Bab 5

Hari pun berganti dengan cepatnya. Sang mentari kini telah menyambut pagi hari yang cerah ini. Tampak seorang remaja laki-laki yang tengah mempersiapkan diri di depan cermin dengan memakai seragam sekolahnya.

Ya, Alandra tampaknya tengah memikirkan sesuatu dengan menatap pantulan dirinya di depan cermin.

Setelah kejadian kemarin di kantin. Alandra yang biasanya terlihat bodoh amat dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan makhluk tak kasat mata pun, kini sedikit penasaran mengenai sosok yang mengikuti Devi kemarin.

'Kenapa sosok itu ngikuti Devi? apa ada masalah dunianya yang belum selesai?' batin Alandra. Namun detik berikutnya Alandra berdecak ,"Ck, ngapain juga gue mikirin sosok yang nggak jelas itu!", menyahut tas ranselnya dan berangkat ke sekolah dengan menaiki sepedanya.

Sesampainya Alandra di sekolah. Dia langsung menuju ke ruang osis untuk mengikuti acara MOS, tepatnya menjadi perwakilan senior nantinya.

Di sisi Gisel dan Rose yang terlihat berangkat dengan di bonceng sepeda motor. Ya, kalian tahu siapa yang memboncengkan mereka. Tentu saja Mark dan Rayhan yang sengaja di minta jemput dan berangkat bersama ke sekolah.

Bagi Mark itu biasa saja, namun tidak dengan Rayhan yang tampak bahagia karena bisa memboncengkan Rose. Itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Rayhan.

"Rose, lo sama Rayhan duluan aja masuk aula, gue mau ngomong penting sama Mark!" Ucap Gisel yang tampaknya sedang menutupi sesuatu dari Rose.

Rose yang mendengarnya pun tampak heran dengan Gisel. Pasalnya Gisel tidak pernah menutupi apapun dari Rose. Hal itu menjadi pertanyaan di hati Rose.

"Ya udah, gue masuk duluan! Ayo ,Ray!" ajak Rose yang kemudian menarik tangan Rayhan untuk menuju ke aula tempat yang di jadikan untuk MOS.

Sedangkan di sisi Gisel dirinya mengajak Mark menuju ke sebuah lorong yang menghubungkan aula dengan lapangan basket. Entah apa yang mereka bicarakan di sana. Namun tanpa mereka sadari, ada yang memperhatikan mereka dari sebuah jendela yang letaknya tak jauh dari sana. Dia mengintip dan tertawa cekikikan melihat mereka berdua yang tengah berbincang.

"Hihihi, kemarilah!" lirih sebuah suara yang terdengar di telinga Gisel.

Akan tetapi anehnya hanya Gisel saja yang mendengarnya. Dia celingukan mencari dari mana asal sumber suara itu. Namun nihil dia tidak menemukan siapapun kecuali dirinya dan Mark yang ada di sana. Karena memang masih pagi dan belum banyak yang berlalu lalang di lorong itu.

Mark yang melihat Gisel celingukan pun bertanya, "Lo kenapa?" tanya Mark penasaran.

"Lo tadi dengar suara perempuan nggak sih?" ujar Gisel tanpa melihat Mark yang ada di hadapannya.

"Suara apaan? gue nggak dengar apa-apa tuh! Ya udah lah nggak usah di pikirin ,sekarang mending kita ke aula aja kasihan Rose sama Reyhan nungguin!" Ucap Mark menyarankan dan di angguki oleh Gisel.

Mereka berdua pun menuju ke aula, dan tak lama kemudian acara MOS pun di mulai. ini adalah hari kedua mereka menjalani MOS. Tampaknya di hari ketiga dan keempat nanti akan di adakan acara puncak. Pihak sekolah sengaja mempersingkat waktu untuk MOS di tahun ini. Biasanya MOS akan di lakukan 5 hari dan sebagai acara puncaknya akan ada beberapa kejutan yang tidak di ketahui dan bahkan belum di alami oleh para siswa tahun ajaran baru ini.

Terpopuler

Comments

Fa

Fa

semangat kak

2023-02-28

0

ilham

ilham

up

2023-02-28

0

windy

windy

lanjut kak pemasaran bgt

2023-02-28

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!