Wu Sheng yang mendadak kesal karena Wu Fang lagi-lagi membuat perkara dengannya menyadari jika Wu Fang tak bisa dibiarkan saja.
Namun sebelum Wu Sheng masuk ke Kediaman dan mengacaukan tempat Wu Fang dan Tetua Feng tinggal, Wu Fang muncul di belakang Wu Sheng bersama Lu Fuqin.
“Hmmm, kenapa pengemis ini masih ada di sini? Apakah kalian tidak menngabaikan perintahku?” tanya Wu Fang yang mengabaikan keberadaan Wu Sheng disana.
Wu Sheng yang tau jika Wu Fang sengaja melakukan itu untuk membuatnya kesal pun tidak ingin bersabar dan mulai mengikuti keinginan Wu Fang.
Wu Sheng yang melihat ada air di sekitarnya tanpa pikir panjang mengambil air tersebut dan menyiramkannya ke wajah Wu Fang dan Lu Fuqin.
Wu Fang dan Lu Fuqin yang menjadi basah karena air yang diguyur oleh Wu Sheng pun menjadi sangat marah.
“Wu Sheng! Apa yang kau lakukan?” teriak Lu Fuqin dengan suara yang sangat keras dengan wajah yang kesal sambil mengibas-ibaskan sisa air yang ada di pakaiannya.
“Wu Sheng! Apa kau sudah buta? Apa kau tidak tau jika aku dan Nona Lu ada di sini?” teriak Wu Fang dengan wajah yang marah.
Wu Sheng yang sengaja menyiramkan air ke pakaian Wu Fang dan Lu Fuqin berpura-pura tidak tau dan melihat.
“Agh! Kau ada di sana ternyata Suadara Fang, Nona Lu! Aku pikir suara yang aku dengar tadi adalah suara lalat yang terus berdenging di telingaku jadi aku menyirami air agar lalat itu pergi!” ucap Wu Sheng dengan sikap yang cuek.
“Kau! Beraninya kau melakukan ini padaku!” teriak Wu Fang dengan suara yang lantang sambil menunjukkan telunjuknya ke arah Wu Sheng.
“Jangan mengangkat jarimu di hadapanku! Jangan lupakan status orang yang berdiri di hadapanmu ini!” ancam Wu Sheng dengan kepala yang terangkat ke atas dan tatapan mata yang merendahkan.
“Kau! Kau sungguh tidak tau malu! Kau hanya beruntung karena terlahir sebagai Anak dari Kepala Keluarga padahal kau tak memiliki kemampuan apapun untuk menjadi Kepala Keluarga di masa depan!” ucap Wu Fang dengan suara yang keras dengan wajah yang marah.
“Hmmm, apakah kau tidak tau bahwa keberuntungan adalah salah satu dari kemampuan seseorang? Lagipula bukankah hal baik jika kau tidak menunjukkan rasa iri dan dengkimu itu padaku secara terang-terangan dan tetap memasang topeng baik di hadapanku!” sindir Wu Sheng dengan senyum kecil di sudut bibirnya.
“Kau mengatakanku tidak tau malu siapa di sini orang yang tidak tau malu itu sebenarnya? Aku atau dirimu?” sindir Wu Sheng lagi dengan tatapan mata yang merendahkan.
“Kau memanfaatkan kebaikanku selama ini dengan menggunakan Ruang Latihan Khusus yang hanya diberikan kepada Pewaris!” ucap Wu Sheng dengan suara yang lantang karena sengaja menyebarkan berita kepada semua Rakyat yang berkumpul di depan Gerbang Kediaman Keluarga Wu.
“Kau juga secara diam-diam meracuniku agar peningkatan kultvasiku lambar agar kau dapat terlihat lebih baik darimu!” ucap Wu Sheng dengan tatapan mata yang tajam.
“Kau bahkan tega menusukku yang telah menganggapmu sebagai Saudara Kandung dengan melakukan hal terlarang dengan Tunangan Sepupumu sendiri di Kediamanmu!” ucap Wu Sheng dengan suara yang lantang dan wajah yang serius.
“Apakah kau akan menolak kebenarannya saat melihatmu dan Nona Lu saat ini bersama tepat setelah Pertunanganku dengan Nona Lu dibatalkan?” tanya Wu Sheng sambil menunjuk ke arah Wu Fang dan Lu Fuqin yang terlihat sangat terpojok saat semua tatapan mata menghakimi dari masyarakat tertuju kepada keduanya.
Wu Fang yang tidak senang diperlakukan seperti seorang penjahat membuat tantangan yang membuat semua orang yang ada di sana terkejut.
