Mengundang keluarga?

sesuai rencana, sheryl menuju rumah yang ia tempati sejak kecil. Sebenarnya rumah yang di tinggali ayahnya dan keluarga barunya itu adalah rumah peninggalan ibunya untuk sheryl, tapi karena pasangan yang tak tahu diri itu akhirnya mereka semua tinggal di rumah dengan mengatasnamakan rumah itu sebagai rumah milik ayah burhan

"ayah ada mbok" tanya sheryl pada pembantu di rumahnya saat memasuki rumahnya

wanita paruh baya bernama mbok jum begitu heran melihat anak majikannya yang sudah lama tidak ia lihat "belum pulang non" balas mbok jum

"ya sudah kalau gitu" sheryl berjalan dengan santai memasuki rumahnya

mbok jum mengikuti langkah sheryl karena tadi belum smepat menyakan keberaan sheryl selama ini "nona dari mana saja? sudah setengah tahun gak pulang? " tanya mbok jum yang begitu khawatir akan keadaan Sheryl

sheryl menoleh ke arah wanita paruh baya tersebut "sheryl hanya jalan-jalan mbok" sheryl tersenyum ramah pada mbok jum yang di tanggapi suara 'oh' oleh mbok jum

sheryl memilih berjalan ke arah ruang keluarga untuk menunggu kepulangan ayahnya yang sedang ada di kantor

"wah wah wah siapa ini, beraninya wanita ini pulang setelah berbulan-bulan tak pulang" ucap sinis seseorang saat melihat keberadaan Sheryl

sheryl dapat melihat jelas ada tiga orang yang paling di bencinya berkumpul jadi satu itu. Anda ia tidak harus bertemu ayahnya rasanya malas sekali datang ke rumah itu

sheryl tersenyum sinis ke arah wanita yang meledeknya "wah wah wah ternyata ada orang tak tahu diri di sini" ledek sheryl membalas cibiran wanita yang sungguh tidak tahu malu di hidupnya

sheryl melipat tangannya sebatas dada "setahuku rumah ini adalah rumah ibuku, rumah hadiah dari kakek untuk ibuku harusnya kau yang tahu diri dan angkat kaki dari rumah ini" kesal sheryl akan wanita tidak tahu diri yang kini berstatus sebagai istri ayahnya

"beraninya kau! " teriak jesika ibu tiri sheryl menunjuk ke arah sheryl dengan tatapan tajamnya

"hei! ini tuh rumah ayah ya" kinan berkacak pinggang menatap nyalang ke arah  sheryl tak terima jika di katakan ini adalah rumah ibu kandung sheryl

sheryl hanya manggut-manggut menanggapi biasa saja dengan teriakan kinan dan jesika ibu dari kinan itu

"jangan seperti ini sheryl, kinan itu kakakmu loh" ucap brian menasehati Sheryl agar tidak mengusik Kinan yang kini jadi kakak sambung Sheryl

sheryl menatap tajam ke arah brian yang dengan berani menasehati nya "aku sama sekali tak sudih mengakuinya sebagai kakak" balas sheryl dengan tajam

"tapi biar gimanapun, dia tetap kakak kamu" sahut brian

"biarin saja dia, dia itu memang selalu iri denganku, apalagi saat kamu lebih memilih aku jadi istrinya" kinan menatap nyalanh sheryl "dia makin iri padaku" ucap kinan dengan pongahnya

sheryl terkekeh "dasar wanita halu" sheryl berusaha keras menahan tawanya

"justru aku sangat berterima kasih saat kau dengan sukarela mengambil sampah macam dia" tunjuk sheryl pada brian

"kau! " teriak brian tak Terima dengan ucapan sheryl yang jelas-jelas menghinanya

"ada apa ini? " suara bariton pria memenuhi ruangan

sheryl menoleh ke belakang dan mendapati ada ayahnya di belakang tubuh Brian, Kinan serta JEsika yang memang berdiri dekat pintu masuk

