Seharian ini Romeo mendiamkan Juliet, membuat Juliet geram dengan kelakuan bocah ini. Ia mendengar percakapan Romeo dengan temannya yang mengatakan apabila Marvel menantang dirinya berduel.
"Marvel nantang lo duel Bro," ucap Felix dari sebrang sana.
"Ayo, gue enggak takut sama si Kapten Amerika itu," balas Romeo.
Ketika ia melihat Juliet masuk ke dalam kamar, Romeo berjalan keluar. Ia tidak mau Juliet mendengar percakapan mereka.
"Tapi dia bilang kalau elo kalau elo harus melepas Juliet," lanjut Felix lagi.
"Enggak bisa, gue enggak mau! Bini gue bukan bahan untuk taruhan," tolak Romeo.
"Ya sudah kalau lo enggak mau," kata Felix lalu mematikan sambungan telepon.
Malam harinya Romeo dan kawan-kawan sudah berkumpul di arena balap. Romeo menantang Marvel untuk berduel satu lawan satu. Marvel berjalan menghampiri Romeo yang saat ini sedang berkumpul dengan teman-temannya.
"Gimana? Lo nerima tantangan gue?" tanya Marvel dengan sinis.
"Gue kesini cuma buat balap tapi gue tolak tawaran lo, istri gue bukan bahan untuk taruhan," sarkas Romeo marah.
"Bilang aja lo takut," ejek Marvel menganggap remeh Romeo.
"Ganti yang lain, gue enggak mau Juliet jadi bahan taruhan," tolak Romeo.
"Baiklah, gimana kalau Beauty kesayangan lo ini. Kalau lo kalah beauty jadi milik gue," cetus Marvel membuat Romeo semakin dilema.
Ia lebih menyayangi Beauty lebih dari apapun, Beauty selalu menemaninya saat suka dan duka. Namun, ia tidak dapat menjadikan Juliet sebagai bahan untuk taruhan.
"Sepertinya lo emang takut kalah lagi dari gue," pancing Marvel dengan senyum menyeringai.
Meskipun Romeo memilih Beauty yang menjadi bahan taruhannya, Marvel akan menjual motor kesayangan Romeo yang limited edition apabila ia menang. Motor sport Ducati Panigale V4 Superleggera adalah 230bhp dengan bobot 159kg dengan harga kisaran 1.5 Milyar rupiah.
Dengan uang sebanyak itu cukup untuk membayar hutang-hutang sehingga Juliet tidak perlu terus bersama dengan Romeo.
Romeo mulai terpancing oleh perkataan Marvel, ia pun menyetujui tantangan Marvel. Sumpah demi apa Felix dan Regan sangat terkejut ketika mendengar Romeo rela melepaskan Beauty demi Juliet. Beauty adalah satu-satunya motor kesayangan Romeo, ia bahkan lebih menyayangi motornya itu daripada para mantannya.
Romeo dan Marvel mulai bersiap di garis start, tantangan kali ini mereka akan melewati arena balapan yang penuh dengan tantangan. Regan dan Felix merasa khawatir ketika melihat arena sirkuit yang akan mereka lalui memiliki banyak jebakan yang harus mereka lewati.
"Rom, ini berbahaya," ucap Felix merasa khawatir.
"Gue enggak bisa mundur, tujuan Marvel hanya satu dia menginginkan Juliet dan untuk kali ini gue enggak akan melepaskannya," jawab Romeo dengan tegas.
Felix pun berjalan menjauhi garis start ketika pertandingan hendak di mulai. Bendera pun mulai dikibarkan tanda pertandingan dimulai. Romeo dan Marvel melajukan kendaraannya dengan kecepatan maksimal.
Di dalam Paviliun Juliet merasa khawatir karena Romeo pergi malam lagi. Ia khawatir apabila ia akan terkena amukan Oma Alexa. Ia ingat tadi siang ia mendengar percakapan Romeo dengan temannya yang akan bertemu di arena balap.
Juliet meminta Junior mengantarnya ke arena balap, ia membaca pesan dari Marvel bahwa ia akan bertarung dengan Romeo di arena balap demi dirinya.
