Cyber mengumpulkan heker dari penjuru dunia dan dibagi menjadi dua bagian, salah satunya adalah forum khusus untuk pera heker untuk mengobrok, dan yang lain untuk kompetisi, hal itu mirip dengan sebuah game, yang membedakan adalah target serangannya langsung ke jaringan perusahaan besar atau serangan virtual.
Di kehidupan sebelumnya, Nadia menemukan situs web ini secara kebetulan, jadi dia tidak terlalu memperhatikannya. Setelah mendaftarkan akunnya, Nadia memposting pesan tantangan.
[QS: Tantangan, 10.000 USD sekali.]
Dengan tatapan dinngin dia menunggu dalam waktu 15 menit namun dia masih belum ada tanggapan, setelah itu dia keluar dari web itu, dan mulai memeriksa pasar saham saat ini.
Mouse menggesek, dan halaman demi halaman melintas di layar laptopnya. Nadia membaca semua dengan sangat cepat, dia sudah selesai membolak-balik saham yang sekarang terdaftar.
Yang dia kejar saat ini adalah keuntungan yang tinggi. Saham-saham ini bukanlah pilihan yang sangat bagus.
Ujung jarinya mengetuk mouse dengan ringan, dan layar laptopnya berganti ke halaman saham yang akan didaftarkan, Nadia dengan sabar menelusurinya satu per satu halaman itu. Ketika dia melihat stok terakhir, tatapannya membeku.
Dia pernah mendengar saham ini di kehidupan sebelumnya, Pasar baru saja dibuka, dan tidak seperti saham-saham baru lainnya, harga saham itu telah turun drastic, Untuk sementara waktu, harganya jatuh ke harga yang sangat rendah.
Investor saham menjual satu demi satu stok saham yang mereka miliki. Stok ini telah mencapai titik di mana tidak ada yang menginginkannya lagi.
Namun dalam tiga hari kemudian, perusahaan mengeluarkan berita besar. Harga saham langsung melonjak. Hanya dalam seminggu yang sangat singkat, itu telah meningkat lebih dari delapan belas kali lipat.
Nadia menopang dagunya dengan tangannya, dan sudut bibirnya melengkung membentuk senyuman yang menawan.
Masih ada waktu seminggu sebelum harga saham ini naik. Dia masih bisa menggunakan waktu yang tersisa untuk meningkatkan modal yang dia miliki.
Cyber adalah cara tercepat baginya untuk mendapatkan uang dalam jangka waktu yang singkat.
—
Keesokan harinya, Nadia dibawa ke Sekolah Menengah Ibu Kota.
Di kantor, guru kelas dan guru kelas berdebat sampai wajah mereka merah dan leher mereka tebal. "Saya tidak peduli. Saya tidak setuju untuk membiarkan Nadia bergabung dengan kelas kami. Saya tidak ingin gulma merusak pertumbuhan seluruh sayuran.”
Dia selalu menerima bonus dari sekolahan setiap tahunnya, jadi dia tidak ingin menerima Nadia yanng hanya seorang siswa miskin yang baru datang dari pedesaan, itu akan menurunkan nilai rata-rata kelas mereka dan kan membuat bonusnya hangus. Dia tidak akan pernah membiarkan situasi seperti itu terjadi.
“Pak Ali, Nadia adalah siswa dengan bakat yang menjanjikan.” Guru kelas juga mengalami sakit kepala yang parah, selama ini Keluarga Kusuma menyumbangkan fasilitas olah raga di sekolah ke sekolah.
Mereka secara khusus telah meminta Nadia untuk bergabung dengan Kelas A Kepala sekolah telah memberikan tugas ini kepadanya.
SMA 99 memiliki empat kelas , Kelas A hingga Kelas D, Kelas A Adalah yang terbaik, dan Kelas D kelas yang terburuk.
Demi harga dirinya Wahyu Kusuma berharap jika Nadia di terima di kelas yang terbaik. Ali Mustofa hanya mendengus dingin, tetap tidak setuju dengan rencana mereka, Dia duduk di kursi dan tidak lagi memperhatikan direktur kelas, dengan santai dia mengeluarkan ponselnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
Rossi Situmorang
menje gkelkan...miskin juga punya hak
2024-07-09
0
qeeraira
haduuuuh masih saja ada zaman dekriminasi 🙈🙈🙈 membedakan kasta dan selalu memandang cover tanpa mau melihat isinya..
ayooo ah lanjuuuut Nadia,, kelas dimana saja sama yang penting niat belajarnya..
2023-05-27
2