"kau dari mana saja sheryl" ayah burhan langsung memeluk sheryl saking rindunya pada Sheryl karena sudah tidak bertemu selama hampir setengah tahun lamanya

ada rasa rindu yang begitu besar saat tak melihat putrinya selama beberapa bulan ini karena biar bagaimanapun Sheryl adalah anak kandungnya, anak yang sangat ia sayangi

sheryl tak membalas pelukan ayahnya "aku datang hanya mengundang ayah ke acara ulang tahunku rabu depan" ucap sheryl emmberitahukan alasan kedatangannya

ayah burhan mengernyitkan dahinya menatap sang putri "kau tumben sekali mengadakan acara pesta ulang tahun, biasanya juga tidak" tanya ayah burhan

sheryl terkekeh "harusnya ayah tanya ke perempuan ****** itu kenapa tak pernah ada pesta ulang tahunku" ucap sheryl dengan sarkas

"sheryl! " bentak ayah burhan

"maaf ayah, aku tidak ingin berdebat" sheryl menatap tajam ayahnya "ayah tidak lupa kan ulang tahunku yang ke berapa rabu depan? " tanya sheryl

"tidak, tentu ayah ingat kalau rabu depan adalah ulang tahunmu yang ke 24" balas ayah burhan

"kalau gitu kembalikan semua yang jadi haku pada saat itu" ucap sheryl tak ingin berputar-putar akan apa yang ingin ia utarakan

ayah burhan menatap melas pada sheryl "kamu mana bisa mengurus perusahaan sheryl" sahut ayah burhan tak ingin ayahnya mengambil alih perusahaan

"perkara bisa atau tidak bisa itu akan jadi urusanku, bukan urusan ayah. Jangan lupa kalau perusahaan itu adalah peninggalan kakek untukku dan bukan untuk ayah" jelas sheryl

sheryolmelirik dua wanita yang paling membuatnya jengah "aku mau sebelum hari ulang tahunku mereka sudah angkat kaki dari rumah ini" ucap sheryl tak ingin di bantah sama sekali

"berani sekali kau mengusir kami" kesal kinan saat Sheryl berani mengusirnya

"karena ini rumahku" balas sheryl dengan nada tinggi beberapa oktaf

sheryl kembali menoleh pada ayahnya "aku gak akan mengambil apa yang sudah coba ayah curi dariku, tapi jangan coba melakukan lebih dan jangan coba mengusik apa yang di tinggalkan ibu dan kakekku atau aku akan melupakan kau yang ayahku" ucap sheryl dengan nada tegas

"ayah.... " rengek kinan

"baik urusanku sudah selesai, jika ayah mau datang maka datanglah. aku akan mengirimkan alamat pestanya ke ponsel ayah" sheryl berjalan keluar rumah dengan langkah percaya diri

sepeninggal sheryl, jesika menatap tajam ayah burhan "apa maksudnya ini yah? " tanya jesika

"rabu depan, sheryl berusia 24 tahun" ayah burhan nampak menghela nafas panjang

jesika mengode kinan dengan matanya agar brian tak bisa mendengar percakapan dirinya dan ayah burhan

"yuk sayang, kita ke kamar aja" ajak kinan tak ingin Brian mendengar pembicaraan internal keluarganya

setelah melihat kinan menghilang dari pandangan jesika kembali meminta jawaban dari ayah burhan

"semua harta warisan sheryl harus di kembalikan padanya" tukas  ayah burhan

"gak bisa gitu dong yah, kan mama sudah bilang untuk mengambil semua harta sheryl" jesika tak Terima jika harta yang biasa ia nikmati harus hilang begitu saja

ayah burhan mengernyitkan dahinya menatap jesika "jangan gila kamu! itu harta anaku" bentak ayah burhan yang mana mungkin mengambil harta yang jadi hak anak kandungnya

"tapi kan selama ini kamu yang ngelola perusahaan jadi harusnya kamu dapat bagian besar dong" kilah jesika merasa tidak terima jika harta yang selama ini ia nikmati di ambil sheryl

"jangan lupa properti yang atas nama kamu asalnya dari mana hah! " teriak ayah burhan mengingtakan kembali bahwa Jesika sudah mendapatkan banyak dari uang perusahaan Sheryl  "itu dari uang sheryl yang kamu minta untuk selewengkan" tambah ayah burhan

