Episode 9

Pada akhirnya, setelah keluar dari toko perhiasan Elyana merasa pusing dan pingsan karena cuaca yang sangat panas. Willard sangat panik dan segera membopong Elyana ke kereta kudanya dan segera kembali ke kediaman Marquis Alston.

Para pelayan di kediaman Marquis Alston sangat panik melihat nona mereka yang pingsan. Willard segera memerintahkan mereka untuk memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Elyana sementara Willard membopong Elyana ke kamarnya.

Setelah sampai ke kamar Elyana, Willard perlahan meletakkan Elyana di tempat tidurnya, ia bertanya pada Lia apakah Elyana mempunyai suatu penyakit yang membuatnya pingsan seperti ini. Lia menjelaskan pada Willard bahwa Elyana memang tidak terlalu tahan dengan lingkungan yang panas sejak kecil, dan itu membuatnya jarang sekali menghadiri pesta yang diadakan pada siang hari.

Willard menganggukan kepala pada penjelasan Lia dan menyuruh Lia segera keluar untuk mengecek apakah dokter nya sudah datang. Lia kemudian memberi hormat kepada Willard dan segera meninggalkan kamar Elyana. Willard masih berdiri diam disana, menatap Elyana dengan tatapan yang begitu sedih dan rasa bersalah yang sangat besar.

Tak lama kemudian, Lia datang membawa dokter ke kamar Elyana, dan saat itu juga dokter itu segera memeriksa keadaan Elyana.

Dokter itu mengatakan bahwa Elyana terkena Heat syncope yaitu kondisi dimana tubuh memaksakan diri untuk berada di lingkungan yang panas sehingga menyebabkan pingsan. Dokter itu mengatakan bahwa kondisi Elyana akan segera membaik jika dibiarkan istirahat dan menjaga tubuh Elyana tetap terhidrasi. Dokter juga berpesan untuk sebaiknya tidak membiarkan Elyana berada dalam lingkungan yang panas apalagi terkena sinaran matahari langsung dalam jangka waktu yang lama.

Setelah selesai memeriksa dan memastikan bahwa keadaan Elyana baik-baik saja, dokter itu segera memberi hormat kepada Willard dan pergi meninggalkan kediaman Marquis Alston karena harus mengurus pasien lain.

Willard tertunduk lemah di hadapan Elyana yang masih tidak sadarkan diri, rasa bersalah yang luar biasa menyelimuti hatinya, ia terus bergumam menyalahkan dirinya, tatapan kosong yang seakan sedang mengingat kejadian di masa lalu, kejadian yang membuatnya harus kehilangan segalanya.

***

Seorang anak laki-laki sedang berlarian di sebuah taman yang dipenuhi dengan begitu banyak berbagai macam bunga, ia mulai memetik bunga-bunga itu dan mencoba membuat sebuah mahkota dari bunga yang dipetiknya.

Setelah selesai membuat mahkota bunga, anak itu pun segera berlari ke seorang wanita yang begitu cantik dengan gaun yang begitu indah yang saat itu sedang meminum teh di paviliun tengah taman itu.

Dengan senangnya anak itu memanggil wanita itu dengan sebutan ibu, dengan senyuman di wajahnya, ia menyuruh ibunya untuk menundukkan kepalanya sebentar sambil menyembunyikan sesuatu di tangan belakangnya, ibunya pun dengan senang hati mengikuti permintaan anaknya itu.

Setelah ibunya menundukkan kepalanya, anak itu segera menaruh mahkota bunga yang dibuatnya ke atas kepala ibunya, dengan senyuman yang begitu polos, anak itu berkata.

"Ibu sangat cantik."

Ibunya yang melihat kelakuan anak itu hanya bisa tertawa dan mengelus kepalanya dengan lembut.

*uhuk* *uhuk*

Wanita itu menutupi mulutnya saat batuk dan saat ia melihat telapak tangannya, darah dalam jumlah yang sangat banyak mengalir dari telapak tangannya. Perlahan pandangan wanita itu menjadi buram dan perlahan semuanya menjadi gelap, anak itu hanya bisa berdiri diam saat melihat ibunya perlahan jatuh ke tanah. Ekspresi wajah anak itu yang tadi dipenuhi dengan senyuman kini hilang, ia hanya bisa melihat sosok wanita yang ia panggil ibu terbaring tak bernyawa di depannya.

Ayah anak itu datang dengan panik. Saat melihat istri yang dicintainya terbaring tak bernyawa di depannya, ia segera berlari ke tempat istrinya, mendorong anak yang masih berdiam diri disana hingga terjatuh. Pria itu hanya bisa menangis histeris saat memastikan bahwa istrinya sudah tidak bernapas lagi.

