"Bara...ibu tidak mengerti yang kamu bicarakan.." ucap Bu Hana dengan hati-hati
"lupakan..." ucap Bara
Bu Hana mencoba untuk mengabaikan, sebenarnya ia sangat tahu apa yang dibicarakan oleh anaknya.
"yasudah...kamu istirahat,besok ada undangan pernikahan kan dari teman mu ..." ucap Bu Hana
Bara hanya membalas nya dengan anggukan kepala,ingin rasanya dia meluapkan emosional dengan meminum minuman keras Tapi dia masih menahan karena dia berjanji kepada dirinya sendiri agar menjadi lebih baik.
...----------------...
keesokan harinya,
Bara bersiap untuk mendatangi pesta pernikahan sahabatnya.Dia menggunakan atasan Batik dan juga celana bahan yang modis . Bara terlihat tampan dan juga dewasa .
"sudah mau berangkat Bar..." tanya pak Alex
Bara yang berpapasan dengan ayahnya hanya bisa mengangguk kan kepalanya, dia kemudian melanjutkan langkahnya menuju Garasi.
pak Alex melihat kearah anaknya yang terlihat tidak ramah .Bu Hana mendekati suaminya yang melihat kearah luar.
"Ada sesuatu dengan Bara??" tanya pak Alex kepada istrinya
"kita lihat saja seberapa jauh Bara bersikap... untuk sampai sekarang..Bara terlihat masih baik-baik saja" balas bu Hana
...----------------...
pesta pernikahan di gelar disebuah hotel berbintang, Banyak jalan orang penting sebagai tamu undangannya.Teman Bara adalah seorang anggota Dewan muda yang sangat berprestasi.
Bara sedang menikmati pesta itu dengan berbincang bincang dengan temannya, obrolan mengenai bisnis ini mampu membuat Bara semakin menambah wawasan yang belum dia ketahui.
Pandangan Bara kemudian tertuju kepada seseorang yang datang, seorang wanita yang tadi malam membuat emosi nya tersulut.
Bara memalingkan wajahnya,tapi suara gelakan Tawa dari Nisha dan seseorang telah membuat nya menoleh kembali kearah nya.
"dokter Rama bisa saja... ha-ha-ha...itu tidak mungkin Dok...itu pasti dokter lah...kenapa aku yang di pojokin.." ucap Nisha yang berjalan bersamaan dengan Rama
Langkah kaki mereka hampir sejajar dengan perkumpulan Bara dan teman-temannya.Kini pandangan mereka bertemu, Bara dan Nisha.
Nisha dibuat kaget, karena ia harus bertemu dengan Bara di tempat ini.Sedangkan Bara melihat kearahnya dengan tatapan tajam.
perasaan tidak nyaman telah menghampiri Nisha, sepanjang acara digelar Ia tak henti-hentinya melihat kearah arloji yang berada ditangannya,
"Nish...apa tidak sebaiknya habis acara ini,kita ke bioskop.Masih sore kan??" Tanya Rama
Nisha tampak berpikir,bukan berati dia takut dengan Bara.Tapi Nisha perlu menjaga perasaan Bara saat ini.Ia merasa tidak enak karena soal semalam.
"sepertinya aku ada acara, Dok....aku langsung pulang saja..."
"hmm...okelah ..nonton ke bioskop bisa nanti-nanti saja.."
Nisha tersenyum Canggung,ia kemudian mengalihkan pandangannya mencari sosok Bara yang tadi sempat ia lihat.Tapi kali ini Nisha sudah tidak menemukan dia lagi .
...----------------...
Diparkiran,
Nisha memasukkan souvernir dan juga makanan yang dapat dari pernikahan temannya tadi ke dalam mobil . Rama pun demikian.Mereka menggunakan kendaraan berbeda karena Sebenarnya, mereka tidak ada janji untuk datang bersama,hanya kebetulan mereka sama-sama di undang.
"apa kamu langsung pulang Nish...,"
"seperti nya iya Dok..., kalau dokter??"
"Aku ada telepon dari rumah sakit.. jadi aku harus segera kesana"
"ouh..iya Dok.. hati-hati ya" ucap Nisha dengan ramah
Rama mengangguk dan masuk kedalam mobilnya.Rama pun melajukan pergi terlebih dahulu meninggalkan arena parkir.
Sedangkan Nisha membuka pintu mobilnya,suara seseorang telah menghentikannya untuk masuk kedalam,
"Apa dia laki-laki yang kau sukai??"
Nisha menoleh ke sumber suara,dan melihat Bahwa orang itu adalah Bara,
.
.
happy weekend gengs🤭🤭 tetep semangat yaa baca novelnya 🤗
Instagram eunhyeayu90
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments