Pagi mulai menyapa dua insan yang masih setia di balik selimut. Semalaman Juliet tidur tanpa memakai piyama atasnya karena ulah Romeo yang terus menerus menagih janji. Juliet melepaskan tangan nakal Romeo yang sejak tadi memegangi bagian sensitif miliknya.
Juliet bangkit dari tempat tidur lalu ia memakai piyama yang Romeo lepaskan semalam. Ia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Entah mengapa ia merasa tidak enak badan, Juliet mengisi bathub dengan air hangat.
Mungkin dengan berendam ia akan menjadi lebih baik, untungnya hari ini weekend sehingga ia dapat lebih santai. Berkali-kali Juliet bersin-bersin, sepertinya ia belum terbiasa tidur di dalam kamar ber AC. Belum lagi semalam ia tidak mengenakan pakaian atasannya karena ulah Romeo.
Romeo pun terbangun ketika mendengar suara bersin Juliet dari dalam kamar mandi. Karena lama menunggu Juliet sedang mandi, ia memilih untuk menggunakan kamar mandi di dekat ruang keluarga.
Beberapa menit kemudian Romeo baru saja kembali masuk ke dalam kamarnya setelah ritual mandinya selesai. Namun, Juliet masih belum juga keluar dari kamar mandi. Romeo merasa khawatir, ia mengetuk pintu kamar mandi.
"Juju, apa masih lama?" tanya Romeo namun tidak ada jawaban dari dalam.
Romeo merasa frustasi, ingin masuk namun pasti ia akan terkena amukan Juliet apabila ritual mandinya belum selesai. Namun, ia sudah lama sekali berada di dalam kamar mandi, Romeo takut terjadi sesuatu pada Juliet. Ia pun memberanikan diri membuka pintu kamar mandi.
Untungnya Juliet tidak mengunci pintu, sehingga Romeo dapat dengan mudah masuk ke dalam. Romeo terkejut ketika ia melihat Juliet tertidur di dalam bathub. Ia dengan cepat mengambil bathrobe untuk menutupi tubuh polos Juliet.
Oh astaga Romeo saat ini merasa semakin frustasi ketika kembali melihat tubuh indah Juliet. Romeo mengeluarkan Juliet dari dalam bathub. Ia membalut tubuh Juliet dengan bathrobe lalu menggendongnya menuju kamar tidur mereka.
Ia merasa kebingungan harus melakukan apa, Romeo mengeringkan tubuh Juliet dengan handuk. Ia lalu memakaikan Juliet pakaiannya, sumpah demi apa Romeo merasa panas dingin dibuatnya. Ini sungguh godaaan terberat dalam hidupnya Romeo.
"Juju, mengapa kau selalu membuatku seperti dispenser yang dapat menjadi panas dan dingin disaat bersamaan," gumam Romeo merasa galau.
Sesuatu di bawah sana terasa sesak dengan godaan yang ada di depannya ini. Ia dapat melihat dan meraba namun tidak dapat mencobanya. Oh astaga bolehkah Romeo melarikan diri saat ini juga, ia sepertinya ingin melambaikan tangan saja karena tidak sanggup.
Romeo merasa terkejut ketika ia merasakan tubuh Juliet yang sangat panas. Juliet sepertinya demam, Romeo menempelkan punggung tangannya di atas kening Juliet. Ia bergegas menelepon Uncle Kean untuk memeriksa Juliet.
"Ya, ampun Ju kamu bangun dong jangan bikin aku merasa bersalah," gumam Romeo merasa cemas. Ia sepertinya mengetahui penyebab Juliet menjadi demam, karena ulahnya semalam.
Tak lama kemudian Uncle Kean datang bersama Mom Cinta, Romeo mempersilahkan Uncle Kean untuk memeriksa istrinya.
"Tadi ia pingsan di dalam kamar mandi Uncle, dan tiba-tiba tubuhnya sangat panas," jelas Romeo panik.
Uncle Kean pun mulai memeriksa Juliet, Mom Cinta ikut merasa cemas melihat menantunya terbaring lemah seperti ini.
"Ia demam dan flu, sepertinya ia tidak tahan dengan dinginnya AC di dalam kamar. Atau semalam ia tidur tidak memakai pakaian," ucap Uncle Kean langsung menatap kearah Romeo.
Romeo hanya tersenyum tipis ketika Mom Cinta dan Uncle Kean menatapnya dengan sorot mata menyelidik. Mom Cinta menarik telinga putra sulungnya, membuat Romi meringis kesakitan.