Walaupun pelaku yang meracuni teh ibunya sudah ditemukan dan di eksekusi, ayahnya masih tidak bisa menerima kematian istrinya dan mulai menyalahkan anak itu. Perlahan hidup anak itu yang dipenuhi dengan kebahagiaan kini menjadi neraka yang tak bisa dilupakan.

Terpopuler

Comments

Frando Kanan

Frando Kanan

bpk kandung Dr pria itu knp hrs slhkn pda anak kandung sendiri sih? sgt krg kerjaan

2023-05-09

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Episode 1
3 Episode 2
4 Episode 3
5 Episode 4
6 Episode 5
7 Episode 6
8 Episode 7
9 Episode 8
10 Episode 9
11 Episode 10
12 Episode 11
13 Episode 12
14 Episode 13
15 Episode 14 : Masa Lalu Elyana
16 Chapter 15
17 Episode 16
18 Episode 17
19 Episode 18
20 Episode 19
21 Episode 20
22 Episode 21
23 Episode 22
24 Episode 23
25 Episode 24
26 Episode 25
27 Episode 26
28 Episode 27
29 Episode 28
30 Episode 29
31 Episode 30
32 Episode 31
33 Episode 32
34 Episode 33
35 Episode 34
36 Episode 35
37 Episode 36
38 Episode 37
39 Episode 38
40 Episode 39
41 Episode 40
42 Episode 41
43 Episode 42
44 Episode 43
45 Episode 44
46 Episode 45
47 Episode 46
48 Episode 47
49 Episode 48
50 Episode 49
51 Episode 50
52 Episode 51
53 Episode 52
54 Episode 53
55 Episode 54
56 Episode 55
57 Episode 56
58 Episode 57
59 Episode 58
60 Episode 59
61 Episode 60
62 Episode 61
63 Episode 62
64 Episode 63
65 Episode 64
66 Episode 65
67 Episode 66
68 Episode 67
69 Episode 68
70 Episode 69
71 Episode 70
72 Episode 71
73 Episode 72
74 Episode 73
75 Episode 74
76 Episode 75
77 Episode 76
78 Episode 77
79 Episode 78
80 Episode 79
81 Episode 80
82 Episode 81
83 Episode 82
84 Episode 83
85 Episode 84
86 Episode 85
87 Episode 86
88 Episode 87
89 Episode 88
90 Episode 89
91 Episode 90
92 Episode 91
93 Episode 92
94 Episode 93
95 Episode 94
96 Episode 95
97 Episode 96
98 Episode 97
99 Episode 98
100 Episode 99
101 Episode 100
102 Episode 101
103 Episode 102
104 Episode 103
105 Episode 104
106 Episode 105
107 Episode 106
108 Episode 107
109 Episode 108
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Prolog
2
Episode 1
3
Episode 2
4
Episode 3
5
Episode 4
6
Episode 5
7
Episode 6
8
Episode 7
9
Episode 8
10
Episode 9
11
Episode 10
12
Episode 11
13
Episode 12
14
Episode 13
15
Episode 14 : Masa Lalu Elyana
16
Chapter 15
17
Episode 16
18
Episode 17
19
Episode 18
20
Episode 19
21
Episode 20
22
Episode 21
23
Episode 22
24
Episode 23
25
Episode 24
26
Episode 25
27
Episode 26
28
Episode 27
29
Episode 28
30
Episode 29
31
Episode 30
32
Episode 31
33
Episode 32
34
Episode 33
35
Episode 34
36
Episode 35
37
Episode 36
38
Episode 37
39
Episode 38
40
Episode 39
41
Episode 40
42
Episode 41
43
Episode 42
44
Episode 43
45
Episode 44
46
Episode 45
47
Episode 46
48
Episode 47
49
Episode 48
50
Episode 49
51
Episode 50
52
Episode 51
53
Episode 52
54
Episode 53
55
Episode 54
56
Episode 55
57
Episode 56
58
Episode 57
59
Episode 58
60
Episode 59
61
Episode 60
62
Episode 61
63
Episode 62
64
Episode 63
65
Episode 64
66
Episode 65
67
Episode 66
68
Episode 67
69
Episode 68
70
Episode 69
71
Episode 70
72
Episode 71
73
Episode 72
74
Episode 73
75
Episode 74
76
Episode 75
77
Episode 76
78
Episode 77
79
Episode 78
80
Episode 79
81
Episode 80
82
Episode 81
83
Episode 82
84
Episode 83
85
Episode 84
86
Episode 85
87
Episode 86
88
Episode 87
89
Episode 88
90
Episode 89
91
Episode 90
92
Episode 91
93
Episode 92
94
Episode 93
95
Episode 94
96
Episode 95
97
Episode 96
98
Episode 97
99
Episode 98
100
Episode 99
101
Episode 100
102
Episode 101
103
Episode 102
104
Episode 103
105
Episode 104
106
Episode 105
107
Episode 106
108
Episode 107
109
Episode 108

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!