"Apa dia laki-laki yang kau sukai??"
Nisha menoleh ke sumber suara,dan melihat Bahwa orang itu adalah Bara,
"Kamu tidak ingin mengatakan sesuatu??" tanya Bara lagi
"hidup lah dengan baik...kamu pantas bahagia dengan wanita yang mencintaimu," jawab Nisha
"jadi... apa maksud mu selama ini berada disekitar ku ...?" tanya Bara
"aku tidak memiliki maksud apa-apa..." jawab Nisha datar
"apa ada seseorang yang mengirimmu??" tanya Bara
sontak Nisha melotot tajam,ia begitu kaget Tapi kemudian berusaha untuk menetralisir keadaan agar Bara tidak mengetahui rencananya.
"apa kamu terlalu banyak menonton drama, Bagaimana bisa kamu berpikir seperti itu??apa manfaatnya buatku??" ujar Nisha dengan pandangan datar
"kau mungkin bisa beralibi tapi kamu salah telah berurusan dengan ku!!" ucap Bara
Bara kemudian meninggalkan Nisha dan kembali ke mobilnya, sedangkan Nisha tertunduk hampir oleng.Dia begitu gelisah jika suatu saat nanti Bara mengetahui niatnya,Bara seperti bukan orang biasa.
...----------------...
malam Harinya Nisha berjalan dengan gontai masuk kedalam kamarnya,sejak pertemuan nya tadi dengan Bara rasanya tulang-tulang nya kembali menjadi lunak.Bediripun ia tidak sanggup.
Nisha kemudian melepaskan high heels dan kemudian menutup pintu kamarnya, ia kemudian berjalan menuju ranjang dan merebahkan tubuhnya.Dengan memandang langit-langit diatas,ia kemudian memejamkan matanya sesaat .Nisha berharap semuanya adalah mimpi,tapi saat dia membuka matanya kembali, semua tetap sama .
"apa yang harus aku lakukan... kenapa begitu rumit hidup ku saat ini???"
Nisha mengambil ponselnya di saku celananya,ia kemudian mencari nomor Bara .Ia kemudian menekan tombol panggil ke nomor itu,
Tut
tut
tut
"aku.. ingin..." ucap Nisha terpotong
"maaf apa anda kenal dengan pemilik nomor ini ..saya mohon anda segera datang ke Club' Terakota.Karena pemilik nomor sedang mabuk berat..."
Nisha menganga kaget,ia kemudian terduduk dan mengusap wajahnya.Apa yang terjadi dengan Bara adalah tanggung jawabnya.jika Bara kembali lagi kedunia nya kembali,maka ia akan merasa sangat bersalah kepada bu hana yang sudah memberikan bonus mahal kepada nya.
"baiklah..aku akan segera ke sana.." sambung Nisha memutuskan telepon nya.
Nisha kemudian mengambil tasnya kembali dan memakai high heels nya.Ia berjalan keluar dan menutup kamarnya.
saat di teras rumah ada ibu dan ayahnya sedang bercengkrama,Nisha terlihat bingung harus berpamitan seperti apa kepada ibu dan ayahnya.
"loh...Nish...kamu mau kemana..baru aja pulang nak...." tanya pak Arman
"ini sudah pukul 8 malam Lo nisha..." ucap bu Tiwi
"Nisha ada perlu bu...mau ke rumah sakit...ada urusan sebentar pak..buk..." jawab Nisha meyakinkan
"lah ...kamu gak bawa mobilmu Nish..." tanya pak Arman
"Nisha naik taxi online saja pak ..takut Nisha ngantuk nanti saat pulang..."
"baiklah kalo gitu hati-hati ya nakk..." ucap Bu tiwi dan pak Arman
Nisha mengangguk,ia kemudian berjalan keluar dari rumahnya dan menutup pagarnya.saat setiba Taxi online yang dipesan Nisha sudah datang.
...----------------...
Nisha berada di sebuah club' malam, suara keras yang merusak telinga membuat nisha merasa pusing,Bau alkohol yang menyengat membuat Nisha rasanya ingin sekali pingsan.
Nisha menghampiri Bara, yang sudah terlihat tertidur di bangku.Nisha hanya bisa menghembuskan nafasnya berat.
"ada apa dengan mu !!! kenapa kau sebagai pria begitu lemah !!!" ujar Nisha yang begitu kesal melihat Bara.
...----------------...
Nisha mengemudi kan mobil Bara,ia memang sengaja untuk tidak membawa kendaraan agar bisa membawakan mobilnya Bara.Ia berharap kejadian ini, tidak sampai terdengar oleh kedua orang tua Bara.Bagaimana jadinya jika mereka Tahu Bara kembali lagi kedunia nya gara-gara masalah dengan nya.
saat tiba di parkiran Hotel berbintang 5,ia sengaja membawa Bara ke hotel berbintang agar, tidak menyulitkan untuk melakukan administrasi.Ini pertama kalinya ia menginjak kan kakinya ke hotel dengan harga fantastis permalam nya.
Nisha berjalan menuju resepsionis, untuk memesan kamar, sedangkan ia meninggalkan Bara yang tertidur di dalam mobil
"saya mau pesan kamar " ucap Nisha
"baik..bisa saya bantu..."
"emm... minta tolong, untuk masing-masing jenis kamarnya,dan juga harga nya.."
"baik..saya jelaskan ibu ..ada presidensial suit room seharga 27 juta permalam, superior room, 20 juta permalam,..."
Nisha rasanya ingin sekali pingsan mendengar harga kamar semahal itu, bagaimana bisa untuk menginap di sebuah hotel berbintang seharga motor.
"apa ada room yang lain??" tanya Nisha
"baik...ada ibu,..deluxe room 17 juta permalam,dan standar room 12 juta permalam...
"selain itu ... apakah ada lagi??" tanya Nisha malu
sang resepsionis tersenyum mengerti, "maaf bu.. tidak ada..."
ingin rasanya Nisha pergi dan mencari hotel lagi,tapi mau bagaimana lagi sudah terlanjur masuk kedalam hotel ini.
"baiklah aku ambil yang standar room..." ucwp Nisha
ia kemudian mengeluarkan kartu Atm-nya,dan melakukan pembayaran.
...----------------...
Di kamar hotel,Bara yang sudah di bantu masuk oleh petugas hotel kini tertidur di ranjang.Nisha berulang kali menghembuskan nafasnya berat.ia kemudian mendekati Bara dan melepaskan sepatu dan kaos kakinya, agar Bara tertidur dengan nyenyak.
Nisha menarik selimutnya dan menyelimuti Bara,saat hendak pergi tangan Nisha ditarik oleh bara,sontak Nisha menoleh kearah Bara dengan terkejut
.
.
hallo...hay ...hay... selalu dukung yah gengs,biar semangat up nya🤭🤭
Instagram eunhyeayu90
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments