Part 15

Setelah Cheesy tidur Rania mulai mengontrol keadaan restorannya. Dia memeriksa keuangan restorannya dan menemukan sebuah kejanggalan. Berlahan dia mengingat ucapan Mila jika ada salah satu karyawan mereka melakukan kecurangan. Namun, Rania melihat tidak ada karyawan mereka yang di pecat.

Berlahan Rania membuat napasnya kasar sambil memijit keningnya pelan. Dia mencoba berpikir bagaimana cara menyelidiki siapa sebenarnya orang yang berani berbuat curang kepadanya. Berlahan Rania menatap Mila yang sedang mengatur stok barang yang masuk ke restorannya.

Rania bisa melihat jika Mila sedang berbicara dengan supir truk itu. Rania berlahan mencoba melangkahkan kakinya mendekati mereka. Namun, saat mereka menyadari kehadiran Rania, mereka langsung mengalihkan pembicaraan.

"Selamat siang, Nyonya!" ucap supir itu langsung menyapa Rania.

"Selamat siang! Paman mengantar stok barang ya?" tanya Rania menatap para karyawannya yang memikul semua barang ke gudang penyimpanan.

"Ia! Nyonya," ucap sang supir.

"Bisa saya lihat daftar kwitansinyanya?" tanya Rania sehingga membuat Mila dan supir itu langsung bertatapan.

"Kau sedang apa di sini? biar aku yang memeriksa barang-barang ini. Nanti Cheesy nangis. Kau tidak boleh meningalkannya sendiri,"

"Cheesy baru saja tidur. Lagian jika dia nangis akan terdengar sampai ke sini," ucap Rania bersikeras.

"Apa itu kwitansinya?" ucap Rania menatap kertas yang ada di tangan Rania.

"Tidak! Ini hanya kertas biasa," ucap Rania gugup sambil menyembunyikan kertas yang ada di tangannya ke punggungnya.

"Ini kwitansinya, Nyonya," ucap Supir itu memberikan akutansi barang-barang itu.

"Terima kasih," ucap Rania tersenyum lalu memeriksa daftar kwitansi itu.

Berlahan Rania mengerutkan keningnya binggung ketika melihat catatan kwitansi itu. Dimana dia melihat semua daftar barang berkurang tidak seperti daftar belanjaan mereka sebelumnya.

"Kenapa semua barang kita di kurangi, Mil?" ucap Rania mengerutkan keningnya binggung.

"Restoran kita sedang sepi, Ran. Jadi aku sengaja mengurangi stok barang yang masuk. Lagian jika kurang kita bisa menghubungi mereka untuk mengantarkannya," jelas Mila.

"Lalu kenapa di daftar pengeluaran kita barang masuk tetap sama? Lalu aku lihat uang keluar jauh lebih besar dari uang masuk?" ucap Rania menatap Mila.

"Kan aku sudah bilang restoran kita sedang sepi pengunjung. Tapi karyawan kita tetap harus di gaji dan juga pengeluaran ini itu," ucap Mila.

"Lagian kenapa kau bertanya seperti itu? apa kau tidak percaya denganku?" ucap Mila mulai memperlihatkan mode ngambeknya.

"Tidak! aku percaya kepadamu. Aku hanya tidak ingin restoran ini rugi. Kau tau sendiri 'kan jika aku membangun restoran ini dengan susah payah," ucap Rania tersenyum kecil lalu kembali fokus pada kwitansi yang ada di tangannya.

Mendengar ucapan Rania, Mila hanya tersenyum kecil sambil melirik supir itu. Rania melirik ke arah mereka sekilas lalu berjalan ke gudang untuk memeriksa semua barang yang masuk.

"Ra! kau sedang sibuk?" tanya Randy tiba-tiba datang.

"Mas!" ucap Rania menatap binggung Randy.

"Aku tadi menelpon ke rumah. Bik Ijah bilang kau ke restoran. Jadi aku langsung datang ke sini saja," ucap Randy tersenyum.

"Ouh! kau sudah makan siang?" ucap Rania menatap jam sudah menunjukkan waktu makan siang.

"Belum! Cheesy di mana?"

"Cheesy sedang tidur,"

"Oh! kalau begitu kita bisa makan siang bersama," ucap Randy tersenyum.

Mendengar ucapan Randy, Randy langsung gugup. Dia langsung menunduk sambil menyembunyikan wajah tomatnya. Melihat sikap malu-malu Rania, Randy hanya tersenyum kecil sambil menunduk.

"Hai, Ran! sudah lama tidak ketemu," ucap Mila main nyosor saja merangkul mesra tangan Randy.

Melihat sikap Mila yang terlalu lancang, Rania berlahan menatap tangan Mila. Sadar dengan tatapan Rania, Randy langsung menepis kasar tangan Mila.

"Ups! maaf. Soalnya aku terlalu senang melihatmu ada di sini. Aku turut berduka ya atas kepergian Tika," ucap Mila pura-pura bersedih.

"Terima kasih!" ucap Randy tersenyum kecil.

"Aku tau kau sangat mencintainya. Aku yakin kau akan sulit untuk melupakannya. Aku harap kau segera mendapatkan wanita yang tepat untuk mengantikannya," ucap Mila tersenyum mengoda Randy.

"Maaf! aku buru-buru. Ra, ayo kita makan siang bersama. Sebentar lagi aku harus kembali ke rumah sakit," ucap Randy mengengam tangan Rania.

"Mil! kau cek barang-barang ya. Aku mau menemani Mas Randy makan dulu," ucap Rania memberikan kwitansi yang ada di tangannya lalu berjalan bersama Randy menjauhi Mila.

