Ervin tiba di kediaman Kalandra. Rumah utama di mana kedua orang tuanya tinggal. Dan dia pun masih tinggal di rumah megah ini karena belum menikah. Syarat dari Ibunya adalah. Dia boleh hidup terpisah kecuali setelah menikah.
Ervin dan Milo yang berada di depan pintu sama – sama menarik nafas.
“Siap?” gumam Ervin yang sudah berdiri tegap.
Milo mengangguk, “Siap Tuan,” jawabnya.
Ceklek!
Sambil menutup mata mereka, Milo membuka pintu rumah. Menanti cacian dari ibunda ratu yang akan terjadi sepanjang malam setelah Ervin menemui wanita yang beliau jodohkan.
Satu menit berlalu…
Dua menit berlalu…
“SStt sstt! Kenapa belum di mulai?” bisik Ervin kepada Milo.
Milo mendekat dan juga berbisik, “Mana aku tahu bos… Biasanya kan langsung…” balasnya.
Mereka berdua masih saja terus menutup mata.
“Ervin… ? Milo… ? Kalian ngapain di depan pintu seperti itu?” suara yang membuat Ervin dan Milo terlonjak kaget dan akhirnya membuka mata mereka.
“EH?” seru mereka bersamaan yang saat ini melihat Ibu Ratu sedang berdiri di anak tangga yang sangat tinggi menjulang ke atas itu.
“Iya Ma, tidak ada…” jawab Ervin singkat dan sangat - sangat bingung.
“Sini deh kamu…” panggil Ibu Ratu yang di maksud adalah Mama Ratu, mama dari Ervin Kalandra. Satu – satunya wanita yang perkataannya mutlak bahkan untuk Pak Kalandra sekalipun.
Ervin berjalan menghampiri mamanya, begitu pun Milo yang mengikutinya dari belakang.
“Bagaimana pertemuan hari ini Vin? Ini pertama kali mama gak di hubungi loh dengan pihak di sana. Kamu sudah sadar gak berbuat onar lagi?” pertanyaan Mama Ratu penasaran.
“Anaknya cantik kan? Katanya dia seorang model.” Sambung Mama Ratu.
Ervin dan Milo saling bertatapan dan memberikan kode – kode mereka. Bicara dengan batin mereka. “Apa – apaan ini?” tanya Ervin berbicara dengan sorot matanya kepada Milo.
Milo yang paham mengangkat bahunya, “Gak tahu juga Tuan,”
“Hey, kamu di tanyain kok malah diam aja!” cicit Mama Ratu melihat Ervin yang hanya diam saja.
“Ah iya dia cantik ma…”jawab Ervin spontan mengingat wajah Belviana.
“Wahhhh…. Sepertinya anak mama bakal lepas bujang nih….” Seru Mama Ratu senang dan kembali naik keatas sambil bersenandung.
“Tu… tunggu! Apa yang terjadi Mil? Kenapa mereka gak ngomong apa – apa?”
Milo terlihat berpikir, “Apa karena yang bernama Emili itu yang belum bercerita kepada orang tuanya?”
“Tapi meskipun bukan tuh cewek, kan Belviana bisa ngomong terus terang dengan keadaanku!” balas Ervin tampak berpikir.
“Apa mereka punya rencana?” curiga Ervin.
“Rencana? Rencana apa Tuan?”
“Itulah yang aku tidak tahu,”
“Apa anda mau aku mencari tahu?”
“Tidak perlu! Kita lihat saja bagaimana ke depannya!” tukas Ervin memijit keningnya.
“Jadi Tuan mau adakan pertemuan ke dua dengan nona Belviana?” tanya Milo yang membuat Ervin kembali berpikir.
“Entahlah… Sepertinya tidak perlu. Kalau bukan mama yang mengadakannya nanti, kita tidak perlu bertindak.”
“Hmm baik Tuan,”
Sedangkan Belviana sendiri begitu tiba di kamarnya, wanita cantik itu langsung mengganti pakaiannya dan membersihkan diri.
Terlintas di pikirannya bagaimana pertemuannya tadi dengan Ervin. Meskipun karakter Ervin yang begitu angkuh, ternyata dia pria yang cukup bertanggung jawab. “Hahh… kamu jangan geer, lagi pula terlihat jelas bagaimana dia menjaga jarak denganku. Dan dia tahunya kalau aku yang di jodohkan dengan dia, makanya dia seperti itu.”
“Tapi apa maksud perkataan Kak Ervin tadi ya?” gumam Belviana mengingat ketika Ervin membentaknya mengenai kecacatan fisiknya.
“Hah sudahlah! Kami juga tidak akan mungkin bertemu lagi!”
“Huft… Capeknya hari ini. Besok kontrak terakhir dengan perusahaan Dream Entertainment, semoga semuanya berjalan dengan baik.” Gumam Belviana dan menutup matanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 52 Episodes
Comments
anita
belviana gadis baik dia tdk mmndang org lain krn fisik,tp hatinya
2024-02-01
2
Novi Pokio
Belviana semangat yach,,,
2024-01-30
0
Ney Maniez🍒⃞⃟🦅
💪💪bel
2024-01-02
1