"aku gak mau jadi gelandangan ya yah" kesal jesika tak ingin menjadi miskin kembali

"kita akan pindah ke rumah yang di depok itu" putus ayah burhan yang akan pindah ke Depok sebab ayah burhan ingat pernah memberikan rumah pada Jesika

"gak bisa dong yah" sahut jesika tak terima jika harus tinggal di sana

"kenapa? " tanya ayah burhan

"itu kan sudah di berikan untuk mama jadi gak boleh di tempati" balas jesika tak ingin apa yang di berikan untuknya di usik

"apa maksud kamu" ayah burhan menatap tajam jesika

"aku gak mau pindah dari rumah ini" ucap jesika dengan kekeh

"denger ya, gak ada tapi-tapian kita pindah secepatnya, aku gak mau berdebat sama sheryl" ucap ayah burhan tak ingin di bantah sama sekali

jesika menjadi sangat kesal akan ucapan ayah burhan. bagaimana bisa ia rela pergi dari rumah besar yang selama hampir 10 tahun ini tinggali

"aku gak akan rela pergi dari rumah ini" jesika nampak menggigit kuku jarinya

ia berpikir keras bagaimana bisa menggagalkan niatan sheryl yang ingin mengambil warisannya

"pesta ulang tahun" gumam jesika dengan seringai liciknya

***

di dalam kamar kinan dan brian, brian sedang duduk melamun

"kenapa dia makin cantik. sial! " brian mengumpat dalam hati saat melihat sheryl yang malam makin terlihat cantik

"kalau saja, kinan tak mengancamku dan sheryl tak memergoki tidur dengan kinan. pasti aku sudah menikahi sheryl dan bukannya kinan" gumam brian merasa menyesal menikahi kinan dan bukannya sheryl padahal ia benar-benar menyukasi Sheryl

brian begitu tak puas akan pernikahannya dengan kinan. dia suka akan permainan kinan di ranjang  tapi lama kelamaan brian mulai bosan dengan kinan dan ingin mencoba hal yang berbeda dari wanita yang berbeda pula

niatan awal brian yang ingin menikmati rasa sheryl dan ia tahan selama tiga tahun ini seolah serasa di ujung, ingin rasanya brian menikmati sheryl dengan puasnya tapi harus di gagalkan oleh kinan

