Pagi itu Alandra sudah sampai di sekolahnya. Tentu saja dengan mengendarai sepeda gunung kesayangannya.
Seperti biasa Alandra masuk ke kelasnya tanpa menghiraukan tatapan para siswi baru di sekolah itu.
"Lihat deh cowok itu ganteng banget! gue mau dong jadi pacarnya!" kata salah satu siswi yang tak sengaja berpapasan dengan Alandra ketika di jalan tadi.
Kebetulan salah satu temannya yang ada di dekatnya pun menjawab, "Mimpi aja ya lo bisa deket sama dia! dia itu kakel yang katanya dinginnya minta ampun, gue di kasih tau sama sepupu gue yang sekelas sama dia,"
Tampak wajah cemberut dari siswi yang sedang memperhatikan Alandra berjalan menuju kelasnya itu. Lalu kedua siswi baru itu pun akhirnya menuju ke aula untuk mengikuti acara pengenalan siswa yang biasa di sebut MOS.
Di sisi lain tampak sebuah mobil berwarna hitam yang berhenti tepat di depan gerbang SMA Scarlett. Tak lama kemudian keluarlah dua siswi kembar dari dalam mobil itu.
Ya, mereka adalah Gisella dan Rosella, yang memang di antar oleh supir karena kedua orang tua mereka tidak mengijinkan untuk mengendari mobil sendiri.
"Gisel, badan gue kok kayaknya nggak enak ya!" kata Rosella yang tiba-tiba merasa tidak enak badan.
Gisel yang mendengarnya langsung memutar bola mata malasnya, "Lo gimana sih, baru juga mau masuk ikut MOS! Udah ada-ada aja sih lo!" ucap Gisella.
Gisel langsung merengkuh pundak Rose "Udah lo tenang aja, itu cuma demam panggung doang!", hibur Gisel yang ingin menenangkan Rose.
Dengan menghela nafas Rose pun menjawab, "Emangnya gue mau tampil di pentas apa? pake bilang demam panggung segala!" kesal Rose pada saudara kembarnya itu.
Setelah perdebatan kecil itu mereka akhirnya masuk ke dalam aula sekolah untuk mengikuti MOS.
Karena Gisel dan Rose yang datang agak terlambat, jadi mereka duduk di bagian belakang. Namun itu tidak masalah bagi mereka. Bahkan Gisel yang memang humble langsung akrab dengan seorang siswi yang duduk di sebelahnya.
"Eh boleh kenalan nggak?!" tanya Gisel sok kenal pada siswi itu. Sedangkan Rose memilih mendengarkan arahan dari para kakak senior yang sedang memberi arahan di podium aula.
Siswi yang tampak pendiam itu langsung menoleh saat di ajak bicara oleh Gisel, "Lo bicara sama gue?!" Tanyanya dengan ragu karena dia takut kalau Gisel ternyata tidak menyapa dirinya.
Gisel yang mendengar jawaban siswi itu pun menghela nafas, "Ya kan lo yang ada di sebelah gue, masak gue tanya orang yang duduknya di sana itu sih? kan nggak nyampe!" canda Gisel pada siswi itu. Namun siswi itu tersenyum mendengar ucapan Gisel dan menjawab, "Kenalin gue Windi!" Singkatnya berkenalan.
"Oh nama lo Windi, kalo gitu kenalin gue Gisel dan ini saudara kembar gue Rose," Ucap Gisel memberi tahu. Windi pun menganggukkan kepalanya mengerti.
"Oh iya lo masuk ke kelas apa?" tanya Gisel.
"Gue ambil IPA," Jawab Windi.
Gisel tampak senang mendengar penuturan Windi. Karena ternyata Windi juga mengambil jurusan IPA sama seperti Gisel dan Rose.
"Wah kebetulan dong! gue sama saudara gue juga ambil IPA, Semoga aja nanti kita satu kelas!!" Ucap Gisel antusias.
Namun Rose yang mendengarnya tampak risih karena Gisel tidak mau diam. Selalu mengoceh padahal mereka sebenarnya di larang berbicara ketika kakak senior sedang memberi arahan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
windy
upp
2023-02-25
0
ilham
lanjuttt
2023-02-25
1