Keesokan paginya Romeo sudah selesai dengan ritual mandinya pagi-pagi sekali. Juliet baru saja membuka matanya, ia melihat suaminya itu sedang mengobati lukanya sendiri. Banyak luka lebam karena kejadian semalam di area tubuhnya, namun tidak ia rasakan.
Juliet mengubah posisi duduknya, ia mendekati Romeo yang sedang duduk di tepi ranjang. Ia mengambil alih mengobati luka pada tubuh Romeo.
Melihat luka-luka pada tubuh Romeo membuatnya merasa bersalah karena semalam telah mengabaikannya. Romeo menatap wajah cantik istrinya yang saat ini jarak mereka begitu dekat. Ia merasakan ada getaran aneh dalam dirinya ketika berdekatan dengan Juliet. Sebelumnya ia tidak merasakan getaran seperti ini kepada wanita lain.
"Maaf, maafkan aku. Aku sejak kecil selalu bersama Kakak sehingga aku tidak bisa mengabaikannya," ucap Juliet sambil memasangkan perban pada punggung Romeo.
"Sudahlah! Aku memang enggak penting bagimu," balas Romeo lalu dengan cepat memakai seragam sekolahnya setelah Juliet selesai memakaikan perban di punggungnya.
"Bukan begitu, kamu kan tahu pernikahan kita sangat mendadak bukankah kita sama-sama tidak menginginkan pernikahan ini? Lalu kenapa kamu marah ketika aku membantu Kak Marvel?" cerocos Juliet yang tidak paham dengan Romeo.
"Dia saudara tirimu, dia tidak memiliki ikatan darah denganmu. Wajar saja ia memiliki perasaan kepadamu sebagai seorang pria," cetus Romeo.
"Bukankah kamu sendiri yang mengatakan sebelum berpisah kita harus menghormati pernikahan kita? Sudahlah, aku akan mencium gadis lain lagi," lanjut Romeo menggerutu lalu berjalan keluar kamarnya.
Juliet tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Romeo. Pria itu akan kembali mendekati para gadis, entah mengapa ia tidak suka mendengarnya. Juliet bergegas berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Saat sarapan Romeo tidak berbicara sama sekali, tiba-tiba saja Oma Alexa datang mengacaukan semuanya.
"Kamu kalau mau jadi berandalan enggak usah ajak-ajak Junior. Gara-gara kamu kan Junior datang ke arena balap?" gertak Oma Alexa marah.
"Bukan Romeo Oma, tapi Juliet yang meminta Junior kesana," bela Juliet langsung menatap Romeo yang hanya diam saja.
Romeo sudah kenal dengan sumpah serapah yang keluar dari mulut Oma nya. Ia dengan santai menikmati sarapan paginya yang selalu membosankan.
"Iya, tapi kamu kesana karena mencari suami kamu kan?" lanjut Oma Alexa marah.
Juliet langsung terdiam ketika mendengar ucapan Oma Alexa. Ia semakin merasa bersalah kepada Romeo. Oma Alexa mengetahui Junior keluar dari mansion dari saudari kembar Junior Joycelin. Adik Junior satu itu sangat tidak menyukai Junior berdekatan dengan Romeo.
Di sekolah Romeo sejak tadi hanya terdiam tidak seperti biasanya. Ia seperti kehilangan separuh hidupnya karena Beauty rusak parah.
"Rom, pertandingan duel lo sama Marvel belum selesai. Mereka meminta pertandingan ulang, tapi masalahnya saat ini Beauty masih rusak parah," ucap Regan yang baru saja duduk disamping sahabatnya.
"Lo bilang aja gue lagi males balapan, tanpa Beauty gue enggak bisa berlari di arena balap," jawab Romeo sedikit lebay.
"Lo pakai motor gue aja selama Beauty diperbaiki," tawar Regan namun Romeo tetap menolak.
"Bayar aja, gue rela membayar berapapun yang mereka mau," timpal Romeo.
"Kalau mereka meminta seharga Beauty bagaimana Romeo?" tanya Felix.
"Kita enggak punya uang sebanyak itu, lo kan tahu Beauty sangat mahal," tandas Regan.
"Baiklah, atur aja waktunya kapan. Gue pake motor Regan," jawab Romeo pasrah.
"Lagian elo enggak kayak biasanya oleng kayak kemarin," timpal Felix.
"Dia enggak konsentrasi sejak kedatangan Bu Juliet di arena balap. Udah jujur sama kita, lo ada rasakan sama istri lo?" tanya Regan selidik.
"Apaan sih lo sotoy!" sewot Romeo masih belum mengakui perasaannya.