"Kamu benar-benar nakal ya Romeo, kamu buat istri kamu sakit," sewot Mom Cinta.
"Aku cuma mau melon aja kok Mom enggak yang lain, serius enggak bohong," celetuk Romeo membuat Uncle Kean tergelak.
Romeo menuruni sifat Key yang somplak, belum lagi ia sering mendapatkan ajaran sesat dari Uncle Kavin tentu membuatnya semakin seperti mereka.
"Lihatlah Romeo, ini semua karena Kavin yang selalu meracuni pikirannya menjadi seperti itu," protes Mom Cinta kesal.
"Kamu kan tau kalau Kavin enggak punya anak laki-laki yang dapat menurunkan sifatnya itu," timpal Uncle Kean.
Uncle Kean memberikan obat yang ia bawa kepada Romeo. Ia membisikkan sesuatu yang membuat Romeo merasa terkejut dengan saran Uncle Kean yang kalem.
Cara paling ampuh menyembuhkan demam adalah melakukan skin to skin. Tapi uncle yakin kau tidak akan dapat menahan godaannya.
Setelah kepergian Uncle Kean dan Mom Cinta, Romeo kembali memikirkan ucapan Uncle Kean. Ia pun mencari arti kata skin to skin lewat internet. Romeo membelalakkan kedua matanya ketika membaca apa yang harus ia lakukan. Oh astaga ternyata Uncle Kean pun dapat berpikiran mesum juga.
Romeo mencoba mengecek suhu tubuh Juliet, panasnya masih belum turun meski sudah di beri obat. Ia terpaksa melakukan saran dari Uncle Kean tadi, ia melepaskan pakaiannya dan juga Juliet. Romeo lalu memeluk tubuh Juliet, jantung Romeo berdetak dengan kencang. Kepalanya merasa pusing karena sesuatu di bawah sana sedang memberontak.
"Oh Juju, ternyata kamu itu suatu cobaan yang tidak dapat di nikmati," ucap Romeo merasa frustasi.
Beberapa menit kemudian demam Juliet sedikit membaik, Romeo kembali berpakaian. Ia pun memakaikan kembali pakaian Juliet. Ia tidak mau Juliet melihat apa yang baru saja terjadi. Bisa-bisa ia nanti akan terkena amukan Juliet yang mengerikan.
Romeo pun mencoba mengompres Juliet, ia mengambil handuk kecil dan air untuk mengompres Juliet.
Tiba-tiba saja ponsel Romeo berdering, ia pun menerima panggilan dari Regan. Regan mengajaknya untuk kumpul di basecamp namun Romeo menolaknya.
"Juliet sakit, gue enggak bisa kemana-mana," jawab Romeo sambil mengompres Juliet.
"Wah! elo udah mulai seperti suami takut istri sekarang," ejek Felix dari sebrang sana.
"Dia sakit karena gue, gue enggak bisa tinggalin dia dalam keadaan seperti ini," jawab Romeo menjelaskan kepada mereka.
"Emang lo apain bini lo sampai dia sakit gitu?" tanya Regan selidik.
"Udahlah kalian berisik, bye!" cetus Romeo lalu menutup panggilan telepon begitu saja.
Seharian ini Romeo sibuk merawat Juliet membuat Mom Cinta tersenyum ketika melihat putranya mulai perhatian kepada Juliet. Mom Juliet mengantarkan makanan untuk Romeo dan Juliet, karena sejak tadi Romeo pun belum makan sama sekali.
"Nanti saat Juliet terbangun kamu suapi dia, kalau sudah dingin minta bibi menghangatkan sup nya," ucap Mom Cinta.
"Iya Mom,terima kasih," jawab Romeo lalu tersenyum.
"Kamu juga makan, kamu belum makan juga dari tadi pagi," titah Mom Cinta dan Romeo menjawab dengan anggukan kepala kepada Ibunya.
....
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
🍭ͪ ͩ🥂⚖🍒⃞⃟🦅uncel putu👻ᴸᴷ
tahaaan tahaaan romeo 😅😅.
dari segi jahil n bengalnya , ternyata terdapat sisi bertanggung jawab, sitimewa romeo
2023-09-22
1
🍌 ᷢ ͩ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦 ~ Ꮢнιєz ~
meo ini ya ibarat kucing di suguhin ikan, bawaan nya ngeces mulu🤭untung masih tahan godaan dy.. iman masih kuat, tapi apa kabar nya c imron😅🤣🤣🤣
2023-09-20
1
𝐃𝐞𝐠𝐚𝐧
emang tempat paling nyaman yaa disitu brada diantara melon2😳😅
2023-09-19
1