Episodes
1 Kecelakaan
2 Rose 'Istriku'
3 Rumah suami?
4 Malam pertama
5 Penuh kepalsuan
6 Tahu
7 Jangan Pergi
8 Kejujuran memang jauh lebih baik
9 Perihal KK
10 Menikah
11 Malam pertama
12 Ku berikan pesta pernikahan mewah
13 Dia miliku
14 mencoba gaun
15 persiapan pernikahan
16 Mengundang keluarga?
17 bertemu keluarga suami
18 Wedding day
19 Wedding day part 2
20 Perdebatan sengit
21 Meminta penjelasan
22 Penyesalan
23 Bagaimana bisa kau
24 Memberikan apapun untuk istri
25 Mulai terjun ke perusahaan
26 Apa kau masih mencintainya
27 Menikmati momen berdua
28 Terjebak
29 Ingin segera kabur
30 Kesalahan
31 Ini tidak benar
32 Bantu aku
33 Di mana istriku
34 Menyesal
35 Mode manja
36 Menghadapi kenyataan
37 Aku tetap tidak akan menceraikanmu
38 Ayah Sadar
39 Terpaksa Bersandiwara
40 Mengantisipasi bibit pelakor
41 Datanglah padaku
42 Kamu terlalu berharga untukku
43 Apa aku tak boleh bahagia
44 Berkunjung ke rumah orang tua
45 Cinta itu memang aneh
46 Aku harus apa untuk membuatmu tak meminta pisah
47 Apa benar kau mencintaiku
48 Mengabaikan
49 Ketakutan
50 Tahu tempat dan memilih penyelesaian
51 Hamil
52 Khawatir berlebihan
53 Mirip
54 Ragu
55 Aku Bukan dia
56 Tahu masa lalu
57 Ingin sendiri
58 Menenangkan diri
59 Mengunjungi suami kerja
60 Menjauhlah
61 Kau mau menjebakku
62 Penyesalan memang selalu datang belakangan
63 Perempuan Gila
64 Sejenak melupakan
65 Sejenak melupakan (part 2)
66 Merindukannya
67 Di jodohkan
68 Membantu acara pernikahan tetangga
69 Calon istri
70 Hari pernikahan
71 Punya pemikiran tersendiri
72 Sudah kaya istri betulan
73 Melahirkan
74 Melahirkan part 2
75 Pulang
76 Ingin menata hidup
77 Tidak akan membatasi
78 Hans Putra Hendrawan
79 Pilihan
80 Sepenggal Kisah Masa lalu
81 Imunisasi
82 Tidak menikah bukan berarti tidak bisa punya anak
83 Melihat anak (adik)
84 Bertemu Keluarga Aneh
85 Bertemu Keluarga Aneh (Part 2)
86 Ada Aku
87 Bukan wanita lemah lagi
88 Kesalahan
89 Melamar
90 Kena kau!
91 Kenyataan mencengangkan
92 Aneh
93 Prepare persiapan Pernikahan
94 Aku akan melindungimu
95 Keputusasaan
96 Dilema
97 Ingin cepat lahir
98 Di culik
99 Ancaman
100 Menyelamatkan cucu
101 Pria gak peka
102 Titik Jenuh
103 Tanggung Jawab
104 Momen sulit
105 Sedikit melepaskan beban
106 Bukan anak tapi cucu
107 Setuju Menikah
108 Lamaran
109 Pernikahan
110 pergi
111 Penyesalan
112 Pengakuan
113 Sebuah kejutan
114 mulai menata hati
115 Mulai sedikit melepaskan beban
116 Memantapkan hati untuk membuatmu kembali
117 Siapa takut
118 Rindu
119 Mencoba berdamai dengan keadaan
120 Tinggal serumah dengan mantan
121 Tidak terima
122 Berakhirkah?
123 Pagi yang panas
124 Aku gak rela kamu bersamanya
125 Pulang
126 mencoba mengerti
127 Keputusan
128 ada aku yah
129 Kamu bebas melakukan apapun
130 Hanya kamu yang aku cintai sejak dulu
131 Wanita bukanlah sosok yang lemah
132 Menghabiskan waktu bersama anak
133 Jangan libatkan saya dalam masalah
134 Takjub
135 Bosan
136 Tatapan mencibir
137 Di kira nyonya rumah
138 Jangan Berulah
139 Kebahagiaan di tengah keterkejutan
140 Bersyukur
141 Perusak suasana
142 Ada yang beda
143 Berkumpul
144 Pisah Rumah
145 Merelakan sambil menahan
146 Menghibur walau sedikit
147 Canggung
148 Pikirkan saja nanti
149 Curiga
150 Wedding day
151 Princess (season 2)
152 Muda berpangkat tinggi (season 2)
153 om muda vs keponakan tua (season 2)
154 Mengadu (season 2)
155 Menjaga adik (Season 2)
156 Perlombaan (Season 2)
157 Bahagia dengan keluarga besarku (season 2)
158 Perhatian seorang kakak (season 2)
159 Tak ada niat untuk pacaran (season 2)
160 Berkunjung (season 2)
161 Kepikiran (season 2)
162 Berkumpul (season 2)
163 Panggilan di luar (season 2)
164 Ingin dekat (season 2)
165 Guardian knight (season 2)
166 Lingkungan baru (season 2)
167 Pengakuan (season 2)
168 Mencoba berdamai dengan suatu kenyataan (season 2)
169 Cemburu tertahan (season 2)
170 Menginap (season 2)
171 Backstreet (season 2)
172 Kumpul keluarga (season 2)
173 Menutupi (season 2)
174 Lebih leluasa (season 2)
175 Kencan Pertama (season 2)
176 Batu kerikil (season 2)