"Ternyata ada wanita yang bisa ngalahin posisi Beauty di hati seorang Romeo," ejek Felix yang langsung mendapatkan toyoran di kepala oleh Romeo.
"Sialan kalian!" Romeo pun bangkit dari duduknya lalu pergi meninggalkan kedua sahabatnya.
Di koridor kelas Romeo berpapasan dengan Juliet, ia lalu sengaja mendekati gadis di kelas lain. Ia sengaja membuktikan kepada Juliet bahwa ia pun bisa dengan mudah mendekati wanita lain. Juliet mempercepat langkah kakinya ketika melihat suaminya menggoda wanita lain didepannya.
"Dasar Roh halus!" sewot Juliet ketika ia memasuki ruangannya.
Setelah kepergian Juliet Romeo pun melepaskan gadis yang baru saja ia goda. Gadis itu merenggut karena tiba-tiba Romeo pergi begitu saja.
Pulang sekolah Romeo berkunjung ke bengkel untuk melihat Beauty yang sedang diperbaiki. Mereka sedikit lama memperbaiki Beauty karena sparepart Beauty sangat sulit dicari. Apabila ada pasti harganya akan sangat mahal, namun Romeo menyanggupi berapapun biaya perbaikan motor kesayangannya itu.
Sudah beberapa hari ini Romeo uring-uringan, pulang sekolah Romeo tidak pulang ke Paviliun, melainkan ia pulang ke basecamp tempat ia dan teman-temannya berkumpul. Juliet merasa khawatir mencari keberadaan Romeo, ia bertanya kepada Felix kemana Romeo akhir-akhir ini.
"Romeo lagi galau akut Bu, Ibu sih udah buat hati Romeo potek," tutur Felix membuat Juliet tidak paham dengan perkataan muridnya.
"Maksud kamu?" tanya Juliet.
"Malam itu Marvel mengajak Romeo taruhan, kalau ia kalah Romeo harus melepaskan Ibu. Tapi Romeo menolak, ia enggak mau membuat Ibu menjadi bahan taruhan. Ia bahkan rela menukar Beauty sebagai bahan taruhannya, padahal Beauty cinta sejati Romeo. Selama ini belum ada wanita yang bisa menggeser posisi Beauty dihati Romeo. Tapi demi Ibu dia rela kehilangan Beauty, tapi wanita yang dia bela malah membela musuhnya," cerocos Felix panjang lebar.
"Tapi dia Kakakku," lirih Juliet.
"Kalian tidak sedarah, bisa saja Marvel mencintai Bu guru diam-diam," timpal Regan ikut bersuara.
"Iya, apalagi saat ini Beauty sedang diopname. Romeo semakin galau karena merasa bersalah," ucap Felix sedikit lebay.
Ingin rasanya Regan menoyor kepala Felix saat ini juga. Mereka berdua sedang berusaha agar Romeo dan Juliet berbaikan.
"Siapa Beauty?" tanya Juliet selidik.
"Cinta sejati Romeo, dia sangat menyayangi Beauty. Beauty selalu ada saat suka maupun duka, Romeo selalu mengelus dan menunggangi Beauty setiap hari. Tapi sekarang Beauty sedang sekarat membuat Romeo galau akut Bu," timpal Felix.
Sungguh ingin rasanya Regan tergelak mendengar ucapan sahabatnya yang koplak. Juliet sedikit emosi mendengar ucapan Felix, selama ini Romeo ternyata sangat bejat. Ia bukan hanya mencium para gadis tapi ternyata ia pun suka memakai wanita itu.
"Dia suka menunggangi Beauty?" .
........
Regan : Bunda, si Felix anak siapa sih? Kok somplak banget🤣
Author: Yang pasti bukan anak gue😆
Felix: Gue juga kan didikan uncle Kavin🤣
Kavin: Kenapa setiap yang jelek² selalu gue yang disalahin😒
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
🍭ͪ ͩ🍀⃟ᏽꮲ𐑈•ꪀׁꪱ꯱ׁׅ֒꯱ɑׁ🐅⃫⃟⃤
woyyy ngomong yang bener astaga ntar malah runyam si juju ngira beauty manusia tulen wkwk
2023-09-21
1
🍌 ᷢ ͩ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦 ~ Ꮢнιєz ~
gengsi padaan.. ga buju ga bang meo.. mo sampe kapan sih.. kan kasian readers dah ga sabar lho mo baca episode saat kalian berdua bucin2an🤭
kan kaannn jealous kan.. denger bang meo nunggangi c beauty 😅🤣🤣
2023-09-21
1
𝐃𝐞𝐠𝐚𝐧
somvlak bikin salah paham wae penjelasanmu itu kawan😅
2023-09-20
1