Sementara itu kepala sekolah memijat pelipisnya, kepala yang dia rasakan semakin parah.
Saat ini Nadia masuk dia masih mengenakan jeans, kaos putih dan jaket biru, penampilannya yang sederhana membuat kecantikannya terlihat jelas.
Untuk sesaat kepala sekolah mematung kemudian berkata “Murid Nadia”
“Kepala sekolah aku tidak berniat pergi kekelas A.” Ucap Nadia.
Kepala sekolah menatap Nadia dengan tatapan tercengang, klas A adalah kelas terbaik semuua siswa berusaha keras untuk masuk ke kelas itu, tapi ini pertama kalinya seseorang menyerah dengan mudah dan tidak ingin pergi kekelas A.
Ali wafa mendengus kesal, saat ini dia bahkan lebih tisak suka dengan Nadia, sebuah keharusan baginya untuk menolak Nadia, tapi ceritanya akan bed ajika Nadia sendiri yang menolak kelasnya, itu sama saja jika dia menginjak-nginjak harga dirinya.
“Alasannya?" tanya kepala sekolah.
Nadia berpikir sejenak, dia menatap Ali wafa sambil mengingat, di kehidupan sebelumnya saat dia masuk kekelas A, Ali Wafa selalu mempersulit dirinya dia sengaja menyembunyikan nilainya, setiap saat dia selalu mendapatkan nilai jelek saat ujian.
Setelah pengumuman hasil ujian Ali Wafa selalu mempermalukan dirinya dihadapan seluruh siswa.
Nadia mengalihkan pandangannya dengan acuh tak acuh dia menjawab “Nilai saya tidak layak untuk masuk kelas guru Ali.”
Wajah Ali Wafa memerah karena marah, ucapan yang dikatakan Nadia adalah kalimat yang dia ucapkan sebelumnya dan dia tidak membantahnya.
Kepala sekola dan beberpa guru kelas tidak langsung menyutujui pendapat Nadia, Nadia tidak bisa mewakili pendapat Wahyu Kusuma.
Nadia melanjutkan ucapannya “Aku sendiri yang akan berpicara dengan Tuan Kusuma, Anda dapat mengatur apapun yang diinginkan.”
Para Guru kelas melihat Nadia dengan tatapan kaguman dan rasa terima kasih. Dia menoleh dan melirik ke tiga guru kelas lainnya yang duduk di kursi mereka. "Siapa di antara kalian yang bersedia membiarkan Nadia bergabung dengan kelas kalian?"
Ketika guru kelas dari Kelas B dan Kelas C mendengar ini, mereka menundukkan kepala serempak, Tidak ada yang mau membiarkan siswa miskin seperti Nadia bergabung dengan kelas mereka. Ini akan mempengaruhi nilai rata-rata seluruh kelas dan bahkan tingkat pendaftaran.
Hanya guru kelas D satu- satu yang berdiri, Sigit adalah guru honorer yang sudah mengajar selama dua tahun, dia lulus dari akademi dua thun yang lalu, dia selalu di kucilkan oleh wali kelas lainnya.
Dia mendorong kacamatanya yang berbingkai emas itu, dengan lembut Guru Sigit Bertanya “Murid Nadia, apa kamu mau bergabung dengan kelas ku?.”
Nadia mengangguk. "Kelas D, iya aku akan pergi."
“Baiklah kalau bergitu Murid Nadia akan pergi kekelas D.” Ucap Kepala sekolah, wali kelas lainnya mengangguk puas “Baiklah ayo Ikut denganku untuk mengisi formulir pendaftaran sekarang”.
Setelah Kepala sekolah dan Nadia pergi, dengan jijik Guru Ali Wafa berkata “Tumpukan sampah.”
Dua guru kelas lainnya juga ikutan mengejak Guru Sigit .
"Pak Sigit, aku khawatir jika nilai dari kelasmu akan turun drastis setelah kau menerima Nadia.”
“Pak Premia pa kau tidak salah bicara, sejak awal kelas D adalah yang terburuk, kumpulan siswa miskan dan berandalan berkumpul disana, dan sekarang bertambah satau lagi hahaha.”
“…” sigit hanya diam tidak menanggapi ocehan mereka, dia dengan sungguh-sungguh mengoreksi tugas, dia mencoret kesalahan yang dibuat oleh siswa satu persatu dan menambahkan sebuah catatan.
Setelah mengoceh cukup Panjang dan mereka tidak menerima tanggapan satupun, akhirnya mereka memutuskan pergi untuk menangani urusan mereka sendiri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Rossi Situmorang
kelas D akan jadi kelas terbaik
2024-07-09
0
Viviana Chan
pak sigit, salah satu guru teladan yang patut di jadikan contoh ya kak
2023-05-27
1
qeeraira
kasih bintang dan tap love buat pa Sigit 🥰🥰🥰 guru lembut mau menerima apa adanya terhadap muridnya walaupun jadi bahan cemoohan guru lain dan membuat pak Sigi di anak tirikan..
**yuuuuu ah Nadia buat semua berubah,, walaupun masuk kelas D tapi kedepannya buat maju kalahkan kelas A yang dibilang paling favorit dan semua guru yang sombong
2023-05-27
2