177 Ada-ada saja (season 2)
178 Itu urusan ku dan pilihanku (season 2)
179 Bibit pelakor memang (season 2)
180 Jangan berani menguji kesabaran yang setipis tisu (season 2)
181 Pewaris kerajaan bisnis (season 2)
182 Tak peduli pandangan orang (season 2)
183 Bendera perang (season 2)
184 Kumpul dengan sahabat (season 2)
185 Berasa obat nyamuk (season 2)
186 Jalan bertiga (season 2)
187 Menghantar Kelulusan (season 2)
188 Keluarga Besar Herlambang
189 Liburan di kampung (season 2)
190 Pertemuan tidak masuk dalam rencana (season 2)
191 Terjebak hujan (season 2)
192 Malam Petaka (season 2)
193 Menyesali tapi kok lanjut lagi (season 2)
194 Bertanggung jawab (season 2)
195 Jaminan (season 2)
196 Seperti tak terjadi apapun (season 2)
197 Belum tahu tujuan hidup (season 2)
198 Di kira pacar (season 2)
199 Iyakan Saja (season 2)
200 Tetap saja tidak mau mengakui (season 2)
201 Kita Selingkuh Saja (season 2)
202 Sakit Hati (Season 2)
203 Awal mula (Season 2)
204 Wanita multitalenta (Season 2)
205 Rasa tidak rela (season 2)
206 Lanjut atau berbalik (season 2)
207 Mempersiapkan Pernikahan (season 2)
208 Pembicaraan antara Pria (Season 2)
209 Aku mencintaimu (Season 2)
210 Keraguan (Season 2)
211 Hampir Kehilangan (Season 2)
212 Persahabatan (Season 2)
213 Menyesal ya di belakang (Season 2)
214 Suami Vs Selingkuhan (Season 2)
215 Jangan terlalu ikut campur (season 2)
216 Wedding Day (Seasons 2)
217 Berkumpul bersama (Seasons 2)
218 Kembali kehilangan (season 2)
219 First Night (Seasons 2)
220 Mencoba mengerti dan saling memahami (season 2)
221 Kehidupan baru (Season 2)
222 Merindukanmu (Season 2)
223 Bagaimana (Season 2)
224 Patah hati yang tak ingin di sesali (season 2)
225 Meraih hati yang sudah pergi (Season 2)
226 Dia suamiku (season 2)
227 Hamil (Season 2)
228 Aku bahagia denganmu (Season 2)
229 Melahirkan (Season 2)
230 Delano Edbert Xander (Season 2)
231 Berdamai dengan keadaan (season 2)
232 Ujian seorang kakak (Season 2)
233 Jangan Membantah (Season 2)
234 Jangan membantah part 2 (Season 2)
235 Tidak semua hal yang di mau harus di dapat (season)
236 Jangan Pernah Mencoba Bermain Api (Season 2)
237 Benar ucapan orang tua (Season 2)
238 Akhir Pekan (Season 2)
239 Berpulangnya sang ayah (Season 2)
240 Harus Ikhlas (Season 2)
241 Hamil besar itu berat (season 2)
242 Me Time (Season 2)
243 Tidak Sakit (Season 2)
244 Ghaly Izaz Hendrawan (Season 2)
245 Pengalaman hidup (Season 2)
246 Belajar untuk jadi Dewasa (Season 2)
247 Patah Hati Berkepanjangan (season 2)
248 Sesal (Season 2)
249 Hanya ingin menikmati kesendirian (season 2)
250 Masih Jadi Playboy saja (Season 2)
251 Peran Ibu bagi banyak orang (Season 2)
252 Itu urusanmu, bukan urusanku! (Season 2)
253 Rain Seith Abraham (Season 2)
254 Pergi Berduaan (Season 2)
255 Sama-sama tidak pernah pacaran (season 2)
256 Tolong kondisikan Jantungku (Seasons 2)
257 Melamar (Season 2)
258 Astaga! (Season 2)
259 Minta Di nikahkan (season 2)
260 Ngebet (season 2)
261 Hari Bahagia (Season 2)
262 Obrolan Ringan Para Pria (Season 2)
263 Saat perasaan mati tak ada kata kembali (Season 2)
264 Ke Pernikahan Mantan (Season 2)
265 Tak ada yang bisa menebak Jodoh (Season 2)
266 Ternyata di lebih tahu aku (Season 2)
267 Lamaran (Season 2)
268 Sebeharga itu (Season 2)
269 2 Hari! (season 2)
270 Menikah juga (Season 2)
271 Ada saja yang mengganggu (Season 2)
272 Kamu suaminya! (season 2)
273 Tidak ikhlas (season 2)
274 Jodoh mana ada yang tahu (Seasons 2)
275 Keluarga Besar Atharazka
276 Aku mencintaimu (Season 2)
277 Extra part 1
278 Extra Part 2
279 Extra part 3
280 Extra part 4
281 Extra part 5
282 Extra part 6
283 Extra part 7
284 Extra part 8
285 Extra part 9
286 Extra part 10
287 Extra Part 11
288 Extra part 12
289 Extra part 13
290 Extra Part 14
291 Extra part 15
292 Extra part 16
293 Extra part 17
294 Extra Part 18
295 Extra part 19
296 Extra part 20
297 Extra part 21
298 Extra part 22
299 Extra Part 23
300 Extra part 24
301 Extra part 25
302 Extra part 26
303 Extra part 27
304 Extra part 28
305 Extra part 29
306 extra part 30
307 Extra part 31
Episodes

