Asisten Dino

Dokter Aura yg menjadi dokter pribadi keluarga Rafael sekarang tengah memeriksa Zefa..

"Lu apain anak orang Raf. Liat nih tekanan darah nya rendah banget. Mana bugil lagi.. Apa jangan jangan..... " Aura memicing kan setengah mata nya..

"Udah, tugas lu disini hanya periksa saja.. Ntar bayaran nya gue transfer"

"Gue bilangin Friska baru tau rasa lu"

"Coba aja kalau lu berani"

"Bukan gue gak tau masalah rumah tangga lu, tapi menurut gue selesei in satu satu. Lu gak bisa menjalani nya bersama an" Aura merceloteh tak jelas seraya membubuhkan tulisan d atas kertas resep.

"Maaf Raf, apa dia wani. ta panggilan??? "

Rafael menepuk pelan tangan Aura..

" Enak aja lu,, dia wanita baik baik tau. Calon istri gue"

Aura mengangguk pelan, dan menyerahkan selembar kertas kepada Rafael.

"Nih resep, lu tebus d apotik bawah apartemen lu aja biar cepet. Tadi Dino juga buru buru nelfon gue. Jadi gue gak bawa obat. Lagian dia hanya kelelahan doang"

Rafael menganggukkan kepala.

"Gue cabut dulu, transferan beserta tips nya jangan lupa. Kalau gak gue bongkar rahasia lu ini"

"Iya, lu bawel banget. sono cabut"

"oia, jangan lupa lu keringin badan nya dan pakai in baju. Ntar dia masuk angin.. "

"Iya... "

Rafael mendorong pelan tubuh Aura hingga mencapai pintu masuk.

Klik

Rafael mengunci pintu masuk Apartemen nya..

Rafael melakukan semua saran Aura. mengeringkan tubuh dan rambut Zefa dengan handuk kering.

Memindahkan Zefa ke kamar tamu dan memakai kan baju hingga menyelimuti nya..

Rafael hendak menebus obat yang d beri Aura. Dan d saat yg bersama an, Dino datang dan menampilkan senyum konyol nya.. Tadi dia bertemu Aura d lobi. Aura menjelaskan tentang ada seorang gadis pingsan d atas ranjang Rafael dalam keadaan polos...

"Gak usah senyum senyum kayak gitu. Lu jelek banget. Nih.. Tebus obat ini d apotik bawah. "

Rafael memberikan resep obat dari Aura tadi kepada Dino dan segera menutup pintu.

"Hadeeeh... enak banget jadi bos, suruh suruh seenaknya.. Bentar lagi gue tinggal lu Rafael, keder lu cari ganti kayak gue" Dino merepet hingga menendang angin d depan kaki nya..

"Ngapain lu bang, ngomong sendiri kayak orang gila aja"

Seorang cleaning servis wanita yg tengah menyapu koridor unit Rafael bingung melihat Seorang pria tampan berbicara dengan angin seraya melewati nya..

Sampai akhirnya ia beranikan diri menyapa..

"Enak aja bilang gue gila, lu yg gila" ucap Dino tak Terima..

"Idiiih,, gila teriak gila" Cleaning servis itu berlalu meninggal kan Dino yg merasa marah dan tersinggung. Karena belum ada seseorang yg mengabaikan dan mengata ngatai nya seperti sekarang.

"Hoii tunggu"

Dino mengejar Cleaning servis tersebut, tapi sayang pintu lift tertutup saat Dino tiba d sana.

Cleaning servis itu tertawa serta mengeluarkan lidah nya mengejek Dino..

Membuat darah Dino berasa naik ke ubun ubun..

"Gue cari lo sampai ketemu. Liat aja"

Dino segera menaiki lift d sebelah nya dan berusaha mengejar sang cleaning servis.

Sampai d loby Dino celingak celinguk melihat Wanita tadi tapi tak menemukan siapapun.

Akhirnya Dino segera berlalu menuju apotik menebus obat untuk calon istri bos nya..

...****************...

Readers:

Author ada masalah apa sih dengan para asisten bos????

Kemarin Toni sekarang Dino....

Author:

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!