Rafael uring-uringan saat nomor yg ia hubungi tak dapat D hubungi..
Semenjak pertemuan nya dengan Zefa D restauran terakhir kali, ia tak bisa lagi menghubungi wanita yg sudah mengisi sedikit hati nya.
Memang salah, tapi ia merasa harus menolong Zefa keluar dari hubungan toxic nya dengan Wahyu...
Jika Zefa mau meninggalkan Wahyu, maka dengan senang hati Rafael menjadikan nya istri..
Walau harus jadi istri ke dua nya sekalipun... Hanya sedikit pendekatan lagi, maka sudah bisa ia pastikan Zefa akan menjadi milik nya...
Tapi kehilangan kabar Zefa membuat nya kehilangan arah..
Ingin mencari langsung, tapi tuntutan pekerjaan membuat nya tak bisa apa apa...
Tok tok tok...
"Maaf bos, saya menganggu" Dino masuk dan melihat keadaan Rafael kusut dan tak bersemangat.
"hmmm, ada apa Dino??? "
"Saya mau memberi kan informasi ini" Dino memberi sebuah dokumen.
"Apa ini??? "
"Sebaiknya anda saja yg membaca nya bos"
Rafael mulai membolak balik kan dokumen tersebut,, Kemudian ia merobek dengan keadaan marah...
"Maaf bos,, tapi informasi ini benar-benar valid" Doni sudah membayangkan apa yg akan terjadi setelah ini.
"Kau boleh keluar"
Rafael menyenderkan punggung dan memijat pelipis nya..
Informasi yg ia dapat kali ini sangat membuat nya terkejut dan marah.
Bagaimana tidak, D dalam nya tertulis jika Friska sang istri pernah melakukan aborsi beberapa bulan lalu..
Bulan dimana Rafael menjebak Friska agar ia hamil... Pil KB yg biasa D minum Friska, D ganti oleh Rafael dengan obat penyubur...
Bulan berikut nya Rafael mendengar kabar jika Friska datang bulan membuat nya sudah pasrah, mungkin Tuhan belum mempercayai nya..
Rafael marah dan kecewa... Setelah pekerjaan nya selesai iA akan membuat perhitungan dengan Friska....
...****************...
Seminggu berlalu..
"Sayaaaang"...
Friska membelai punggung polos Rafael yg tidur membelakangi nya.. Friska merapatkan tubuh dan berbisik d telinga Rafael..
" Aku menginginkan mu"
"Maaf Fris, bukan aku tak menginginkan nya, tapi bau nafas mu saja sudah membuat ku hilang selera"
Rafael bangkit dan segera berdiri..
"Kamu kok berubah gini sih sayang???? Kamu kan tau gimana profesi aku yg harus nuntut aku minum"
Friska tak Terima d tolak oleh Rafael,, tidak biasa nya Rafael begini. Ia tadi meninggalkan teman2 sosialita nya karena menginginkan nafkah batin.. Sudah hampir sebulan Rafael tak menyentuh nya.. Ia rindu...
"Ya aku tau dan paham, dulu mungkin aku bisa menerima nya.. Tapi semenjak kamu mengeluarkan buah hati kita yg ada d dalam perut kamu itu, aku udah gak bisa menerima nya"
"Aku terpaksa melakukan..... " Friska segera menutup mulut nya karena keceplosan..
"Kau fikir aku tak tau semua Friska???? "
"Tapi sayang, aku punya alasan untuk itu"
Rafael menyeringai.. "Alasan mu karena karir begitu???sudahlah, aku bosan Friska!!!" Mengambil kaos dan jaket bersiap meninggalkan Friska.
"Rafael tunggu dulu, dengar penjelasan ku dulu"
"Aku tak butuh penjelasan mu. Sudah cukup sepuluh tahun aku bertahan Friska"
"Kamu mau kemana?? " Friska mencekal tangan Rafael agar tidak pergi, tapi dengan cepat Rafael menepis nya..
Di ambang pintu..
"Seperti nya aku tak bisa melanjutkan hubungan ini"
"Aku gak mauu"
BRAAAAK..
Pintu D tutup keras...
Friska segera duduk D tepi ranjang, kembali mengingat kesalahan fatal yg sudah ia perbuat..
Beberapa bulan lalu, Friska dengan sengaja mengeluarkan janin yg tak berdosa dari dalam rahim nya. Ia takut jika hamil akan menganggu karir nya yg sedang berada di puncak popularitas..
Ia tak mungkin memberi tahu Rafael, karena dari awal pernikahan Rafael sudah menyuruh nya resign dan fokus mengurus rumah tangga..
Bukan Friska takut kehilangan pekerjaan, tapi ia sedang menikmati masa masa kejayaannya saat itu...
.
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Nurhayati
Bagaimanapun yang namanya istri harus patuh dan hormat kepada suaminya....😊🙏
2023-09-09
1