Updated 307 Episodes

1
Kecelakaan
2
Rose 'Istriku'
3
Rumah suami?
4
Malam pertama
5
Penuh kepalsuan
6
Tahu
7
Jangan Pergi
8
Kejujuran memang jauh lebih baik
9
Perihal KK
10
Menikah
11
Malam pertama
12
Ku berikan pesta pernikahan mewah
13
Dia miliku
14
mencoba gaun
15
persiapan pernikahan
16
Mengundang keluarga?
17
bertemu keluarga suami
18
Wedding day
19
Wedding day part 2
20
Perdebatan sengit
21
Meminta penjelasan
22
Penyesalan
23
Bagaimana bisa kau
24
Memberikan apapun untuk istri
25
Mulai terjun ke perusahaan
26
Apa kau masih mencintainya
27
Menikmati momen berdua
28
Terjebak
29
Ingin segera kabur
30
Kesalahan
31
Ini tidak benar
32
Bantu aku
33
Di mana istriku
34
Menyesal
35
Mode manja
36
Menghadapi kenyataan
37
Aku tetap tidak akan menceraikanmu
38
Ayah Sadar
39
Terpaksa Bersandiwara
40
Mengantisipasi bibit pelakor
41
Datanglah padaku
42
Kamu terlalu berharga untukku
43
Apa aku tak boleh bahagia
44
Berkunjung ke rumah orang tua
45
Cinta itu memang aneh
46
Aku harus apa untuk membuatmu tak meminta pisah
47
Apa benar kau mencintaiku
48
Mengabaikan
49
Ketakutan
50
Tahu tempat dan memilih penyelesaian
51
Hamil
52
Khawatir berlebihan
53
Mirip
54
Ragu
55
Aku Bukan dia
56
Tahu masa lalu
57
Ingin sendiri
58
Menenangkan diri
59
Mengunjungi suami kerja
60
Menjauhlah
61
Kau mau menjebakku
62
Penyesalan memang selalu datang belakangan
63
Perempuan Gila
64
Sejenak melupakan
65
Sejenak melupakan (part 2)
66
Merindukannya
67
Di jodohkan
68
Membantu acara pernikahan tetangga
69
Calon istri
70
Hari pernikahan
71
Punya pemikiran tersendiri
72
Sudah kaya istri betulan
73
Melahirkan
74
Melahirkan part 2
75
Pulang
76
Ingin menata hidup
77
Tidak akan membatasi
78
Hans Putra Hendrawan
79
Pilihan
80
Sepenggal Kisah Masa lalu
81
Imunisasi
82
Tidak menikah bukan berarti tidak bisa punya anak
83
Melihat anak (adik)
84
Bertemu Keluarga Aneh
85
Bertemu Keluarga Aneh (Part 2)
86
Ada Aku
87
Bukan wanita lemah lagi
88
Kesalahan
89
Melamar
90
Kena kau!
91
Kenyataan mencengangkan
92
Aneh
93
Prepare persiapan Pernikahan
94
Aku akan melindungimu
95
Keputusasaan
96
Dilema
97
Ingin cepat lahir
98
Di culik
99
Ancaman
100
Menyelamatkan cucu
101
Pria gak peka
102
Titik Jenuh
103
Tanggung Jawab
104
Momen sulit
105
Sedikit melepaskan beban
106
Bukan anak tapi cucu
107
Setuju Menikah
108
Lamaran
109
Pernikahan
110
pergi
111
Penyesalan
112
Pengakuan
113
Sebuah kejutan
114
mulai menata hati
115
Mulai sedikit melepaskan beban
116
Memantapkan hati untuk membuatmu kembali
117
Siapa takut
118
Rindu
119
Mencoba berdamai dengan keadaan
120
Tinggal serumah dengan mantan
121
Tidak terima
122
Berakhirkah?
123
Pagi yang panas
124
Aku gak rela kamu bersamanya
125
Pulang
126
mencoba mengerti
127
Keputusan
128
ada aku yah
