Hari ketiga MOS telah tiba. Hari ini akan akan sedikit berbeda dengan dua hari terakhir. Karena para murid baru akan mengadakan acara puncak dari MOS.
Pagi itu tampaknya para siswa baru sudah membawa perlengkapan yang sudah di tentukan, termasuk Gisel dan Rose yang semalam berdebat karena bawaan yang akan mereka bawa.
Flashback on
Tadi malam tampak Rose datang ke kamar Gisel untuk menanyakan barang perlengkapan. Seperti biasa Rose masuk tanpa permisi ke kamar Gisel. Terlihat Gisel tengah duduk di ranjangnya dengan memainkan ponselnya.
“Gisel? Lo udah nyiapin barang bawaan lo buat besok?” Tanya Rose yang melihat Gisel tampak santai saja.
Gisel tak menoleh ,masih terus fokus pada ponselnya namun tetap menjawab pertanyaan Rose, “Belum,” Jawabnya enteng yang membuat Rose berdecak karena kesal dengan Gisel.
“Lo gimana sih? Kenapa santai banget? Bawaan kita banyak ,Sel! Harusnya lo nyiapin dong, nanti kalau ada yang kelupaan gimana?” Cerocos Rose memperingatkan.
Namun Gisel tak bergeming sama sekali, masih tetap fokus pada ponselnya, “Haish, lo ribet amat sih Rose? Udah lah lo aja yang ngatur, jadi gue tinggal bawa!” ucap Gisel memutuskan.
Rose awalnya jengkel dengan sikap Gisel, namun timbul sebuah pikiran iseng di kepala Rose. Siapa suruh dia nyuekin dan terlalu mengentengkan apa yang di bicarakan Rose.
‘Kayaknya mesti gue kerjain nih Gisel,nggak apa-apa lah, siapa suruh bikin kesel gue! Sekali-sekali kerjain Gisel aja!’ batin Rose dengan pikiran isengnya.
“Oke kalau gitu gue bakal siapin perlengkapan lo, tapi lo jangan protes apapun nanti yang bakal lo bawa!” Kata Rose final dan mendapat jawaban cuek dari saudara kembarnya itu.
“Hmt,!” Singkat padat dan jelas.
Flashback off
Gisel tampak kewalahan dengan barang bawaannya karena benar saja Rose mengerjainya. Rose sengaja memberikan barang-barang yang berat pada tas milik Gisel.
Akan tetapi Gisel tak bisa menolaknya, karena orang tua mereka tampak biasa saja dengan Gisel yang kesusahan membawa barang untuk acara terakhir MOS ini.
‘Sialan bener nih si Rose, ngerjain gue baaa barang segini berat! Tunggu aja nanti kejutan dari gue! Untung lo saudara gue Rose, kalau nggak udah gue jadiin ayam penyet lo!’ Batin Gisel pasrah.
Di aula mereka telah berkumpul dan nantinya akan dapat arahan mereka untuk menginap satu malam di sekolah. Tentunya akan banyak sekali yang akan mereka lalui di acara puncak MOS ini.
Pukul 13.00 ,mereka menjalani upacara pembukaan untuk acara puncak MOS ini. Bayangkan saja mereka mengadakan upacara di tengah teriknya matahari yang panasnya bisa kalian bayangkan sendiri. Banyak siswa baru yang menggerutu kesal dan mengoceh tiada henti ,sampai mereka ketahuan dan berakhir dengan di hukum. Tak terkecuali dengan Mark yang memang banyak tingkah hingga kakak senior menegur dan bahkan menghukumnya.
Setelah upacara di lakukan , mereka di beri waktu istirahat selama 4 jam dan akan mengikuti acara kajian sebelum acara pentas nanti malam di adakan.
Mereka yang sudah di bagi menjadi beberapa kelas pun di wajibkan untuk menampilkan satu pertunjukkan, entah itu menari, menyanyi, dan lain sebagainya. Masing-masing kelas harus ada perwakilan kalau tidak mereka akan terkena hukuman.
Tentu saja kelas yang di tempati oleh si kembar juga akan memberikan pertunjukan. Namun apapun itu Gisel dan Rose tak begitu peduli karena memang hanya salah satu atau beberapa saja yang akan menjadi perwakilan.
ROSE
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Echan
upp
2023-03-01
0
Anggra
lanjut
2023-03-01
0