Bab 16

Alandra melihat seorang siswi yang berjalan berlawanan arah dan langsung mengikutinya dari belakang untuk menunjukkan jalan yang benar. Akan tetapi saat Alandra hendak mendekati gadis itu. Alandra melihat ada sesosok wanita dengan rambut panjang menjuntai, tentunya mengenakan gaun yang lusuh.

Bisa di pastikan kalau itu bukanlah manusia, melainkan sosok hantu yang menyamar menjadi salah satu siswi. Dan tampaknya gadis yang di ikuti Alandra itu telah terkecoh oleh sosok itu. Hingga memilih mengikuti sosok itu yang entah akan membawanya ke mana.

Sampai akhirnya Alandra melihat gadis yang mengikuti sosok itu berhenti tepat di depan pintu laboratorium IPA.

Di sisi Gisel, dirinya tak menaruh curiga apapun kepada sosok siswi itu. Sampai dia berdiri tepat di depan pintu laboratorium IPA yang tampak di gembok dari luar.

"Loh, bukannya tadi dia masuk ke sini? Tapi kenap- ?" Ujar Gisel terpotong saat pundaknya terasa ada yang menyentuh.

Deg,

'Kok gue tiba-tiba merinding gini? Siapa nih yang pegang pundak gue? Jangan-jangan?' Batin Gisel yang tiba-tiba Gisel merasa jantungnya serasa ingin copot, dia merasa merinding pada tengkuknya. Namun dia berusaha berbalik dan melihat siapa yang menepuk bahunya itu.

Akan tetapi saat Gisel berbalik,

"Kenapa lo ke sini? rutenya nunjuk arah kiri bukan kanan!" kata Alandra dengan dingin.

"Lo manusia?" bukannya menjawab, Gisel justru balik bertanya pada Alandra, membuat Alandra mengernyitkan keningnya.

'Justru yang lo ikutin tadi hantu, kenapa malah gue yang di kira hantu?!" batin Alandra.

Menghela nafas tanpa menjawab, Alandra menarik tangan Gisel dan membawanya ke arah rute yang benar.

"Lurus aja habis it- " ucap Alandra terpotong.

Brukk,,

Gisel yang awalnya mendengarkan Alandra bicara, dirinya tiba-tiba merasa pusing dan akhirnya pingsan. Sontak saja membuat Alandra panik.

"Hey, bangun! Jangan bercanda, ini nggak lucu!" Alandra mengira Gisel hanya berakting saja. Akan tetapi saat di cek, memang benar kalau Gisel itu benar-benar pingsan.

Tanpa pikir panjang, langsung saja Alandra mengangkat tubuh Gisel dan membawanya ke uks. Di sana juga sudah ada seorang dokter yang memang di khususkan bertugas di SMA Scarlett.

Biasa, sekolah sultan emang beda.

"Dok, cepat periksa dia! Tadi tiba-tiba dia pingsan!" ucap Alandra memberi tahu dokter itu setelah meletakkan Gisel pada ranjang yang ada di uks.

Dokter pun langsung sigap memeriksa kondisi Gisel.

"Gimana dok?" tanya Alandra yang tiba-tiba merasa khawatir.

Dokter itu pun melepaskan stetoskopnya dan menjawab pertanyaan Alandra, "Dia baik-baik saja, cuma kelelahan!" ucap dokter yang membuat Alandra merasa lega mendengarnya.

"Kalau begitu saya permisi ,dok! saya harus kembali ke pos dulu!" kata Alandra yang setelahnya berlalu pergi.

Alandra berjalan menuju tempatnya tadi berjaga, tentunya dengan sembunyi-sembunyi supaya para murid baru tidak ada yang tahu.

Namun Alandra tampak melamun memikirkan kejadian Gisel tadi, 'Ada apa sebenarnya? Gue yakin hantu itu ada hubungannya sama cewek tadi! Apa gue harus cari tahu? Tapi gue nggak mau berurusan sama hantu!" batin Alandra.

Sampai tiba-tiba di melihat ke arah rute yang menuju laboratorium IPA. Dia melihat ada dua sosok berdiri di lorong ujung, tepatnya dekat laboratorium IPA. Salah satu sosok itu tampak menatap Alandra dengan tersenyum menyeringai.

Alandra langsung mengalihkan pandangannya dari sosok itu.

Terpopuler

Comments

InddahFe

InddahFe

mba kunti cantik amat

2023-03-04

0

Fald

Fald

matanya itu ya allah🥺

2023-03-04

0

cindy

cindy

reflek gue lempar hp

2023-03-04

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!