Semua pakaian yang diberikan oleh Lidia kemarin adalah pakaian yang di pilih langsung oleh Elisa, dia telah melihat foto Nadia dan secara khusus memilihkan beberapa pakaian yang sudah ketinggalan jaman untuknya.
Karena semua pakaian yang dipilih Elisa membuat Nadia di juluki udik di kehidupan sebelumnya dan Wahyu Kusuma dan Lidia tidak pernah mengakui jika dia putri kandungnya.
Tatapan mata Lidia menjadi kusam, Nadia memang tidak pernah menerima perhatian darinya.
“Nadia jika kau tidak menyukai apa yang kau kenakan saat ini kau bisa pergi sendiri ke mall pilih apapun yang kau suka” Ucap Wahyu Kusuma, dia mengeluarkan kartu dan memberikannya pada Nadia “Ada tiga juta didalamnya.”
Wahyu Kusama berpikir jika dia telah memenuhi tanggung jawabnya sebagais eorang ayah dengan memberi Nadia uang tiga juta, selama ini Nadia besar dikota dia tidak pernah melihat uang saku sebanyak itu, dia pasti akan sangat senang dan tersentuh karena kebaikannya.
Nadia tidak mengambil kartu yang di berikan padanya, dia hanya bertanya dengan nada sedikit mengejek “Apa Elisa hanya menerima Tiga juta untuk uang saku?”
“20 juta” Sahut Wahyu tanpa menyembunyikan apapun.
Dia sudah membalas semua kebaikan yang mereka lakukan di kehidupan sebelumnya dan sekarang dia tidak akan berkompromi dengan mereka lagi “Ayah sebagai putri kandungmu, bagaimana bisa kau memperlakukanku seperti orang lain” Nadia dengan sengaja menekan kata ‘Ayah’, Dia akan mengambil semua yang seharusnya menjadi miliknya.
Begitu Nadia selesai bicara, Lidia berdiri dan berkata “Nadia apa yang kau pikirkan, bagaimana mungkin kau menyamakan dirimu dengan Elisa, kau baru saja datang dari desa kau tidak perlu mengeluarkan banyak uang, Elisa berbeda denganmu dia mempunya banyak teman jadi dia punya banyak tempat yang membutuhkan biaya.”
Nadia sama sekali tidak memperdulikan ocehan Lidia, tatapan matanya yang acuh tak acuh hanya tertuju pada Wahyu Kusuma, senyum di wajah Wahyu Kusuma hampir pudar karena tatapan Nadia, dia merasa sangat malu.
Dia segera melarat ucapannya Kembali “Aku sangat tidak adil, Nadia kedepannya kamu akan menerima uang saku yang sama dengan Elisa.”
Nadia sama sekali tidak memiliki niat untuk melepaskan Wahyu Kusuma begitu saja “Berapa banyak uang yang diterima Elisa selama delapan belas tahun terakhir?”.
"Nadia!" Lidia sangat marah aura wajahnya terlihat sangat gelap "Apakah kamu ingin mengambil semua yang dimiliki Elisa?"
“Ma, jika bukan karena saat bayi aku tertukar dengan Elisa, Elisa hanyalah orang udik yang hidup didesa, semua yang dia nikmati dari dulu sampai sekarang bukan miliknya, jadi mengapa saya harus mengambil apa yang memang menjadi hak saya?” Cibir Nadia kemudian bertanya pada Wahyu Kusuma “Ayah aku berpikir jika anda tidak akan menganak tirikan putri kandung anda bukan?.”
Wahyu Kusuma adalah tipe orang yang sangat perduli dengan wajahnya, dia tidak kekurangan uang sedikitpun jadi dia langsung berkata “Aku akan memberimu 300 juta dulu, sisanya aku akan memberikannya saat kau menikah nanti.”
Lidia merasakan hatinya sakit saat mendengar ucapan suaminya, Nadia hanyalah bocah yang besar di pedesaan, memberinya uang sebanyak itu hanya kan sia-sia saja, dengan uang 300 juta dia bisa memberikan beberapa setel pakaian untuk Elisa.
Lidia ingin menghentikan semua, dia tidak rela uang sebanyak itu diberikan untuk anak udik itu, setelah menerima tatapan tajam dari suaminya dia mengurungkan niatnya, dengan enggan dia menarik tangannya Kembali.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Rafika Firdaus
kok ada ibu kandung begitu
2024-03-17
0
Amira Neha
terima uang itu, lalu belikan apart atau buat modal usaha .
2023-08-09
0
Ari Peny
kok ada ibu seperti itu
2023-07-10
0