Melihat sikap Randy, Mila hanya menatap sinis Rania. Dia mengepalkan tangannya geram lalu berjalan menuju gudang dengan penuh kekesalan. Sedangkan Rania dan Randy mengambil meja yang tidak jauh dari ayunan Cheesy.

Rania dudu di depan Randy sambil terus menunduk malu. Dia tidak berani menatap wajah tampan Randy karena tidak ada Cheesy di antara mereka. Biasanya Rania tidak akan merasa segugup ini karena Cheesy selalu ada di tengah-tengahnya.

"Kau mau makan apa, Mas?" tanya Rania membuka suara.

"Terserah kau saja," ucap Randy tersenyum kecil.

"Baiklah!" ucap Rania memanggil karyawannya ada di dekat mereka.

Rania langsung memesan makanan untuknya dan Randy. Setelah pesanannya datang, mereka langsung menyantap makanan mereka dalam keheningan. Keduanya hanya diam dan sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.

Bersambung......

Terpopuler

Comments

Lucia

Lucia

Randy sudah tau aslinya Mila. Mknya Tika & Rania dilarang dkat.
Nih ada bibit pelakor & korupsi uang Resto Rania. Mo SERAKAHNYA!!!!!

2025-03-21

0

Alif

Alif

typo bertebaran di mana2

2025-03-14

0

Nuryati Yati

Nuryati Yati

banyak typo nya thor

2024-12-04

0

lihat semua
Episodes
1 Part 01
2 Part 02
3 Part 03
4 Part 04
5 Part 05
6 Part 06
7 Part 07
8 Part 08
9 Part 09
10 Part 10
11 Part 11
12 Part 12
13 Part 13
14 Part 14
15 Part 15
16 Part 16
17 Part 17
18 Part 18
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21
22 Part 22
23 Part 23
24 Part 24
25 Part 25
26 Part 26
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 Part 30
31 Part 31
32 Part 32
33 Part 33
34 Part 34
35 Part 35
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Promo Jodohku Berandal Kampus.
48 Part 47
49 Part 48
50 Part 49
51 Part 50
52 Part 51
53 Part 52
54 Part 53
55 Part 54
56 Part 55
57 Part 56
58 Part 57
59 Part 58
60 Part 59
61 Part 60
62 Part 61
63 Part 62
64 Part 63
65 Part 64
66 Part 65
67 Part 66
68 Part 67
69 Part 68
70 Part 69
71 Part 70
72 Part 71
73 Part 72
74 Part 73
75 Part 74
76 Part 75
77 Part 76
78 Part 77
79 Part 78
80 Part 79
81 Part 80
82 Part 81
83 Part 82
84 Part 83
85 Part 84
86 Part 85
87 Part 86
88 Part 87
89 Part 88
90 Part 89
91 Part 90
92 Part 91
93 Part 92
94 Part 93
95 Part 94
96 Part 95
97 Part 96
98 Part 97
99 Part 98
100 Part 99
101 Part 100
102 Part 101
103 Part 102
104 Part 103
105 Part 104
106 Part 105
107 Part 106
108 Part 107
109 Part 108
110 Part 109
111 Part 110
112 Part 111
113 Part 112
114 Part 113
115 Part 114
116 Part 115
117 Part 116
118 Part 117
119 Part 118
120 Part 119
121 Part 120
122 Part 121
123 Part 122
124 Promo Karya Baru; Mengejar Cinta Kakak Tampan
125 Promosi Karya Baru "Kakak Jutek I Love You,"
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Part 01
2
Part 02
3
Part 03
4
Part 04
5
Part 05
6
Part 06
7
Part 07
8
Part 08
9
Part 09
10
Part 10
11
Part 11
12
Part 12
13
Part 13
14
Part 14
15
Part 15
16
Part 16
17
Part 17
18
Part 18
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21
22
Part 22
23
Part 23
24
Part 24
25
Part 25
26
Part 26
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
Part 30
31
Part 31
32
Part 32
33
Part 33
34
Part 34
35
Part 35
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Promo Jodohku Berandal Kampus.
48
Part 47
49
Part 48
50
Part 49
51
Part 50
52
Part 51
53
Part 52
54
Part 53
55
Part 54
56
Part 55
57
Part 56
58
Part 57
59
Part 58
60
Part 59
61
Part 60
62
Part 61
63
Part 62
64
Part 63
65
Part 64
66
Part 65
67
Part 66
68
Part 67
69
Part 68
70
Part 69
71
Part 70
72
Part 71
73
Part 72
74
Part 73
75
Part 74
76
Part 75
77
Part 76
78
Part 77
79
Part 78
80
Part 79
81
Part 80
82
Part 81
83
Part 82
84
Part 83
85
Part 84
86
Part 85
87
Part 86
88
Part 87
89
Part 88
90
Part 89
91
Part 90
92
Part 91
93
Part 92
94
Part 93
95
Part 94
96
Part 95
97
Part 96
98
Part 97
99
Part 98
100
Part 99
101
Part 100
102
Part 101
103
Part 102
104
Part 103
105
Part 104
106
Part 105
107
Part 106
108
Part 107
109
Part 108
110
Part 109
111
Part 110
112
Part 111
113
Part 112
114
Part 113
115
Part 114
116
Part 115
117
Part 116
118
Part 117
119
Part 118
120
Part 119
121
Part 120
122
Part 121
123
Part 122
124
Promo Karya Baru; Mengejar Cinta Kakak Tampan
125
Promosi Karya Baru "Kakak Jutek I Love You,"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!