Part 16

Karena permainan panasnya semalam, Dirga yang kelelahan akhirnya bangun kesiangan. Dia berlahan membuka matanya dan merasakan ada sesuatu yang berat di lengannya. Dirga menatap Arin yang tidur dalam keadaan polos sambil menjadikan lengannya sebagai bantal.

"Astaga! Arin!" ucap Dirga sontak melompat sehingga membangunkan Arin.

Dirga berlahan menatap tubuhnya dan tubuh Arin yang sama-sama polos. Seketika mata Dirga membulat, dia melihat bercak noda darah yang ada di spray tempat tidur mereka.

"Apa yang terjadi semalam," gumam Dirga mengusap wajahnya kasar sambil berusaha mengingat kejadian semalam.

"Kenapa, Mas! Ini hal yang wajar 'kan? kenapa kau kelihatan cemas seperti itu?" tanya Arin sambil menatap binggung Dirga.

Mendengar ucapan Arin berlahan Dirga mengacak-acak rambutnya frustasi. Dia langsung turun ke dari ranjang lalu menuju kamar mandi dengan penuh kekesalan. Melihat sikap Dirga, Arin langsung meremas spray sambil menunduk sedih. Bukannya berterima kasih atas pergulatan mereka semalam. Namun, Dirga malah seperti menyesali permainannya semalam.

"Kenapa, Mas! Kenapa kau selalu bersikap seperti ini? Padahal aku sudah menyerahkan keperawananku kepadamu," gumam Arin menunduk sedih.

Sedangkan Dirga menatap pantulan dirinya di dalam cermin. Dia mengusap napasnya kasar sambil berusaha mengingat kejadian semalam. Berlahan kejadian semalam kembali terbayang di pikirannya. Dia mengingat betul bagaimana dia menyentuh tubuh Arin dengan ganasnya.

Sedangkan Arin hanya pasrah dengan setiap sentuhan yang di berikan Dirga kepadanya. Karena baginya itu hal yang wajar bagi pasangan suami istri. Sebagai istri dia hanya ingin melakukan kewajibannya untuk melayani suaminya.

"Arghh! kenapa aku bisa sebodoh ini? seharusnya aku melakukan itu bersama Rania," ucap Dirga penuh kekesalan.

Dia mengepalkan tangannya geram sambil menyesali kejadian semalam. Jika dia bisa memutar waktu dia akan memilih untuk tidak pulang saja. Baginya lebih baik menghabiskan malam dengan wanita malam di luar sana di bandingkan bersama Arin. Karena, jika dia sudah berhubungan badan dengan Arin sudah di pastikan dia akan sangat sulit untuk berpisah dengan Arin.

Dirga berlahan membersihkan dirinya. Dia merendam tubuhnya dengan mengunakan air dingin sambil mengosoknya dengan bersih. Setelah selesai membersihkan dirinya dia langsung keluar dengan mengunakan handuk yang melilit di pinggangnya. Saat berjalan menuju ke lemari tempat penyimpanan pakaiannya, dia melihat Arin masih duduk meringkuk di atas ranjang mereka.

Dirga tau jika Rania sedang menangis karena sikapnya. Namun, Dirga hanya menatap sekilas Arin lalu mengambil pakaiannya. Dengan cepat Dirga kembali ke kamar mandi untuk mengenakan pakaiannya. Setelah selesai Dirga keluar dengan pakaian kantornya dengan rapi. Dirga berlahan merapikan penampilannya di depan cermin tanpa memperdulikan Arin.

"Kau mau ke mana, Mas?" tanya Arin ketika melihat Dirga telah rapi dengan pakaian kantornya.

"Aku mau pergi ke kantor," ucap Dirga singkat sambil merapikan dasinya.

