Hari ini Rafael sengaja pulang awal karena ingin bertemu Zefa...
Rafael memutuskan untuk tinggal sementara d apartemen hingga surat cerai nya selesai..
Tapi seperti nya akan sulit.. Karena Friska tak mau menandatangani surat yg sudah d berikan oleh pengacara Rafael.
Klik..
Pintu terbuka tapi Rafael tak menemukan Zefa.. Rafael mencari cari keberadaan Zefa hingga menemukan Zefa sedang berada d dalam tempat gym..
Lekukan tubuh nya yg sempurna dengan pakaian minim membuat Zefa semakin s"i..
Hah...
Rafael menyesal pulang cepat hari ini, karena ini akan membuat nya kembali bersolo karir...
Zefa menyelesaikan aktifitas nya, dan berencana untuk mandi. Ia masih tak sadar jika Rafael sudah pulang..
Zefa melepas satu persatu pakaian nya D depan kamr mandi dapur karena merasa gerah dan berkeringat..
Semua gerakan Zefa membuat Rafael menelan kasar saliva nya..
Perlahan tapi pasti Rafael menghampiri dan memeluk Zefa dari belakang...
Zefa berbalik dan berteriak kaget.
"Tuan su sudah pulang???? "
Rafael tak menghiraukan pertanyaan Zefa. Perlahan tapi pasti Rafael memangkas jarak hingga pertemuan dua bi. bir tak dapat d hindari..
Dari ci.. uman lembut menjadi lu. matan yg menuntut balasan..
Bibir Rafael menyusuri setiap inci tu. buh Zefa nan se. makin se. Xi karena olahraga.
Dan tak sia sia setiap weekend Rafael membawa beberapa pegawai salon ke apartemen untuk melakukan perawatan.
Zefa tak munafik,, ia merindukan sentuhan yg sudah sebulan tak ia dapat kan...
Sentuhan lembut Rafael mulai menjalari seluruh tubuh nya.. Dan......
Terjadilah hal yg tak di ngin kan antara mereka...
Zefa dan Rafael pun menodai pernikahan mereka..........
...****************...
Di sebuah ranjang panas, 2 insan saling berpelukan dalam tidur...
Zefa terkejut saat melihat Rafael terlelap d samping nya...
Ingatan nya berputar kembali saat mengingat apa yg telah terjadi antara dirinya dan Rafael..
Semua terjadi karena kesalahan.
Zefa merasa jijik kepada dirinya sendiri. Ia juga merasa berdosa karena telah mengkhianati Wahyu..
Tapi kenapa dia bisa bisa nya terlena dengan sen, tuhan Rafael????
Zefa segera memasuki kamar mandi. Ia duduk bersimpuh d bawah guyuran shower yg membasahi seluruh tubuh nya..
Bahkan Zefa menggosok kasar tubuh nya hingga menimba beberapa luka akibat kuku nya yg panjang..
Suara gemercik air dari kamar mandi membuat Rafael terbangun.
Rafael duduk bersandar d kepala ranjang seraya tersenyum mengingat pergula. tan panas nya dengan Zefa..
Menatap pintu kamar mandi yg sedari tadi tak juga terbuka.
Bahkan Rafael menunggu hampir setengah jam.
Rafael bangkit dan mengetuk pintu dengan tak sabar.
Akhirnya Rafael mendobrak pintu itu dan melihat Zefa tak sadar kan diri d bawah guyuran Air..
Seakan dejavu, Rafael kembali mengingat pertemuan pertama nya dulu dengan Zefa juga seperti ini..
Di tengah ke kawatir an nya,, Rafael menggendong Zefa kembali ke atas ranjang dan menyelimuti nya..
Rafael mengambil ponsel nya.
"Hallo din, dimana lu??? "
"ya d kantor lah,, dimana lagi. lo lupa kalau lo nyuruh gue lembur dengan alasan ingin bertemu pujaan hati orang??? "
"Gw gak lagi becanda.. Sekarang lo hubungi dokter pribadi keluarga gue dan suruh ke apartemen gw secepatnya"
"Kenapa emang??? lo sakit?? "
"Bukan gue tapi Zefa. Dia pingsan d dalam kamar mandi"
"Woy lu apain anak orang??? "
"Gue gak punya waktu jelasin sekarang.. Cepat Dinoo"
tut tut tut..
Sedangkan Dino merasa heran kenapa Rafael sepanik itu.. Apa jangan jangan????
Tapi kenapa juga Rafael malah menghubungi nya, bukan langsung menghubungi dokter pribadi kluarga itu???
Aneh.....
Dino langsung melakukan tugas nya dan segera menuju apartemen Rafael melihat kejadian yg sebenarnya...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments
Windarti08
padahal kalau Rafael langsung hubungi dokter pribadinya, bukankah akan lebih cepat datang itu dokter, daripada nunggu Dino yg hubungi dokternya
2023-03-28
1