Junior yang tidak ingin masuk ke arena balap, terpaksa mengikuti keinginan guru yang kini sudah menjadi saudari iparnya. Tak lama kemudian mobil Junior melaju meninggalkan area mansion.
Romeo dan Marvel berhasil melewati berbagai rintangan pada sirkuit. Kini mereka tinggal melakukan satu putaran lagi untuk mengetahui siapa pemenangnya.
Keduanya saling menatap dengan tatapan tajam ketika berpapasan. Pandangan mereka tiba-tiba tertuju pada seseorang yang baru saja memasuki arena balap. Konsentrasi Romeo dan Marvel menjadi kacau ketika ia melihat Juliet berada di tengah-tengah penonton.
Keduanya oleng sehingga menabrak pohon, Romeo dan Marvel terjatuh dari motor mereka. Pertandingan pun dihentikan karena keduanya terluka.
Regan dan Felix berlari menghampiri Romeo, mereka membantu Romeo untuk berdiri. Pandangan Romeo kini tertuju pada istrinya yang mengkhawatirkan Marvel daripada dirinya. Ia lalu melihat motor kesayangannya yang rusak parah.
Romeo pergi begitu saja meninggalkan arena balap, setelah memastikan tidak terjadi apa-apa dengan Marvel Juliet mencari Romeo. Namun, ia tidak menemukan keberadaan Romeo di manapun.
"Sebaiknya kita pulang Bu, Romeo sudah pergi sejak tadi," ajak Junior.
Juliet pun menyetujui ajakan Junior, ia merasa kesal karena Romeo pergi begitu saja tanpa dirinya. Beberapa menit kemudian Juliet dan Junior pun sampai di Paviliun, sebelum masuk ke dalam ia mengucapkan terima kasih kepada Junior.
"Sama-sama, Bu" ucap Junior lalu berjalan menuju Mansion.
Ketika Juliet baru saja memasuki ruang tamu ia melihat Romeo sudah duduk sambil bersidekap dada di sofa. Ia menatap Juliet dengan tatapan tajam.
"Untuk apa kau datang ke sana? Apa kau sengaja datang ke sana untuk melihatku kalah?" tuduh Romeo sangat marah.
"Aku kesana mencarimu!" jawab Juliet ikut kesal karena Romeo meninggalkan dirinya.
"Benarkah? Tapi tadi kau sibuk membantu Marvel daripada suamimu. Apa kau begitu menginginkan kita berpisah? Tapi sekarang aku justru tidak akan melepaskanmu," cerocos Romeo penuh amarah.
"Dia Kakakku Romeo, haruskah aku diam saja ketika Kakakku terluka?" tanya Juliet ikut tersulut emosi.
"Dan aku suamimu, lagipula tidak ada kakak yang menatap adiknya penuh cinta," timpal Romeo.
"Maksudmu?" tanya Juliet tidak paham.
"Kau tidak melihat kakak tersayangmu itu menyukaimu sebagai seorang pria bukan sebagai kakak ke adiknya," bentak Romeo.
"Kau ini bicara apa Romeo, kami tumbuh besar besar sejak kecil," lanjut Juliet.
"Terserah!" Romeo lalu masuk kedalam kamar mereka sambil membanting pintu.
Malam ini kedua insan itu tidur saling membelakangi, keduanya masih tidak saling berbicara.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
🍭ͪ ͩ🍀⃟ᏽꮲ𐑈•ꪀׁꪱ꯱ׁׅ֒꯱ɑׁ🐅⃫⃟⃤
Buju knapa kmu gabisa mengartikan tatapan dan segala perhatian Marvel pada mu... duhhh saking polos nya kah kau..
2023-09-21
1
𝐃𝐞𝐠𝐚𝐧
meskipun dia kakak tp skrg juliet udh punya suami, klo dia kakak yg baik ga bakalan ngajak taruhan macam itu dah
2023-09-20
1
¢ᖱ'D⃤ ̐NOL👀ՇɧeeՐՏ🍻
duuhhh... Juju knp gk bisa mengartikan tatapan Marvel sihh? terlalu polos apa terlalu naif?
2023-09-19
2