Dirga menatap Arin dari pantulan cermin. Dia dapat melihat mata Arin yang memerah karena menagis. Sebenarnya dia merasa kasihan kepada Arin. Namun, karena rasa kesalnya kepada Arin membuat hatinya menjadi tertutup. Dia mengangap jika Arin adalah penghalang hubungannya dengan Rania. Jika dulu Arin menolak perjodohan ini, sudah di pastikan hubungannya dengan Rania tidak akan hancur seperti sekarang.

"Soal kejadian semalam kau lupakan saja. Maaf karena aku telah kelewat batas. Tapi aku berjanji akan tetap bertanggung jawab," ucap Dirga tanpa menatap Arin.

"Maksudmu apa?" tanya Arin mengerutkan keningnya binggung.

Mendengar pertanyaan Arin, Dirga berlahan membalikkan tubuhnya. Dia menatap Arin yang hanya di balut selimut tebal. Dia berlahan membungkukkan tubuhnya sehingga wajah Arin dan Dirga saling berdekatan.

"Pemikiranku tetap seperti awal! aku menikahimu karena terpaksa. Aku terpaksa menerima pernikahan ini karena permintaan mama," ucap Dirga tersenyum kecil lalu kembali memperlihatkan gaya coolnya.

"Aku tau jika kau mengetahui bagaimana perasaanku kepada Rania. Kau tau jika aku sangat mencintainya. Aku kira dulu saat kau mengetahui hubungan kami kau akan membatalkan perjodohan ini. Tapi ternyata aku salah. Walaupun kau tau jika aku tidak mencintaimu sama sekali, tapi kau tetap ingin melanjutkan perjodohan bodoh ini," ucap Dirga tersenyum sinis.

"Kau itu wanita pintar. Jadi aku yakin, kau sudah tau apa konsekuensinya jika menikah dengan pria yang tidak mencintaimu. Jadi kenapa sekarang kau kelihatan sedih seperti itu?" tanya Dirga menatap Arin.

Mendengar ucapan Dirga hanya terdiam. Dia tidak bisa membuka mulutnya karena apa yang di katakan Dirga memang benar apa adanya. Dia saja yang dulu keras kepala dan tetap mau melanjutkan perjodohan mereka. Bahkan Arin tau sendiri jika Dirga sangat mencintai Rania.

"Tapi kau dan Rania tidak akan bisa bersatu lagi? Kalian sama-sama sudah menjadi milik orang lain," ucap Arin dengan suara lirihnya.

"Ragaku memang milikmu, tapi tidak untuk hatiku. Maaf! aku tidak bisa mencintaimu. Karena cintaku hanya untuk Rania," ucap Dirga dingin.

"Tapi aku adalah istrimu, Ga!"

"Tidak perlu aku jelaskan. Karena ini memang kemauanmu. Kau yang menginginkan pernikahan tanpa cinta. Jadi kau harus bisa menerima konsekuensinya," ucap Dirga lalu melangkahkan kakinya keluar dari kamarnya.

"Arrghhh! Kenapa kau tidak bisa mencintaiku? memangnya apa kelebihan Rania yang tidak aku miliki?" teriak Arin frustasi.

Dirga yang mendengar teriakan Arin hanya diam tidak perduli. Dia terus melangkahkan kakinya tanpa memperdulikan Arin.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

Lucia

Lucia

Arin Hamil nnt jg tumbuh rasa cinta jg.
Salahkan bu Bima tuh.. kalian ber 2 korban egois bu bima!! Dirga tdk tegas.
Tp emang km bukan JODONYA. Outhor sdh menjodohkan lain🤭 nurut saja

