Juni Yang Lahir Di Bulan Maret

Namira menghela nafasnya, saat selesai dengan cuciannya yang sangat banyak akibat kesibukannya bekerja.

Namira melihat jam di dinding yang menunjukan pukul 23:45 malam.

Namira beranjak dan menuju kamarnya dimana Juni sedang tidur dengan pulas, bocah kecil yang tak pernah rewel, bahkan untuk tidur Juni hanya perlu meneguk susunya hingga habis, dan dia akan tertidur tanpa bangun di tengah malam.

Namira tersenyum melihat gaya tidur Juni yang tengkurap dengan wajah miring, di berikannya kecupan di pipi Juni lalu Namira berbaring di sebelahnya untuk memejamkan mata ikut tidur bersama pangeran kecilnya.

"Mami banun.. mamii banun.."

Namira mengerjapkan matanya saat merasakan ranjangnya bergoyang akibat juni yang terus meloncat di atas tubuhnya.

"Oh,, Jun.. pinggang Mami bisa patah.."

Gerakan Juni terhenti "Satit?" tanyanya dengan wajah polos, oh sungguh Namira gemas dibuatnya.

"Sakit banget Prince.." Namira mengeluh mendramatisir.

"Maaf Mami.." Namira segera membalik posisinya dan melihat Juni menampakkan wajah merasa bersalah.

Namira tersenyum dan mengecupi wajah Juni, hingga Juni berteriak kegelian.

"Deli Mamiii... delii"

"Masa geli sih? hum ayo sini mami cium lagi.."

"Ndak mahu Mami bauuuu" Juni turun dari ranjang dengan mengenakan kaki kecilnya lalu berlari dan Namira segera mengejar Juni yang tertawa dan bersembunyi di balik punggung neneknya, yang menggeleng melihat tingkah ibu dan anak itu. saat Namira mendekat bocah itu berjongkok dan masuk ke kolong meja makan.

"Oh.. Juni.. dimana kamu.." Namira pura- pura tidak melihat Juni padahal dia tau Juni bersembunyi dimana.

Bocah itu tertawa kecil lalu mengatakan "Baa.." dan Namira berpura- pura terkejut hingga Juni kembali tertawa merasa menang.

Namira melihat sebentar pada ibunya yang terkekeh melihat tingkah mereka dan tersenyum lalu kembali mengejar Juni.

....

Namira menggandeng tangan Juni memasuki play ground yang terdapat di sebuah mall terbesar di Bali, permainan disana sangat lengkap mulai dari edukasi anak dan permainan anak seusia Juni tentunya, Dan yang paling Juni sukai adalah menaiki kereta yang berputar di atas rel yang melingkar.

Juni bertepuk tangan dan melambaikan tangan pada Namira yang berdiri di samping rel dengan ponsel di tangannya dan siap mengabadikan momen, agar kelak bisa dia tunjukan...?

Pada siapa?

Tentu saja pada Juni dan untuk dirinya sendiri, untuk membuktikan bahwa dia bisa membesarkan Juni sendiri tanpa sosok ayah di sisinya.

Lalu kemana ayahnya?.

Namira menutup semua tentang ayah Juni, meski cinta itu masih ada, namun Namira menyadari dia tak mungkin bisa bersatu kembali dengan pria itu.

Tentu saja karena pria itu sudah menjadi milik perempuan lain.

Namira tersenyum kecut bahkan mungkin pria itu hidup bahagia bersama istri barunya, atau bahkan mungkin anaknya..

Tiga bulan setelah mereka bercerai mantan suaminya menikah lagi, Namira marah? tentu saja tapi itu dulu. saat pertama kata cerai terlontar dari mulut pria itu dan meluluh lantakan setiap kata cinta yang terucap sebelumnya, janji- janjinya dan kepercayaannya.

Kini Namira sudah ikhlas dengan jalan hidupnya, hanya satu yang Namira syukuri dari mantan suaminya, yaitu Juni..

Meski luka yang di torehkan amat dalam, namun mantan suaminya juga memberikan cinta berbentuk Juni yang menemaninya hingga kini dan selamanya. dia dan Juni akan selalu bersama, seperti janjinya akan dia jaga Juni selamanya.

Namira tertawa kecil saat Juni mengangkat tangannya senang ketika kereta yang dia naiki berhenti, dan Namira segera menyambutnya, lalu dengan segera Juni kembali berlari ke arah permainan lainnya.

Namira hanya bisa menggeleng pelan saat melihat tingkah Juni yang ceria.

Seharian itu Namira menghabiskan waktu bersama Juni, menggantikan hari- hari sebelumnya yang dia habiskan untuk bekerja dan meninggalkan Juni.

..Juni ku yang lahir di bulan Maret..

