Kayla merasa kebingungan melihat suaminya yang tampak bengong melihat ke arahnya itu.
"Kamu kenapa? Kenapa sampai bengong seperti itu melihatku, apa aku begitu cantik?" Tanya Kayla to the point.
"Ck, kenapa kamu percaya diri sekali. Aku datang ke sini karena mau memintamu untuk segera keluar. Kenapa kamu lama sekali, hanya berdandan seperti ini saja sampai harus menghabiskan waktu berjam-jam. Kamu tahu tidak, aku sudah sangat bosan menunggu kamu di luar," ucap Axel yang gengsi untuk mengakui hal yang sebenarnya kepada Kayla.
Kayla memutar bola mata malas, "Axel, suamiku tersayang, sekarang kamu masih mau marah-marah atau kita pergi?" Tanyanya.
"Ya jelas saja kita pergi sekarang. Kamu sudah banyak membuang-buang waktuku, apa menurutmu kita harus berlama-lama lagi berada di sini," ucap Axel yang terlihat sedikit gugup, karena Kayla tadi menyebutnya dengan sebutan suami tersayang.
Lalu keduanya pun melangkahkan kaki keluar dari apartemen dan menuju ke parkiran mobil.
****
Saat ini, Axel dan istrinya itu pun sedang berada di perjalanan menuju ke lokasi acara. Sambil menyetir mobil, Axel tampak mencuri-curi pandang menatap ke arah wanita yang berada di sampingnya itu.
"Kenapa Kayla bisa berdandan secantik ini? Apa dia sengaja ingin menggoda pria yang ada di lokasi acara nanti," batin Axel.
Meskipun sebenarnya ia sangat kagum melihat kecantikan Kayla malam ini, akan tetapi entah kenapa ia merasa khawatir saat istrinya itu berdandan begitu cantik dan menggunakan dress yang menurutnya pasti akan menjadi pusat perhatian para pria di sana nanti.
"Apa kau sengaja berdandan seperti itu karena ingin menggoda para rekan bisnisku di sana nanti?" Tanya Axel.
Kayla mengernyitkan dahinya dan menatap ke arah Axel yang terlihat fokus menyetir.
"Kenapa kamu berbicara seperti itu? Aku berdandan secantik ini karena aku tidak mau memalukan kamu nanti saat bertemu dengan para rekan bisnismu itu. Memangnya kamu tidak bangga apa jika istri kamu nanti akan dipuji oleh mereka, mereka akan mengatakan bahwa istri kamu cantik, baik hati dan tidak sombong. Kamu juga yang nantinya akan merasa bangga, Axel," kata Kayla dengan percaya diri.
Terserah kau saja, yang terpenting jangan pernah membuatku malu di sana. Ingat, saat kita turun dari mobil dan mau masuk ke dalam lokasi acara nanti, kita harus terlihat sangat mesra. Jangan pernah sekali-sekali kau mengabaikanku," ucap Axel.
"Iya, iya, aku tahu. Kita harus terlihat pura-pura bahagia kan," ucap Kayla.
"Ya, itu kau tahu. Bagus lah jika kau mengerti. 1 lagi, bukan hanya bersikap mesra saja saat di depan rekan bisnisku nanti, tetapi kau juga harus memanggilku dengan panggilan yang sangat romantis," ucap Axel.
"Panggilan romantis? Contohnya?" Tanya Kayla.
"Kau tidak perlu pura-pura bodoh Kayla, bahkan saat di apartemen tadi, kau juga sudah mengatakannya, padahal sedang tidak ada orang lain di sana. Apakah kau sedang bersandiwara di depan para nyamuk?" Ucap Axel.
Lagi-lagi sikap Axel itu sudah membuat Kayla kebingungan, sehingga ia pun enggan untuk meladeninya dan memilih untuk diam saja.
"Kenapa kau diam? Apa kau mengerti apa maksudku?" Tanya Axel.
"Iya Sayang, aku mengerti," jawab Kayla membuat Axel yang kini terdiam pula.
****
Kini Axel dan Kayla pun telah tiba di lokasi acara. Seperti rencana pada awalnya untuk berpura-pura terlihat romantis, keduanya pun masuk dengan Kayla yang menggandeng tangan suaminya itu. Benar saja di saat itu semua mata tertuju pada mereka karena keromantisan yang telah mereka tunjukkan dan juga karena kecantikan Kayla serta ketampanan Axel yang membuat keduanya itu menjadi pasangan yang sangat sempurna di malam itu.
Axel juga dapat melihat jika mata-mata pria nakal di saat itu menatap istrinya tanpa kedip, sehingga membuatnya pun semakin mendekatkan dirinya pada sang istri untuk menunjukkan bahwa wanita di sampingnya itu adalah miliknya. Ada rasa cemburu dalam dirinya melihat pria lain yang menatap istrinya tanpa menghargai dirinya yang ada di samping Kayla, tetapi Axel juga tidak tahu kenapa ia bisa merasakan hal tersebut.
Tidak jauh dari tempat dimana Axel dan Kayla berdiri, Axel pun melihat salah satu rekan bisnisnya, yaitu pemilik acara pada malam hari ini berada tidak jauh dari mereka.