“Diam! Beraninya kau mengatakan kebohongan besar seperti itu!” ucap Wu Fang yang mencoba menyangkal semua pernyataan yang dikatakan oleh Wu Sheng.
“Aku mengajakmu berduel di atas Arena Pertandingan Keluarga Wu! Petandingan hidup dan mati!” ucap Wu Fang dengan suara yang lantang dengan ekspresi wajah yang serius dan senyum yang lebar.
“Bagaimana? Apakah kau takut menerima tantanganku? Jika kau takut maka tolak saja tantanganku dan mengaku saja jika kau sungguh tidak pantas dengan posisi Pewaris Keluarga Wu di masa depan!” ucap Wu Fang dengan senyum percaya diri.
Lu Fuqin yang diam saja saat Wu Fang dan Wu Sheng adu mulut tiba-tiba tersenyum bahagia setelah mendengar Wu Fang mengajukan tantangan hidup dan mati kepada Wu Sheng.
“Kau tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk melawan Kakak Fang jadi lebih kau menolak pertandingan ini Wu Sheng daripada kehilangan nyawamu! Bukankah menjadi Pewaris tanpa harga diri lebih baik daripada kehilangan nyawa?” sindir Lu Fuqin dengan tawa yang keras dan ekspresi wajah yang bahagia.
Wu Sheng yang mendengar perkataan Wu Fang dan Lu Fuqin di depannya pun tertawa dengan sangat keras menganggap bahwa yang dikatakan keduanya adalah lelucon yang sangat lucu.
“Aku menolak tantangan ini? Hmmm, aku hanya khawatir kalian berdua yang menolak mati saat aku menang dalam pertandingan itu!” ucap Wu Sheng dengan tatapan mata yang tajam.
“Aku menerima tantangan ini! Tantangan Pertandingan Hidup dan Mati!” ucap Wu Sheng dengan suara yang tegas dengan ekspresi wajah yang serius.
Wu Sheng yang menyadari bahwa Master Zhang ternyata bersembunyi di balik kerumunan yang ikut menonton perdebatan antara dirinya dan Wu Fang pun angkat bicara.
“Master Zhang dari Menara Alkemia! Apakah kau akan menonton saja di sana? Bisakah kau menjadi saksi untuk Pertandingan Hidup dan Mati ini agar tak ada seorangpun yang akan protes dengan apapun hasilnya?” teriak Wu Sheng yang memaksa Master Zhang keluar dari persembunyiannya.
“Hahahaha.... Kau sungguh anak yang licik tapi jangan khawatir aku sangat bersedia. Aku akan menjadi Saksi dan juga Wasit dalam Pertandingan Hidup dan Mati itu. Bagaimana apakah pihak lainnya setuju?”tanya Master Zhang kepada Wu Fang yang berdiri di sampingnya.
Wu Fang dan Lu Fuqin yang terkejut dengan kehadiran Master Zhang yang merupakan Master Alkemia dan Pemimpin dari Menara Alkemia langsung kembali ke pikirannya yang jernih saat pertanyaan yang menurutnya menguntungkan muncul.
“Te-Tentu saja aku setuju! Aku sangat setuju!” ucap Wu Fang dengan suara yang lantang dengan wajah yang percaya diri.
“Aku harap setelah hasilnya keluar dan kau meninggal di atas Arena nanti. Ayahmu tak akan membalas dendam dan melakukan sesuatu kepadaku yang akan menggantikanmu sebagai Pewaris Keluarga Wu!” ucap Wu Fang dengan senyum yang lebar.
“Hmmm, kau terlalu percaya diri tapi aku tidak menyalahkanmu! Aku harap kau, Tetua Feng dan wanitamu ini untuk menepati kesepakatan yang telah dibuat.” ucap Wu Sheng dengan senyum kecil dan tatapan mata yang tajam.
Master Zhang yang menjadi penengah pun membuat pengumuman yang membuat Wu Fang merasa di atas awan dan Wu Shanghe yang datang menentang keras pengumuman yang dibuat Master Zhang.
#Bersambung#
Apakah isi dari pengumuman yang diucapkan oleh Master Zhang? Apakah Pertandingan Hidup dan Mati akan berjalan dengan lancar? Bagaimana reaksi Wu Wu Lei dan Guang Yao setelah mendengar Pertandingan yang akan dilakukan oleh Wu Sheng dan Wu Fang? Tebak jawabannya di BAB selanjutnya ya..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 146 Episodes
Comments
Arie Chaniago70
tantangan diterima semangat wu,,
2024-12-29
1
shadow life
oke
2024-04-05
1
Jimmy Avolution
lanjut
2024-03-08
1