Bara menahan kekesalannya,ini pertama kalinya dia bersikap seperti ini kepada seorang wanita.Bahkan dulu saat dia masih memiliki hubungan dengan Mia,dia tidak pernah meluapkan kekesalannya seperti saat ini.
Bara kemudian menjalankan mobilnya kembali,memutar arah untuk kembali kerumah Nisha
Nisha terdiam, terlihat jelas matanya berkaca-kaca.Ini pertama kalinya bertengkar dengan seorang pria , dengan meluapkan segala emosinya dengan nada tingginya.nada kasar Bara saat berbicara tadi membuat Nisha yang seumur hidup tidak pernah mengalami nya dari orang tua maupun sanak saudaranya, membuat ia begitu kaget .
perjalanan pulang yang sunyi hingga sampai didepan rumah Nisha,Mobil terhenti didepan pagar rumah Nisha, sudah tidak terlihat lagi mobil Rama.dipastikan Rama sudah kembali pulang.
"Turunlah..." ucap Bara dengan datar.pandangannya lurus ke depan tanpa melihat kearah Nisha sedikit pun.
begitupun Nisha,ia tampak lurus melihat kearah depan tanpa menoleh kearah Bara.
"aku tidak ingin bertemu dengan mu lagi ... sudah cukup sampai di sini ... dan jangan menganggu ku !!!" ucap Nisha dengan bibirnya bergetar menahan tangis.
Nisha keluar dari mobil Bara dan menutupnya dengan keras,Ia berjalan menuju pagar rumahnya dan menutupnya dengan keras. berjalan dengan cepat tanpa menoleh kearah belakang.
Bara terlihat mengamati Nisha,Dia terdiam.Menahan kegundahan hatinya.Baru saja dia berbahagia.Hubungan nya dengan Nisha terjalin kurang lebih 2 mingguan ini harus berakhir tidak baik . Dengan Rasa kesal Bara melajukan mobilnya kembali.
Nisha menaiki Tangga menuju lantai dua,Bu Tiwi yang berada di dapur kaget karena Nisha yang baru berangkat beberapa menit yang lalu Malah kembali pulang.
"Loh ...Nish...Nisha...!!"
Nisha terhenti dan melihat kearah ibunya,Bu tiwi menghampiri Nisha dengan perasaan khawatir
"kok sudah pulang.. katanya pergi ke bioskop??mana nak Bara??"
"Diperjalanan Nisha mendapatkan telepon dari Dokter Fitri ...ada email penting masuk...Nisha harus memeriksa nya buk...jadi untuk acara nonton bioskop nya kita pending .." ucap Nisha bohong
"owalaah....kok ya malam-malam,minggu malah ada kerjaan ya...terus nak Bara apa tidak marah ..??"
"Tidak...ibuk tidak usah khawatir...kami berteman baik ...dan saling support dengan pekerjaan masing-masing..." ujar Nisha
"Yasudah kalo gitu ... takut nya Nak Bara marah-marah...Oia Nisha...tadi Dokter Rama kesini.. katanya ada janji sama kamu..."
Nisha tergugup, "beliau bilang apa buk??"
"Ya nyariin kamu, katanya ada urusan sedikit..ngajak kamu keluar...ya..ibuk bilang saja kamu sudah keluar sama teman kamu..."
Nisha sedikit bernafas lega, karena ibunya tidak berbicara aneh-aneh kepada Rama .
"yasudah bu...Nisha ke kamar dulu..." ucap Nisha kemudian melangkah pergi menuju kamarnya.
sedangkan bu Tiwi menghela nafasnya,"Apa Nisha terlibat cinta segitiga dengan 2 pria tadi??aahh...apapun itu aku berharap semoga anakku Nisha segera mendapatkan jodohnya..."
Dirumah Bara,
Bara berjalan menyusuri tangga,tanpa memperhatikan kakaknya yang memanggil namanya,
"Bar .... dokumen yang ..." ucap Sella menggantungkan kalimatnya karena Bara hanya melewati dirinya dan tidak melihat sedikit pun kearahnya.
"Ada apa dengan kunyuk itu....Dasssarrr Bocah !!!" gerutu Sella
Bu Hana berjalan menuju Sella,bu Hana tampak bingung dengan sella yang tiba-tiba mengumpat
"Sella !!!" tegur Bu Hana
"ini nih yang sella malas kalau tinggal dirumah ini bu !!! kalau tidak Suamiku menyuruhku untuk tinggal di sini disaat dia berada di luar negeri,aku nggak akan tinggal di sini !!"
"bener emangnya...yaa bagus dong ... berarti suami kamu khawatir dengan dirimu kalau kamu tinggal sendirian di apartemen...lebih baik dalam pengawasan orang tua saat suami mu bekerja diluar negeri..."
"bu...ibu lihat tadi ..Bara mukanya dingin banget... seperti monster..dia seperti badmood tingkat tinggi !!"
"ada apa dengan adikmu??tadi saat berangkat dia baik-baik saja ..."
"tadi..??heh...hahahahha ya mana tahu...ada problem kali....anak itu benar-benar nyusahin " ucap Sella kemudian pergi
Bu Hana terlihat bingung dan kemudian berjalan menuju kamar Anak lelakinya itu.
sesampainya di kamar Bara,Bu Hana memasuki kamar anaknya , Melihat Bara sedang berada di balkon dan duduk menghadap langit Perasaan Bu Sarah menjadi lega Karena anaknya tidak melakukan hal buruk lagi .
"Bara..." ucap Bu Hana mendekati anaknya
Bara terlihat terdiam dan tetap dengan pandangan datarnya,
"apa kamu ada masalah...tadi saat akan berangkat,kamu terlihat baik-baik saja .." tanya bu Hana dengan hati-hati
"Apa ibu Tahu Nisha??" tanya Bara kepada ibunya
Bu Hana terlihat kaget, 'Nisha?' Nisha mana yang dimaksud anaknya ini
"hmm... Nisha...Nisha siapa??"
"Wanita yang pernah kesini... seorang psikolog..."
"ouh ..iya ..iya ..ibu tahu... Dokter Nisha,Ada apa dengan dia??kamu berteman baik dengannya... syukurlah...ibu turut bahagia...Dr. Nisha memberikan energi positif untuk mu..."
Bara menoleh kearah ibunya, "selama 2 Minggu ini..kami menjadi pasangan kekasih "
Betapa shocknya Bu Hana mendengar pengakuan anaknya, bagaimana bisa Bara dan juga dokter Nisha menjalin hubungan,
"hmm.. maksudnya..." tanya bu Hana
"tapi ibu harus ketahui...jika tadi ,dia memutuskan hubungan ini,dan dia tidak ingin melihat ku lagi .." ucap Bara
Bu Hana begitu kaget,ia mencoba untuk mengatur nafasnya dengan perlahan.
.
.
selamat malam gengs...masih On kah... masih ngikutin kah ..yukkkk dukung terus novel aku yaaaakkk..🤗
Instagram eunhyeayu90
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 68 Episodes
Comments