"Kita ke sana sekarang, ingat ya jangan membuatku malu," ucap Axel.
"Iya aku ingat kok Sayang, tenang saja aku akan melakukan sandiwara ini dengan baik," ucap Kayla yang membuat Axel tersenyum. Entah karena merasa senang dengan panggilan itu atau karena Kayla yang sudah sangat mengerti akan maksudnya.
Lalu Axel dan Kayla pun segera saja melangkahkan kaki mendekati pemilik acara itu.
"Tuan Bayu, selamat ulang tahun pernikahan bersama sang istri. Saya doakan semoga kalian berdua selalu bahagia hingga akhir menjemput," ucap Axel seraya berjabat tangan.
"Terimakasih Tuan Axel, perkenalkan ini istri saya Raisa," ucap Bayu.
"Oh iya Tuan Bayu, perkenalkan juga ini istri saya, Kayla," ucap Axel.
Kayla dan Raisa pun sama-sama tersenyum dan memperkenalkan diri mereka.
"Oh ya tuan Axel, saya ingin memperkenalkan salah satu Klien saya yang ikut andil dalam kerjasama kita kali ini. Bukankah waktu itu saya sudah mengatakan kepada Tuan Axel bahwa saya akan memperkenalkannya? Lebih baik sekarang kita pergi saja menghampiri mereka di sana," ucap Bayu menunjuk kesegerombolan orang yang jelas mereka adalah orang-orang penting di sana, sama halnya dengan Axel dan juga Bayu.
"Ya itu lebih baik, sekarang ke sana saja," ucap Axel menyetujui. "Sayang, kamu mau ikut atau kamu mau mengambil minuman dulu?" Tanya Axel.
"Lebih baik aku mengambil minuman saja dulu ya Sayang, bagaimana?" Ucap Kayla.
"Oh kalau memang Nyonya Kayla mau mencari minuman, lebih baik biar istri saya saja yang menemaninya," ucap Bayu. "Kamu mau kan Sayang?" Bayu bertanya kepada sang istri.
"Iya Sayang, tentu saja aku mau," jawab Raisa.
Setelah itu pun, Axel dan Bayu tampak melangkahkan kaki menjauh dari istri mereka itu.
Akan tetapi, karena Raisa adalah pemilik acara, maka ia harus melayani para tamunya yang di saat itu baru saja tiba.
"Kayla, aku minta maaf ya belum bisa menemanimu sekarang. Tidak apa-apa kan kalau aku melayani tamuku dulu, kamu silahkan ambil minuman saja dan kembali duduk di sini. Nanti aku akan duduk kembali di sini menemani kamu," ucap Raisa, wanita yang begitu cantik dan juga lemah lembut membuat Kayla merasa senang saat berbicara dengannya.
"Iya, tidak apa-apa Raisa. Lebih baik kamu menemani para tamu kamu saja dulu, aku bisa sendiri kok. Aku malah jadinya tidak enak jika kamu berada di sini menemani aku, sedangkan kamu masih mempunyai para tamu yang lain," ucap Kayla.
"Jangan berbicara seperti itu Kayla, ya sudah Kayla aku benar-benar minta maaf ya. Aku ke sana dulu," ucap Raisa dan segera pergi.
Sedangkan Kayla menuju ke tempat dimana minuman disajikan. Di saat Kayla sudah mengambil minumannya dan membalikkan tubuh hendak pergi, bertepatan di saat itu ada seseorang yang baru saja datang untuk mengambil minuman dan tidak sengaja mereka malah bertabrakan yang mengakibatkan minuman yang dibawa Kayla itu pun tumpah mengenai pakaian orang tersebut.
"Ma-maaf ya, aku tidak sengaja," ucap Kayla.
"Kayla?" Ucap seseorang yang suaranya itu sangat tidak asing di telinga Kayla.
Kayla pun segera saja mendongakkan wajahnya untuk memastikan bahwa dugaannya itu tidak salah.
"Devano?" Ucap Kayla dan merasa tiba-tiba saja tubuhnya bergetar. Ia tidak menyangka bisa bertemu dengan mantan kekasihnya itu.
"Kayla, aku senang sekali bisa bertemu dengan kamu," ucap Devano dengan tatapan sendu, membuat Kayla merasa bersalah karena telah menyakiti pria yang ada di depan matanya saat ini, meskipun itu bukanlah niatnya.
"Maaf Dev, aku tidak sengaja. Biar aku bersihkan pakaianmu ya," ucap Kayla yang mengambil tisu dan langsung saja membersihkan tumpahan air pada jas yang dikenakan oleh Devano.
Ternyata dari kejauhan Axel melihat akan hal itu, ia pun menjadi sangat murka melihat Kayla yang terlihat mesra dengan pria lain. Ditambah lagi Axel melihat pria itu tampak sedang memandangi istrinya. Segera saja ia melangkahkan kakinya untuk menghampiri sang istri dan mantan kekasihnya itu dengan wajah yang menyeramkan, sehingga membuat siapapun yang melihatnya akan merasa takut.
Bersambung …
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 79 Episodes
Comments