129
Kamu bebas melakukan apapun
130
Hanya kamu yang aku cintai sejak dulu
131
Wanita bukanlah sosok yang lemah
132
Menghabiskan waktu bersama anak
133
Jangan libatkan saya dalam masalah
134
Takjub
135
Bosan
136
Tatapan mencibir
137
Di kira nyonya rumah
138
Jangan Berulah
139
Kebahagiaan di tengah keterkejutan
140
Bersyukur
141
Perusak suasana
142
Ada yang beda
143
Berkumpul
144
Pisah Rumah
145
Merelakan sambil menahan
146
Menghibur walau sedikit
147
Canggung
148
Pikirkan saja nanti
149
Curiga
150
Wedding day
151
Princess (season 2)
152
Muda berpangkat tinggi (season 2)
153
om muda vs keponakan tua (season 2)
154
Mengadu (season 2)
155
Menjaga adik (Season 2)
156
Perlombaan (Season 2)
157
Bahagia dengan keluarga besarku (season 2)
158
Perhatian seorang kakak (season 2)
159
Tak ada niat untuk pacaran (season 2)
160
Berkunjung (season 2)
161
Kepikiran (season 2)
162
Berkumpul (season 2)
163
Panggilan di luar (season 2)
164
Ingin dekat (season 2)
165
Guardian knight (season 2)
166
Lingkungan baru (season 2)
167
Pengakuan (season 2)
168
Mencoba berdamai dengan suatu kenyataan (season 2)
169
Cemburu tertahan (season 2)
170
Menginap (season 2)
171
Backstreet (season 2)
172
Kumpul keluarga (season 2)
173
Menutupi (season 2)
174
Lebih leluasa (season 2)
175
Kencan Pertama (season 2)
176
Batu kerikil (season 2)
177
Ada-ada saja (season 2)
178
Itu urusan ku dan pilihanku (season 2)
179
Bibit pelakor memang (season 2)
180
Jangan berani menguji kesabaran yang setipis tisu (season 2)
181
Pewaris kerajaan bisnis (season 2)
182
Tak peduli pandangan orang (season 2)
183
Bendera perang (season 2)
184
Kumpul dengan sahabat (season 2)
185
Berasa obat nyamuk (season 2)
186
Jalan bertiga (season 2)
187
Menghantar Kelulusan (season 2)
188
Keluarga Besar Herlambang
189
Liburan di kampung (season 2)
190
Pertemuan tidak masuk dalam rencana (season 2)
191
Terjebak hujan (season 2)
192
Malam Petaka (season 2)
193
Menyesali tapi kok lanjut lagi (season 2)
194
Bertanggung jawab (season 2)
195
Jaminan (season 2)
196
Seperti tak terjadi apapun (season 2)
197
Belum tahu tujuan hidup (season 2)
198
Di kira pacar (season 2)
199
Iyakan Saja (season 2)
200
Tetap saja tidak mau mengakui (season 2)
201
Kita Selingkuh Saja (season 2)
202
Sakit Hati (Season 2)
203
Awal mula (Season 2)
204
Wanita multitalenta (Season 2)
205
Rasa tidak rela (season 2)
206
Lanjut atau berbalik (season 2)
207
Mempersiapkan Pernikahan (season 2)
208
Pembicaraan antara Pria (Season 2)
209
Aku mencintaimu (Season 2)
210
Keraguan (Season 2)
211
Hampir Kehilangan (Season 2)
212
Persahabatan (Season 2)
213
Menyesal ya di belakang (Season 2)
214
Suami Vs Selingkuhan (Season 2)
215
Jangan terlalu ikut campur (season 2)
216
