Lu Fuqin yang kembali ke Kediaman Keluarga Lu dengan menggunakan kereta kuda Keluarga Wu dalam kondisi yang berantakan terdiam saat semua Pelayan melihat kondisinya.
"Sial! Bagaimana ini bisa terjadi? Kenapa bisa Paman Shanghe ada di Kediaman Paman Feng dan melihatku bersama Kakak Fang sedang berc*nta?" tanya Lu Fuqin dalam hatinya dengan ekspresi wajah yang kesal dengan tangan terkepal erat sambil menundukkan kepalanya ke bawah.
Paman Zing yang melihat Lu Fuqin tidak menyesali perbuatannya sama sekali bahkan menjadi sangat marah hanya menggelengkan kepalanya pelan.
"Aku hanya ingin menyampaikan surat dan pesan dari Kepala Keluarga Wu untuk Kepala Keluarga Lu datang membahas masalah yang ada di dalam surat ini!" ucap Paman Zing dengan suara yang tegas.
"Baiklah. Aku mengerti. Aku akan menyampaikan pesan dan surat ini kepada Kepala Keluarga!" ucap Kepala Pelayan dengan suara yang rendah dan sopan karena menyadari bahwa situasinya sedang tidak menguntungkan saat ini.
"Kalian berdua! Bawa Nona Muda masuk ke dalam dan bantu Nona Muda membersihkan dirinya!" ucap Kepala Pelaya dengan ekspresi wajah yang dingin.
Pelayan yang tau tugasnya itu pun membantu Lu Fuqin masuk ke dalam dan melakukan tugasnya dengan sangat baik.
Sementara itu, Wu Sheng yang tau jika Wu Shanghe memberikan pengumuman untuk melakukan pertemuan dengan Kepala Keluarga Lu pun meminta izin untuk bertemu dengan Wu Shanghe.
"Keluarga Lu adalah salah satu Keluarga yang memiliki keberuntungan yang sangat bagus di kehidupanku yang lalu maka sekarang adalah saatnya mengambil itu semua!" ucap Wu Sheng dengan mata yang penuh ambisi sambil berdiri di depan pintu ruang kerja Wu Shanghe.
"Ayah, apakah aku boleh masuk?" tanya Wu Sheng dengan ekspresi wajah dan nada suara yang datar.
"Masuklah dan duduklah!" jawab Wu Shanghe dengan nada suara yang tegas sambil berjalan duduk di salah satu kursi.
"Terima kasih, Ayah!" ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang senang sambil mengambil tempat di kursi yang kosong.
Wu Shanghe yang berpikir bahwa Wu Sheng pasti tidak ingin berpisah dengan Lu Fuqin karena rasa cintanya yang begitu dalam.
"Ayah, apakah menurut Ayah aku tidak akan membatalkan Pertunanganku dengan Lu Fuqin setelah semua yang terjadi?" tanya Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang datar dan tenang.
Wu Shanghe yang merasa jika kekhawatirannya terbaca oleh Putranya itu pun menganggukkan kepalanya secara pasti.
"Ayah tidak perlu khawatir karena aku tidak akan melakukan itu. Wanita yang telah berhianat tidak pantas dipertahankan!" ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang serius.
"Lu Fuqin memang lebih pantas bersama Wu Fang karena mereka telah berbuat sampai seperti itu bukankah lebih baik untuk menyatukan mereka?" sindir Wu Sheng dengan senyum licik.
"Ayah, bagaimana jika kau membatalkan pertunanganku dengan Lu Fuqin dan meminta wilayah miliknya yang ada di sebelah barat Gunung Tianghe sebagai kompensasi?" tanya Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang senang.
"Jika Paman Lu menolak untuk memberikan kompensasi itu maka Pertunangan tetap dilakukan tapi Lu Fuqin akan masuk ke Keluarga Lu sebagai Selir bukan Istri Sah atas semua tindakan hina yang dilakukannya!" ucap Wu Sheng dengan senyum kecil di sudut bibirnya.
"Dengan harga diri yang tinggi, aku yakin Lu Fuqin akan menolak menjadi Selir. Lu Fuqin lebih memilih kehilangan sebagian miliknya daripada harga dirinya hancur!" ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang percaya diri.
"Setelah perjanjian dibuat langsung ikat Lu Fuqin dan Wu Sheng bersama!" ucap Wu Sheng dengan senyum yang lebar.
Wu Sheng yang telah hidup kembali dan mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki nasib Keluarganya mengetahui bahwa wilayah yang dimintanya sekarang adalah wilayah yang menjadi pusat keberuntungan Keluarga Lu di masa lalu.
Oleh karena itu, Wu Sheng menjadikan kejadian ini sebagai kesempatan emas untuk memberikan wilayah yang menjadi incarannya meskipun saat ini wilayah itu terkenal tidak memiliki masa depan.
Wu Shanghe yang senang karena Wu Sheng telah berubah menjadi lebih baik pun mempertanyakan pendapat Wu Sheng tentang hukuman yang harus diterima Wu Fang.
"Jika itu yang kau inginkan maka Ayah tak akan punya alasan lagi untuk menolaknya. Ayah akan setuju dan melakukan seperti yang kau inginkan tapi apa yang ingin kau lakukan pada Wu Fang?" tanya Wu Shanghe dengan ekspresi wajah yang penasaran.
"Hmmm, bisakah Ayah memanggil Tetua Feng dan Wu Fang ke ruangan ini sebelum Lu Fuqin dan yang lainnya datang? Ayah harus memberikan hukuman terlebih dahulu untuk keduanya!" ucap Wu Sheng dengan senyum yang licik.