Mami tidak tahu kenapa Mami memberi nama itu, jika kelak kamu bertanya tentang ayah, akan mami ceritakan bahwa dia lelaki yang baik dan penyayang, andai dia tahu kamu ada pasti dia akan menyayangimu, namun hanya sebatas itu, dan satu pinta Mami..

Jangan pernah berharap dia akan ada bersama kita..

Karena diantara kita hanya akan ada Juni dan Mami..

...

Lanjut..?

Like..

Komen..

Vote..

Terpopuler

Comments

Agustin Indah Setiyaningsih

Agustin Indah Setiyaningsih

kok makin nyesek sih,rasanya.

2025-03-08

0

Erna M Jen

Erna M Jen

cerita yang mengharukan ...

2025-03-07

0

Mastini M. Pd

Mastini M. Pd

ya Allah ..sedih AQ Thor /Sob//Sob/

2024-04-29

0

lihat semua
Episodes
1 Dear My Ex Husband
2 Kuta, Bali
3 Juni Yang Lahir Di Bulan Maret
4 Hari Senin..
5 Tak Bisa Menahan Diri
6 Ingin Memutar Waktu
7 Ingin Memiliki Lagi
8 Hambar
9 Amarah
10 Merasa Tak Pantas
11 Kelemahan..?
12 Dimana Papi Jun?
13 Sudah Tiada?
14 Hari Itu
15 Di Tinggalkan Demi Anak Dari Istri Sah
16 Figur Impian Juni
17 Mario Atau Andre?
18 Mendekati Perlahan
19 Membuka Hati
20 Cintaku Tak Pernah Hilang
21 Mario Dan Juni
22 Menghilangkan Keraguan
23 Keputusan Namira
24 Kesakitan Mario
25 Surat Namira
26 Usaha Mario
27 Rumah Mario
28 Masih Di Rumah Mario
29 Dahulukan Anak Kamu
30 Masa Lalu
31 Masa Lalu (2)
32 Masa Lalu (3)
33 Masa Lalu (4)
34 Masa Lalu (End)
35 Papinya Juni
36 Kelegaan Namira.
37 Kekhawatiran Namira
38 Rencana Mario
39 Tentang Andre
40 Hari Minggu
41 Mama Mario
42 Skandal Keluarga Andreas
43 Demi Cinta Kita
44 Mami Putraku
45 Pasangan
46 Tak Seperti Kenyataan
47 Menemui Andre
48 Mengetahui
49 Kekhawatiran Namira
50 Lamaran Andre
51 Penyesalan Olivia
52 Ciuman Kerinduan
53 Apa Kamu Prioritasnya..?
54 Keraguan
55 Ulang Tahun Juni
56 Rivano Oh Rivano..
57 Harapan Juni
58 Tamat
59 Kisah Belum Usai
60 Silahkan Mampir
61 My Sweet Daddy
62 Broken Marriage
63 Mampir Yuk!
64 Bukan Sekedar Secretary
65 Gara-gara Mantan
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Dear My Ex Husband
2
Kuta, Bali
3
Juni Yang Lahir Di Bulan Maret
4
Hari Senin..
5
Tak Bisa Menahan Diri
6
Ingin Memutar Waktu
7
Ingin Memiliki Lagi
8
Hambar
9
Amarah
10
Merasa Tak Pantas
11
Kelemahan..?
12
Dimana Papi Jun?
13
Sudah Tiada?
14
Hari Itu
15
Di Tinggalkan Demi Anak Dari Istri Sah
16
Figur Impian Juni
17
Mario Atau Andre?
18
Mendekati Perlahan
19
Membuka Hati
20
Cintaku Tak Pernah Hilang
21
Mario Dan Juni
22
Menghilangkan Keraguan
23
Keputusan Namira
24
Kesakitan Mario
25
Surat Namira
26
Usaha Mario
27
Rumah Mario
28
Masih Di Rumah Mario
29
Dahulukan Anak Kamu
30
Masa Lalu
31
Masa Lalu (2)
32
Masa Lalu (3)
33
Masa Lalu (4)
34
Masa Lalu (End)
35
Papinya Juni
36
Kelegaan Namira.
37
Kekhawatiran Namira
38
Rencana Mario
39
Tentang Andre
40
Hari Minggu
41
Mama Mario
42
Skandal Keluarga Andreas
43
Demi Cinta Kita
44
Mami Putraku
45
Pasangan
46
Tak Seperti Kenyataan
47
Menemui Andre
48
Mengetahui
49
Kekhawatiran Namira
50
Lamaran Andre
51
Penyesalan Olivia
52
Ciuman Kerinduan
53
Apa Kamu Prioritasnya..?
54
Keraguan
55
Ulang Tahun Juni
56
Rivano Oh Rivano..
57
Harapan Juni
58
Tamat
59
Kisah Belum Usai
60
Silahkan Mampir
61
My Sweet Daddy
62
Broken Marriage
63
Mampir Yuk!
64
Bukan Sekedar Secretary
65
Gara-gara Mantan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!