Setelah pernikahan selesai digelar beserta resepsi di malam hari, Yu Jie dibawa pulang ke rumah pribadi Ang Cheng. Hanya ada mereka berdua di rumah besar itu, dengan belasan pelayan yang melayani. Namun, Yu Jie masih mengingat dengan jelas apa yang dilakukan Ang Cheng padanya di malam pertama pernikahan mereka. Ia disuruh tidur di kamar pelayan, bahkan selama pernikahan mereka ia disuruh menjadi pelayan di rumah itu bukan menjadi istri.
Yu Jie masih ingat jelas perkataan dingin Ang Cheng di kehidupan sebelumnya padanya.
"Kau memang berstatus istriku karena kita sudah ditunangkan sejak kecil dan tak bisa diubah! Keluargaku selalu mengatakan kau adalah berkah bagi keluarga kami, mereka mempercayai ramalan terkutuk itu. Namun, aku tak pernah mempercayainya sedikit pun! Kau hanyalah wanita parasit yang tak tahu malu menikah dengan ku! Seharusnya sejak kau tau aku tidak mencintaimu dan mencintai Li Mei, kau mundur dari pernikahan ini! Tapi kau tidak! Kau wanita egois, kau memisahkan cinta kami!" teriak Ang Cheng.
Saat itu ia akan menangis dengan menyedihkan terus meminta maaf karena terlalu mencintai Ang Cheng lalu menuruti apapun keinginan lelaki itu. Namun kini, tidak lagi! Di kehidupan sekarang dia tak akan menjadi wanita yang akan di injak-injak dan mencintai lelaki dengan membutakan hati dan akalnya lagi!
Mereka sedang berdua berada di dalam kamar pengantin, Ang Cheng melempar jas pengantin nya dengan sembarangan. Lalu berbalik menghadap Yu Jie dengan tatapan dingin, "Kau--"
"Tunggu!"
Baru saja Ang Cheng angkat bicara, Yu Jie mengangkat sebelah tangan menghentikan ucapan yang akan keluar dari mulut pria itu.
Ang Cheng mengangkat sebelah alisnya, "Kau berani menghentikan ucapan ku?!"
"Ya, aku ingin bicara denganmu Tuan Lim." Ujar Yu Jie sengaja memangil Ang Cheng dengan marga lelaki itu.
"Tuan Lim? Kau baru saja memanggilku dengan nama marga-ku? Kau yang selama ini tidak tahu malu memanggil dengan manja namaku, kini kau memanggil ku Tuan Lim?" Ang Cheng menyipitkan matanya akan perubahan tiba - tiba wanita yang sudah resmi menjadi istrinya itu.
"Kenapa? Apa kamu ingin aku memanggilmu seperti biasa, kak Ang Cheng-ku?" namun ucapan Yu Jie terdengar mengejek bukan seperti biasanya penuh kelembutan membuat kening Ang Cheng semakin mengerut.
"Sebenarnya apa maumu? Kenapa tatapan mu terlihat membenciku, suaramu terdengar mengejek ku. Apa yang terjadi padamu? Apa kau sedang bersandiwara?!" bentak Ang Cheng tidak sabar.
"Sandiwara? Aku?" Yu Jie mulai maju mendekat ke arah Ang Cheng dengan perlahan begitu tidak tergesa - gesa, tangan lemah gemulai nya mulai membuka satu - persatu luaran gaun malam cheongsam dari tubuhnya. Memperlihatkan gaun dalaman menerawang tipis yang menonjolkan lekuk-lekuk tubuh indah Yu Jie mengintip dari dalam sana, yang sayangnya tak akan pernah bisa Ang Cheng nikmati. Selama pernikahan di kehidupan sebelumnya, Ang Cheng tak pernah ingin menyentuh tubuhnya maka di kehidupan sekarang Yu Jie yang tidak akan pernah membiarkan Ang Cheng menyentuh tubuhnya!
Namun kali ini Yu Jie sengaja menggoda Ang Cheng, ia ingin mempermainkan lelaki itu.
Jakun Ang Cheng terlihat menelan ludah dengan susah payah, ia selalu melihat penampilan culun dan tak menarik dari Yu Jie yang rambutnya dikepang dua dengan pakaian kekanakan tidak seperti Li Mei yang selalu terlihat menarik dan cantik. Sekarang tiba - tiba gairahnya naik, setiap urat di tubuhnya menegang ingin sekali menarik tubuh sexy dan indah milik Yu Jie ke dalam pelukan dan menyatukan tubuh mereka.
Yu Jie masih belum selesai, ia menarik segala pernak-pernik pernikahan di rambutnya lalu menggerai rambut panjang hitam indahnya. Rambut indah itu membingkai wajah menawan Yu Jie dipadukan tubuh sexy yang terlihat menantang dari dalaman putih yang menerawang seketika membuat Yu Jie bak terlihat seperti seorang dewi. Ya! Kini Yu Jie adalah dewi kematian bagi mereka yang akan ia tuntut balas.
"Yu Jie..." Ang Cheng mulai maju mendekat, dahinya sudah berkeringat milik nya dibawah sana sudah menegang, ia terus menjilat bibir bawahnya yang terasa kering.
Yu Jie ikut maju mendekat, ia mendekatkan bibirnya ke telinga Ang Cheng lalu sengaja berbisik, "Aku tau kamu selama ini tidak pernah menyukai wanita culun sepertiku apalagi mencintaiku, Ang Cheng. Cintamu hanya untuk Li Mei, kini aku sudah tersadarkan sepenuhnya dan tak akan pernah mengganggu asmara kalian berdua lagi. Pergilah pada Li Mei, wanita yang sangat kamu cintai itu."
Setelah mengatakan nya Yu Jie memundurkan tubuhnya mengambil koper lalu berjalan keluar menuju kamar lain di rumah itu.
Lama Ang Cheng terpaku, saat tersadar Yu Jie sudah tak ada di kamar. "Yu Jie! Mau kemana kamu?!" ia berlari keluar mengejar.
"Kita akan pisah kamar! Jangan berani masuk ke kamarku, Ang Cheng! Atau aku akan membunuhmu!" teriak Yu Jie dari salah satu kamar lalu menutup pintu dengan keras dan menguncinya.
Wajah Ang Cheng luar biasa buruk, dadanya kembang kempis karena emosi. Gairah yang sudah disulut oleh Yu Jie akhirnya harus padam sebelum terpuaskan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Shinta Dewiana
mampus sana cari limei
2025-03-04
0
-☾𝓶𝓸𝓸𝓷._.𝓵𝓲𝓰𝓱𝓽☽-
sinting
2025-01-16
1
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу᭄
hwaiting
2024-11-25
1