain Ang Cheng.
"Ah, masa bodo." Yu Jie tak ingin memikirkan nya lagi, terlalu banyak hal yang harus ia lakukan termasuk mengambil alat - alat akupuntur yang ditinggalkan kakek neneknya saat melakukan pengobatan pada orang lain. Sejak kecil ia sudah terbiasa membantu sang kakek dan nenek dalam pengobatan, kakek nya juga lah yang mengajari bela diri padanya. Sayang nya, kedua orang yang merawat dan mengasihani nya sudah meninggal saat dia remaja, akhirnya ia dikirim kembali ke rumah besar sang Ayah dan harus tinggal bersama Ibu dan adik tirinya.
Tak lama Yu Jie sudah berada di rumah sang Ayah, ia memakai dress pendek selutut dengan lengan polos berwarna merah gelap. Saat di kehidupan sebelumnya dia tak pernah di ijinkan datang setelah menikah meskipun hanya untuk sekedar bertemu sang Ayah, ia bagaikan dipenjara di rumah Ang Cheng. Hanya sesekali Ibu mertua Yu Jie datang dan Ang Cheng bersandiwara pernikahan mereka berdua bahagia. Nyatanya selama sebulan berumah tangga dengan Ang Cheng, hanya siksaan batin yang ia alami bahkan pernah beberapa kali Ang Cheng melempar benda-benda padanya mengakibatkan beberapa bagian tubuh Yu Jie memar.
"Akhhh.... terus sayang... uhhh lebih dalam lagi... akhhh kamu hebat... tidak seperti pria tua itu... akhh..." terdengar suara errangan wanita dari kamar Ibu tirinya saat Yu Jie melewati kamar menuju kamar nya sendiri di rumah itu.
"Tubuh mu membuatku selalu bernaffsu... kapan suamimu mati? Aku ingin segera bersama mu tanpa sembunyi - sembunyi lagi..."
Yu Jie mengenal suara wanita dan pria yang sedang terengah - engah di dalam kamar, ia mendekati kamar namun tiba - tiba pelayan rumah sudah berada di hadapan nya menghalangi.
"Eh Nona Yu Jie, apa saya perlu memanggil Nyonya memberitahu jika Anda pulang?" tanya si pelayan pribadi Ibu tiri Yu Jie.
"Tidak usah, Papa-ku sudah berangkat ke Perusahaan?" tanya Yu Jie.
"Sudah Nona, apa mau saya buatkan minum?"
"Tak usah bi, terima kasih," Yu Jie membalikkan tubuh berjalan ke arah kamarnya, ia harus mencari bukti tentang perselingkuhan Ibu tiri dan supir Ibu tirinya itu. "Tunggu! Apa maksud pria itu bertanya kapan Papa meninggal? Apa mereka melakukan sesuatu pada Papa, apa Papa meninggal bukan karena sakit keras?"
Tangan Yu Jie mengerat, bagaimana pun ia harus mengumpulkan bukti. Ia harus hati - hati, karena di kehidupan sebelumnya orang - orang yang menyiksa nya dan mengurung di laboratorium adalah keluarga dari Ibu tiri nya. Keluarga Ibu tirinya adalah sekumpulan sampah dan tak punya hati nurani. Ia masih ingat orang-orang itu, merasakan rasa sakit karena menjadi kelinci percobaan mereka yang ingin menjual antivirus dari antibodi nya. Mengeruk keuntungan dari kesakitan dan kematian nya.
Yu Jie masuk ke dalam kamar nya sendiri, membuka laci meja rias dan mengambil kotak usang pemberian sang Kakek. Di dalam nya ada beberapa kunci untuk membuka beberapa kotak rahasia yang berada di rumah pedesaan tempat Yu Jie tinggal dari kecil sampai umur 17 tahun.
Yu Jie keluar dari kamarnya, ia sendiri mempunyai uang dari pemberian sang Ayah ketika sekolah dan kuliah. Ia belum lulus menjadi Dokter, masih tersisa satu semester lagi untuk lulus. Ia sedang cuti kuliah karena pernikahan yang dipercepat sang Ayah, mungkin Ayahnya sudah memeriksakan diri ke Dokter dan menemukan sesuatu.
"Pasti Papa juga sudah menyadari sesuatu, jadi karena itu di kehidupan ku sebelumnya Papa selalu melarang ku pulang. Apa Papa takut aku dibunuh oleh Ibu tiriku?"
Tak ada siapapun saat Yu Jie keluar, dengan cepat ia berjalan ke halte bus untuk melanjutkan naik kereta api menuju desa tempat Ibu kandung nya lahir.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Shinta Dewiana
kenapa enggak di rekam aja tu aksi bejad ibu tiri sampah
2025-03-04
0
Syahrudin Denilo
ayo semangat balas dendam
2024-08-15
1
Sandisalbiah
pantas kelakuan Li mai begitu.. lah sama dgn ibunya.... jalang..
2024-01-26
5