Tok-tok
Terdengar kembali suara ketukan mobil detektif Carl yang semuanya membuka sedikit jendelanya.
“Cepat jalankan mobilmu.” ucap pria tadi dengan wajah kesal karena detektif Carl tak kunjung melajukan mobil.
“Ya, tuan.” detektif Carl pun segera melajukan mobilnya dan semua mobil di belakangnya yang menyalipnya membunyikan klakson kencang.
“Sial ! Ini gara-gara kau Red.” rutuk pria itu besar menoleh ke samping kanan ke tempat duduk Red.
“Kau tidak baca notifikasi yang masuk pada ponsel mu ?” ucap pria rambut merah itu sambil menyenangkan tangan di kedua dadanya.
Detektif Carl tanpa bertanya segera mengeluarkan ponsel dari saku bajunya.
“Kenapa kau tidak memberitahukan saja ?” ucapnya sebelum membaca notifikasi pada layar ponselnya.
“Ya, mulai sekarang aku akan mengurangi frekuensi pertemuan kita. Dan kau bisa lihat sendiri notifikasi itu.” Red menjelaskan singkat.
“Kenapa ?”
“Kenapa ? Karena aku sudah menemanimu sampai episode ini jadi aku putuskan agar kau tidak selalu bergantung padaku.” tambah Red memberikan sedikit penjelasan dan beberapa detik setelahnya pria itu pun segera menghilang tanpa jejak.
“Astaga benar-benar keterlaluan sekali dia.” umpat detektif Carl lagi masih jengkel dengan kepergiannya yang mendadak.
Daripada kesal sendiri pada Red, ia pun segera membaca ponselnya.
klik
Tepat di saat pria itu menekan button read pada layar ponselnya secara otomatis notifikasi itu muncul di kaca mobilnya dengan tulisan yang besar dan jelas.
“Jadi aku berhasil mendapatkan dua klien sebelum batas deadline.” gumamnya tersenyum membaca informasi tersebut. “Yah, aku mendapatkan total reward 10.000 poin.” sebuah senyum terulas di bibirnya.
Namun tak lama setelahnya segera muncul notifikasi pengingat untuk segera menjalankan misi pada kasus klien kedua dalam dengan waktu 2 hari.
“Apa ? Hanya dua hari saja ?” pekiknya terkejut dengan waktu singkat yang diberikan oleh sistem.
Namun tak lama setelahnya muncul item store berikut total jumlah poin yang didapatnya.
“Apa saja yang dijual di store ?”
Tanpa menyentuh panel di depannya, sistem respon pertanyaannya dengan otomatis dan segera menampilkan beberapa item.
“Oh woah... banyak sekali item di sini yang bisa menunjang proses penyelidikan dengan cepat.” detektif Carl kembali tersenyum melihat deretan item yang dijual di sana.
“Tapi aku belum membutuhkannya sekarang, mungkin nanti.”
Dan seketika panel sistem segera menghilang setelah dengan ucapan pria itu yang dikonfirmasi oleh sistem sebagai perintah.
Karena pendeknya waktu yang diberikan olehnya maka pria itu pun segera menuju ke markas biro detektifnya di daerah Skypea.
Cit
Ia segera memarkirkan mobilnya dia area hijau dan penuh bunga bermekaran di halaman kantor karena musim semi masih berlangsung saat ini.
“Apa tak ada yang membersihkan kantor ini ?” decaknya melihat beberapa bunga beraneka warna bertaburan di depan lantai kantormya.
“Leo, kemana dia apa tidak masuk hari ini ?” gumamnya berdiri di depan pintu tepat di depan cuckoo yang tergantung dipintu tersebut.
“Detektif Carl.” dari dalam kantornya terdengar suara yang memanggilnya saat pria itu melangkah masuk namun bukanlah suara Leo, melainkan suara Nyonya Gaby klien keduanya.
“Oh nyonya Gaby.” sapanya menghampiri wanita yang sedang duduk di sofa beludru hitam pekat.
“Detektif ini aku membawa data-data tentang putraku Stuart yang hilang di sekolah.” wanita itu menyerahkan foto dan lain sebagainya untuk proses investigasi.
“Baiklah nyonya Gaby aku akan segera mengerjakannya.” detektif Carl menerima berkas tersebut dan setelahnya klien nya itu berpamitan.
“Leo ?” panggil pria itu memanggil asistennya setelah kepergian kliennya.
“Ya, detektif Carl.” Leo pun muncul setelah menjawab agak lama dan keluar dari sebuah ruangan menghampiri pria itu dengan tangan yang kotor.
Ya, Leo ternyata ada di ruangan lain dan membersihkan ruangan tersebut sendiri kalau sekarang sudah tak ada lagi petugas cleaning service di sana yang memaksanya harus mengerjakan tugas itu sendirian.
“Kita dapat dua klien dan aku minta kau segera mencari data ini.” detektif Carl menyerahkan berkas kasus Kent pada Leo
Ding
Suara notifikasi masuk.
Segera melakukan investigasi detik ini juga akan mendapatkan tambahan poin sebesar 300 poin.
Dan tentu saja ia pun segera mengerjakan sendiri berkas nyonya Gaby karena ada iming-iming reward dari sistem meskipun sebenarnya ia ingin beristirahat sebentar.
Leo segera bergerak setelah membaca semua informasi yang diterimanya. Sedangkan detektif Carl masih mempelajari berkas dari kasus nyonya Gaby.
“Aneh sekali, jika anak ini hilang tanpa jejak.” gumamnya setelah selesai mempelajari kasus Stewart, putra nyonya Gaby dan sedang dalam perjalanan untuk melakukan investigasi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 265 Episodes
Comments