Wu Shanghe yang melihat Wu Sheng telah pergi pun memanggil Paman Zing untuk memanggil Tetua Feng dan Wu Feng ke ruang kerjanya.
"Saya akan segera membawa keduanya menghadap Tuan!" ucap Paman Zing dengan sikap yang patuh dan wajah yang datar.
Tetua Feng yang telah mengetahui bahwa Wu Shanghe pasti akan memanggil dirinya dan Wu Fang untuk datang menjelaskan semuanya pun menarik nafas panjang lalu berjalan dengan wibawa yang tinggi.
"Kepala Keluarga, apakah anda memanggil saya? Bolehkah saya masuk ke dalam?" tanya Tetua Feng dengan nada suara yang terdengar sopan sambil mengetuk pintu beberapa kali.
"Masuklah!" ucap Wu Shanghe dengan ekspresi wajah dan nada suara yang dingin dengan tatapan mata yang tajam.
Tetua Feng dan Wu Fang yang memasuki ruang kerja Wu Shanghe tiba-tiba merasa jika suhu di ruangan itu turun drastis sehingga memunculkan kesan seram.
Wu Fang yang merasakan aura dan niat membunuh yang kuat pun secara tidak sadar menjadi sangat takut tapi untungnya Tetua Feng yang tak ingin Putranya ketakutan pun menghalangi pandangan Wu Shanghe.
"Kepala Keluarga, Wu Fang mengaku bersalah. Wu Fang sadar bahwa dirinya telah melakukan kesalahan!" ucap Tetua Feng sambil menoleh ke belakang ke arah Wu Fang untuk segera meminta maaf.
Wu Fang yang ingat apa yang harus dilakukannya pun langsung bersujud di hadapan Wu Shanghe dan mengakui kesalahannya.
"Saya bersalah Kepala Keluarga. Saya mohon maafkan saya. Saya sungguh khilaf. Saya bersedia menerima hukumannya!" ucap Wu Fang dengan ekspresi wajah yang sedih dan menyesal.
Wu Shanghe yang sudah bisa menebak bahwa semua ini adalah saran yang diberikan oleh Tetua Feng pun tersenyum kecil.
"Jika seperti itu sebagai hukumannya maka kau dilarang memasuki Sekte Tao tahun ini!" ucap Wu Shanghe dengan ekspresi wajah yang dingin dengan tatapan mata yang tajam.
Wu Fang yang berpikir bahwa kesempatannya untuk menjadi Murid Sekte Tao dan menjadi orang yang hebat dan terkenal hilang begitu saja pun memohon kepada Wu Shanghe untuk mengubah keputusannya.
"Tidak! Tolong jangan lakukan ini Kepala Keluarga! Saya bersalah tapi saya tidak sepenuhnya bersalah. Nona Lu yang telah menggoda saya makanya hal itu bisa terjadi!" ucap Wu Fang dengan ekspresi wajah yang tidak senang.
"Kalian berdua bersalah dan sekarang aku sedang menghukummu sementara Nona Keluarga Lu itu akan mendapatkan balasannya nanti!" ucap Wu Shanghe dengan ekspresi wajah yang dingin.
Wu Fang yang tak ingin kehilangan kesempatan emas yang ada di depan matanya tak bisa melakukan apapun menjadi sangat kesal.
Tetua Feng yang tak bisa melihat Putranya kehilangan masa depannya pun memutuskan untuk membantu Wu Fang.
"Kepala Keluarga tolong pikirkan lagi keputusan anda. Hukuman yang anda berikan terlalu kejam untuk masa depan Wu Fang." ucap Tetua Feng dengan ekspresi wajah yang dingin.
"Jika Wu Fang dilarang masuk ke Sekte Tao sekarang. Itu sama saja dengan menghancurkan masa depannya karena Wu Fang telah diterima oleh Master Dang sebagai Murid Pribadinya!" ucap Tetua Feng dengan sedikit kesombongan di nada bicaranya.
"Benarkah? Lalu bagaimana dengan Wu Sheng yang sakit hati saat mengetahui bahwa Tunangan yang dicintainya berc*nta dengan Sepupu yang telah dianggapnya sebagai Saudara?" sindir Wu Shanghe dengan tatapan mata yang tajam.
Tetua Feng yang tak ingin Wu Fang kehilangan masa depannya yang cemerlang pun akhirnya menyerah dan memutuskan memberikan beberapa Harta Karunnya sebagai kompensasi.
"Wu Sheng pasti merasa sangat sedih dan sakit hati karena itu saya akan memberikannya seribu tael perak dan juga tiga butir Pil Luanzi tingkat Tiga sebagai kompensasi!" ucap Tetua Feng yang berharap Wu Shanghe dapat menerima penawarannya.
"Tambahkan Gingseng Merah Seribu Tahun sebagai kompensasi dan aku yakin Shang'er pasti akan ceria kembali!" ucap Wu Shanghe dengan senyum yang lebar dengan tatapan mata yang menunjukkan kelicikan.
"Baiklah. Aku akan memerintahkan Pelayan untuk mengirimkan semua hadiah itu kepada Tuan Muda Wu Sheng sebagai kompensasi saat ini juga!" ucap Tetua Feng dengan wajah yang dipaksakan untuk tersenyum.
Sementara itu, Wu Sheng yang ingin memulai proses Alkemia pun terdiam sesaat karena menyadari bahwa dirinya tak memiliki Api Bumi untuk membuat Pil.
"Aku memiliki Tanaman Obatnya dan aku pun memiliki Tripod untuk membuat Pil tapi aku tak memiliki Api Bumi untuk memasaknya agar bisa menjadi Pil! Apa yang harus aku lakukan?" tanya Wu Sheng yang terdiam sesaat pada dirinya sendiri.
#Bersambung#
Apakah Wu Sheng berhasil membuat Pil untuk menghilangkan akar racun yang ada di dalam tubuhnya atau tidak? Tebak jawabannya di kolom komentar ya..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 146 Episodes
Comments
Arie Chaniago70
belajar dulu mengaktifkan api bumi dan api langit
2024-12-29
0
guntur moch
Cerita Awalnya Kurang detail,seharusnya di ceritain setelah Ayah dan Kakaknya dulu meninggal dia menjadi kuat karena siapa
2024-09-09
1
shadow life
yes
2024-04-04
1