Detektif Carl kemudian duduk di sofa menatap dinding rumahnya yang bercat putih bersih menunggu kedatangan Red.
“Aneh sekali pria itu. Dia datang di saat tak dibutuhkan tapi tak ada disaat aku mencarinya.” helanya sambil melepas sejenak kacamata hitam yang dipakainya kemudian menggantung di salah satu saku tuksedo coklat yang dikenakannya saat ini.
“dong...” bahkan sampai jam dinding cuckoo di rumahnya berdentang 12 kali yang menunjukkan sudah pukul 00.00 pria yang dicarinya tak kunjung datang.
Karena merasa lelah sudah menunggu selama dua jam lebih maka pria itu pun masuk ke kamarnya.
Iseng sebelum memejamkan mata ia mengeluarkan ponselnya dimana ponsel itu sudah tersambung dengan sistem.
“Disini juga tak ada notifikasi apapun.” detektif Carl menaruh kembali ponselnya ke meja di bawah lampu tidur jamur setelah tak menemukan apapun di sana.
“Bodohnya aku percaya begitu saja dengan hal bodoh seperti itu. Mana mungkin ada yang namanya sistem dan juga hadiah menggiurkan seperti yang diceritakan pria aneh itu.” umpatnya dengan kesal karena merasa tertipu dan menyesal karena sudah mempercayai perkataan Red.
Detektif Carl pun kemudian tertidur beberapa saat setelahnya.
“dong...” jam cuckoo di kamarnya bertentang dua kali yang menanyakan saat ini pukul 02.00 dini hari.
Ya, pria itu mempunyai koleksi banyak jam cuckoo di rumahnya meskipun pada umumnya orang lain hanya mempunyai 1 jam cuckoo di rumahnya.
Di setiap dinding ruangan di rumah detektif Carl terpasang jam cuckoo dan pria itu memang sengaja memasangnya agar dia selalu mengetahui waktu saat ini tanpa perlu melihatnya, cukup mendengar dentangannya saja.
Ponsel detektif Carl tiba-tiba menyala. “ding.” terdengar nada notifikasi masuk setelahnya.
Tak lama kemudian Red tiba-tiba muncul di samping tempat tidurnya.
“Dia sudah tertidur rupanya.” gumam pria berambut merah Fanta itu berdiri di samping tempat tidur detektif Carl.
“Padahal aku mau menyampaikan hasil perolehan poinnya saat ini.”
Pria itu pun kemudian dengan seenaknya berbaring di samping detektif Carl, ikut tidur dengannya.
“Dingin sekali malam ini.” bahkan dia pun menarik selimut yang dipakai oleh detektif untuk menyelimuti dirinya.
Dua jam kemudian jam cuckoo di bufet detektif kembali berdentang yang membuat pria itu bangun selain berisik juga karena merasa tak nyaman seperti ada yang mendesaknya.
“Red ?” pekiknya setelah duduk dan mendapati pria aneh itu tidur pulas di ranjangnya.
“Pantas saja aku merasa kedinginan.”ia menurut remotenya dari tubuh pria itu karena tak rela selimut peluru tebalnya dipakai oleh Red.
“Hiss.” Red pun bangun karena merasa kedinginan.
“Pergi kau dari tempat tidurku.”
Detektif Carl mendorong pria berambut merah itu setelah pria itu membuka matanya.
“Auwh. Berani sekali kau mendorongku seperti ini.” Red mengaduh kesakitan setelah jatuh di lantai.
“Siapa suruh kau tidur di tempatku dan mengambil selimutku.” jawabnya sengit setelah lama mencari nyata ketemu dan kini seenaknya saja mengambil tempat tidurnya.
Detektif Carl kemudian duduk di tepi tempat tidurnya menatap Red yang kini duduk di sofa. “Aku sudah mencarimu sedari tadi.”
“Ya, kedatangan ku kemari juga untuk memberitahukan pesan dari sistem setelah sistem reboot beberapa waktu yang lalu dan baru pulih saat ini.”
Kini detektif Carl tahu alasannya kenapa tadi ia tak menemukan pria itu saat mencarinya.
Muncul notifikasi untuknya.
Selamat detektif Carl, kau berhasil menjalankan misi pertamamu dengan sempurna. Kau mendapatkan 4000 poin ditambah dengan 5000 poin karena berhasil menyelesaikan hidden mission sebelum deadline-nya.
Senyum terkembang lebar di bibir pria itu begitu mendengar poin yang didapatnya. “Aku ingin menukar nya.”
Dan sistem segera menampilkan item yang bisa didapat dengan menukarkan poin yang diperoleh. “Aku mau menukarkan 3000 poin-ku dengan uang dan sisanya akan aku tukar nanti.”
Dan segera setelahnya sistem mengkonfirmasi perintah tersebut. Detektif Carl mendapatkan uang sebesar 100.000 Euro dari sistem.
Ia langsung tersenyum lebar sembari berpikir mau diapakan uang sebanyak itu.
“Jangan senang dulu. Setelah misi pertama selesai maka misi kedua akan segera aktif.” ucap Red membuyarkan lamunan detektif Carl.
Muncul kembali notofikasi di depan detektif Carl.
Misi kedua telah di aktifkan. Bersiaplah untuk segera menjalankan misi kedua. Reward yang akan di dapat di misi kedua berupa 15 000 poin setelah menyelesaikan kasus dua clien tak kurang dari 4 hari.
Detektif Carl terbelalak saat membacanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 265 Episodes
Comments
Izhar Assakar
tak jelas maksudnya apa,,,
2023-12-19
0