Wedding Day (Seasons 2)
217
Berkumpul bersama (Seasons 2)
218
Kembali kehilangan (season 2)
219
First Night (Seasons 2)
220
Mencoba mengerti dan saling memahami (season 2)
221
Kehidupan baru (Season 2)
222
Merindukanmu (Season 2)
223
Bagaimana (Season 2)
224
Patah hati yang tak ingin di sesali (season 2)
225
Meraih hati yang sudah pergi (Season 2)
226
Dia suamiku (season 2)
227
Hamil (Season 2)
228
Aku bahagia denganmu (Season 2)
229
Melahirkan (Season 2)
230
Delano Edbert Xander (Season 2)
231
Berdamai dengan keadaan (season 2)
232
Ujian seorang kakak (Season 2)
233
Jangan Membantah (Season 2)
234
Jangan membantah part 2 (Season 2)
235
Tidak semua hal yang di mau harus di dapat (season)
236
Jangan Pernah Mencoba Bermain Api (Season 2)
237
Benar ucapan orang tua (Season 2)
238
Akhir Pekan (Season 2)
239
Berpulangnya sang ayah (Season 2)
240
Harus Ikhlas (Season 2)
241
Hamil besar itu berat (season 2)
242
Me Time (Season 2)
243
Tidak Sakit (Season 2)
244
Ghaly Izaz Hendrawan (Season 2)
245
Pengalaman hidup (Season 2)
246
Belajar untuk jadi Dewasa (Season 2)
247
Patah Hati Berkepanjangan (season 2)
248
Sesal (Season 2)
249
Hanya ingin menikmati kesendirian (season 2)
250
Masih Jadi Playboy saja (Season 2)
251
Peran Ibu bagi banyak orang (Season 2)
252
Itu urusanmu, bukan urusanku! (Season 2)
253
Rain Seith Abraham (Season 2)
254
Pergi Berduaan (Season 2)
255
Sama-sama tidak pernah pacaran (season 2)
256
Tolong kondisikan Jantungku (Seasons 2)
257
Melamar (Season 2)
258
Astaga! (Season 2)
259
Minta Di nikahkan (season 2)
260
Ngebet (season 2)
261
Hari Bahagia (Season 2)
262
Obrolan Ringan Para Pria (Season 2)
263
Saat perasaan mati tak ada kata kembali (Season 2)
264
Ke Pernikahan Mantan (Season 2)
265
Tak ada yang bisa menebak Jodoh (Season 2)
266
Ternyata di lebih tahu aku (Season 2)
267
Lamaran (Season 2)
268
Sebeharga itu (Season 2)
269
2 Hari! (season 2)
270
Menikah juga (Season 2)
271
Ada saja yang mengganggu (Season 2)
272
Kamu suaminya! (season 2)
273
Tidak ikhlas (season 2)
274
Jodoh mana ada yang tahu (Seasons 2)
275
Keluarga Besar Atharazka
276
Aku mencintaimu (Season 2)
277
Extra part 1
278
Extra Part 2
279
Extra part 3
280
Extra part 4
281
Extra part 5
282
Extra part 6
283
Extra part 7
284
Extra part 8
285
Extra part 9
286
Extra part 10
287
Extra Part 11
288
Extra part 12
289
Extra part 13
290
Extra Part 14
291
Extra part 15
292
Extra part 16
293
Extra part 17
294
Extra Part 18
295
Extra part 19
296
Extra part 20
297
Extra part 21
298
Extra part 22
299
Extra Part 23
300
Extra part 24
301
Extra part 25
302
Extra part 26
303
Extra part 27
304
Extra part 28
305
Extra part 29
306
extra part 30
307
Extra part 31

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!