2025-03-21

0

menik sobul

menik sobul

kali aja nanti Dirga bisa cinta SM arin

2023-07-23

5

Nona Cherry Jo

Nona Cherry Jo

kapok

2023-07-22

2

lihat semua
Episodes
1 Part 01
2 Part 02
3 Part 03
4 Part 04
5 Part 05
6 Part 06
7 Part 07
8 Part 08
9 Part 09
10 Part 10
11 Part 11
12 Part 12
13 Part 13
14 Part 14
15 Part 15
16 Part 16
17 Part 17
18 Part 18
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21
22 Part 22
23 Part 23
24 Part 24
25 Part 25
26 Part 26
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 Part 30
31 Part 31
32 Part 32
33 Part 33
34 Part 34
35 Part 35
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Promo Jodohku Berandal Kampus.
48 Part 47
49 Part 48
50 Part 49
51 Part 50
52 Part 51
53 Part 52
54 Part 53
55 Part 54
56 Part 55
57 Part 56
58 Part 57
59 Part 58
60 Part 59
61 Part 60
62 Part 61
63 Part 62
64 Part 63
65 Part 64
66 Part 65
67 Part 66
68 Part 67
69 Part 68
70 Part 69
71 Part 70
72 Part 71
73 Part 72
74 Part 73
75 Part 74
76 Part 75
77 Part 76
78 Part 77
79 Part 78
80 Part 79
81 Part 80
82 Part 81
83 Part 82
84 Part 83
85 Part 84
86 Part 85
87 Part 86
88 Part 87
89 Part 88
90 Part 89
91 Part 90
92 Part 91
93 Part 92
94 Part 93
95 Part 94
96 Part 95
97 Part 96
98 Part 97
99 Part 98
100 Part 99
101 Part 100
102 Part 101
103 Part 102
104 Part 103
105 Part 104
106 Part 105
107 Part 106
108 Part 107
109 Part 108
110 Part 109
111 Part 110
112 Part 111
113 Part 112
114 Part 113
115 Part 114
116 Part 115
117 Part 116
118 Part 117
119 Part 118
120 Part 119
121 Part 120
122 Part 121
123 Part 122
124 Promo Karya Baru; Mengejar Cinta Kakak Tampan
125 Promosi Karya Baru "Kakak Jutek I Love You,"
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Part 01
2
Part 02
3
Part 03
4
Part 04
5
Part 05
6
Part 06
7
Part 07
8
Part 08
9
Part 09
10
Part 10
11
Part 11
12
Part 12
13
Part 13
14
Part 14
15
Part 15
16
Part 16
17
Part 17
18
Part 18
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21
22
Part 22
23
Part 23
24
Part 24
25
Part 25
26
Part 26
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
Part 30
31
Part 31
32
Part 32
33
Part 33
34
Part 34
35
Part 35
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Promo Jodohku Berandal Kampus.
48
Part 47
49
Part 48
50
Part 49
51
Part 50
52
Part 51
53
Part 52
54
Part 53
55
Part 54
56
Part 55
57
Part 56
58
Part 57
59
Part 58
60
Part 59
61
Part 60
62
Part 61
63
Part 62
64
Part 63
65
Part 64
66
Part 65
67
Part 66
68
Part 67
69
Part 68
70
Part 69
71
Part 70
72
Part 71
73
Part 72
74
Part 73
75
Part 74
76
Part 75
77
Part 76
78
Part 77
79
Part 78
80
Part 79
81
Part 80
82
Part 81
83
Part 82
84
Part 83
85
Part 84
86
Part 85
87
Part 86
88
Part 87
89
Part 88
90
Part 89
91
Part 90
92
Part 91
93
Part 92
94
Part 93
95
Part 94
96
Part 95
97
Part 96
98
Part 97
99
Part 98
100
Part 99
101
Part 100
102
Part 101
103
Part 102
104
Part 103
105
Part 104
106
Part 105
107
Part 106
108
Part 107
109
Part 108
110
Part 109
111
Part 110
112
Part 111
113
Part 112
114
Part 113
115
Part 114
116
Part 115
117
Part 116
118
Part 117
119
Part 118
120
Part 119
121
Part 120
122
Part 121
123
Part 122
124
Promo Karya Baru; Mengejar Cinta Kakak Tampan
125
Promosi Karya Baru "Kakak Jutek I Love You,"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!