Wu Sheng sadar bahwa saat ini kultivasinya sangat jauh berbeda dengan Wu Fang tapi Wu Sheng yang tidak mempermasalahkan itu lebih memilih menemukan cara untuk membuat menyembuhkan Wu lei.
"Apa yang ingin kau lakukan pada Wu Sheng? Apakah kau ingin membuat Wu Fang tak bisa menjadi Murid di Sekte Tao?" tanya Wu Shanghe yang teringat akan berita yang baru didapatnya beberapa hari yang lalu.
"Aku tidak akan melakukan itu, Ayah. Aku bisa masuk ke Sekte manapun aku mau bahkan Sekte Tao pun dapat aku masuki jika aku mau!" ucap Wu sheng dengan ekspresi wajah yang percaya diri.
"Kita membutuhkan Gingseng Merah Seribu Tahun milik Tetua Fang untuk menyembuhkan Kakak. Oleh karena itu, bisakah Ayah melakukannya?" tanya Wu Sheng dengan tatap mata yang penuh harap.
"Kenapa kau melakukan ini Sheng'er? Kenapa kau tidak meminta Pil Luanzi milik Tetua Feng untuk mempercepat kultivasimu?" tanya Wu Shanghe yang khawatir pada Putranya itu.
"Ayah, aku tidak membutuhkan semua itu. Jika secara tidak terduga ada pertandingan antara aku dan wu Fang, aku tak akan kalah dengan mudah Ayah karena aku punya banyak Kartu As yang tak diketahui orang-orang!" ucap Wu Sheng dengan percaya diri.
"Ayah mengerti. Ayah akan mendukungmu. Sekarang kembalilah ke kamarmu dan istirahatlah!" ucap Wu Shanghe dengan ekspresi wajah yang serius.
Wu Sheng yang masih memiliki masalah dengan akar racun yang ada di dalam tubuhnya pun memutuskan untuk menurut dan kembali ke kamarnya untuk membuat Pil Penawar Racun.
Di saat yang sama, Lu Fuqin yang dipanggil Lu Huaishan ke ruang kerjanya tidak menyangka akan dilemparkan cangkir teh tepat di samping wajahnya.
"Dasar anak kurang ajar! Beraninya kau membuat masalah besar seperti! Apa menurutmu Pertunanganmu masih bisa dipertahankan lagi sekarang?" tanya Lu Huaishan dengan ekspresi wajah yang marah.
"Sekarang pasti berita tentang perbuatan yang kau lakukan Wu Fang telah tersebar dan jika seperti ini maka tidak akan ada lagi Pemuda dari Keluarga baik-baik mau menerimamu!" ucap Lu Huaishan dengan suara yang tinggi dan mata yang melotot tajam.
Lu Fuqin yang tidak merasa bersalah ataupun takut sama sekali tidak menanggapi berlebihan kemarahan Lu Huaishan justru dengan tenang menjelaskan semua rencananya.
"Apa yang Ayah takutkan dan khawatirkan? Si bodoh Wu Sheng sangat mencintaiku. Dia tidak akan pernah melepaskanku ataupun membatalkan pertunangan ini!" ucap Lu Fuqin dengan nada suara yang datar.
"Meskipun Wu Sheng tidak bisa berbuat banyak karena Paman Shanghe sehingga terpaksa harus membatalkan Pertunangan ini tapi Kakak Fang tak akan meninggalkanku!" ucap Lu Fuqin dengan tatapan mata yang tajam.
"Kakak Fang pasti akan menikahiku dan menjadikanku Istrinya! Lagipula Kakak Fang jauh lebih hebat daripada si bodoh Wu Sheng itu!" ucap Lu Fuqin dengan senyum kecil di sudut bibirnya.
"Apa Ayah tidak mengetahui kabar yang beredar tentang Kakak Fang dan Sekte Tao?" tanya Lu Fuqin dengan ekspresi wajah yang penuh teka-teki.
"Apa maksudmu? Apakah Wu Fang diterima di Sekte Tao sebagai Murid?" tanya Lu Huaishan dengan ekspresi wajah yang penasaran.
"Kurang tepat, Ayah. Sedikit lagi benar. Kakak Fang diangkat oleh Master Dang menjadi Murid Pribadinya dan Kakak Fang berjanji padaku akan menjadikanku Murid Inti Mastwe Dang juga jika aku mau menjadi wanitanya!" ucap Lu Fuqin dengan senyum liciknya.
"Jadi bagaimana Ayah? Bersama siapapun aku nantinya maka aku tetap akan menjadi Pemenangnya!" ucap Lu Fuqin dengan percaya diri.
Lu Huaishan yang akhirnya mengerti alasan Putri Tunggalnya melakukan itu semua pun menjadi sangat senang dan dengan kepercayaan penuh mendukung apapun pilihan Lu Fuqin.
#Bersambung#
Apakah Wu Sheng berhasil membuat Obat yang bisa menghilangkan akar racun di tubuhnya sepenuhnya? Lalu rencana siapa yang akan berhasil pada akhirnya? Tebak jawabannya di kolom komentar ya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 146 Episodes
Comments
Arie Chaniago70
wanita 🐍🐍🐍🐍🐍 hehehehe
2024-12-29
0
@rt
ngopi thorr...focuss..🤔🤔
2024-10-24
1
Ben Sukses
Masa depan
2024-09-21
1