D suruh pulang

Rafael membawa mobil nya dengan kecepatan penuh, tak tau akan kemana.

Tak lama mobil yg ia kendarai memelan karena ia baru saja melihat bayang wanita yg seminggu ini ia rindukan.

Rafael menepikan kendaraan nya...

Saat akan membuka pintu, tiba tiba ponselnya berdering..

My mom calling..

Rafael menghela nafas,, kenapa harus d saat seperti ini sang ibu menelfon nya...

Ingin menolak tapi dia tak ingin d cap sebagai anak durhaka..

Ingin menjawab tapi Rafael takut kehilangan jejak Zefa...

Ditengah kebingungan Rafael melirik d spion mobil. Zefa menghilang dari pandangan mata nya..

Rafael meghembus kan nafas kasar dan menyugar rambut.

"Ya mom??? "

"Kamu dimana nak??? " Suara lembut sang ibu membuat nya sedikit tenang...

"Memang kenapa mom??? "

"Bisakah kamu pulang sebentar saja nak??? Ada yg ingin mommy bicarakan" lagi lagi suara sang ibu membuat nya tak berkutik..

"Baiklah mom, aku segera kesana sekarang"

"Iya sayang, mommy tunggu. Jangan ngebut"

Tut tut tut..

Panggilan terputus.

Rafael bingung, apa yg membuat sang ibu menelfon d tengah malam seperti ini..

Tidak biasa nya..

Rafael memutar balik arah mobilnya, karena rumah sang ibu berlawanan arah dengan tujuan nya yg tak tau arah tersebut..

S panjang perjalanan mata Rafael menatap orang orang yg berlalu lalang...

Mana tau ia akan menemukan Zefa.

Tapi sampai mobilnya d gerbang perumahan mewah mommy Rafael tak menemukan jejak keberadaan Zefa.

.

.

Rafael melihat daddy dan mommy sedang bercengkrama hangat d sofa ruang keluarga.

Hal sepele seperti ini yg tak pernah ia dapat kan semenjak memutuskan mempersunting Friska sepuluh tahun lalu...

Sedikit cerita tentang keluarga Rafael...

Sang ayah bernama Ardhana Bimantara sedang kan ibu nya bernama Nadira Bimantara..

Memiliki perusahaan maju yg sudah merambah hingga manca negara..

Saat ini Rafael memegang satu anak perusahaan sang ayah.

Setelah menikah Rafael sangat jarang pulang kerumah. Hanya saat ada keperluan saja..

Rafael merasa malas saat berkunjung karena Nadira s lalu menanyakan tentang kehamilan. Apalagi Friska, Nadira yg selalu protes karena Friska lebih mementingkan karir dari keluarga membuat hubungan mereka tidak terlalu dekat..

"Malam mom, dad"

Kedua pasangan paruh baya yg masih awet d usia nya itu menoleh..

"Kamu sudah datang nak??? " Nadira bangun dan menghampiri Rafael,

"Kamu sudah makan malam??? " Pertanyaan Nadira dijawab Rafael dengan anggukan kepala.

"Duduklah" Suara Ardhana menginterupsi.

Rafael duduk d sofa depan orang tuanya seraya menyandarkan punggung nya dan menghela nafas berat..

"Kamu ada masalah??? " Pertanyaan keluar dari mulut Ardhana..

Rafael menggeleng lemah...

"Apa ada masalah dengan perusahaan??? " Pria yg tegas dan dingin d luar tapi sangat hangat ketika bersama keluarga itu lagi lagi bertanya..

Dan lagi lagi Rafael menggeleng..

"Jika kamu tak ingin bercerita dengan daddy setidaknya bercerita lah dengan mommy mu. Kau tau bukan jika kita mempunyai masalah, bercerita lah dengan orang yg tepat" Ardhana bangkit dari duduk nya meninggal kan ibu dan anak yg tengah berhadapan...

Ardhana tau jika Rafael sedang memiliki masalah besar menyangkut rumah tangga nya..

Ardhana tak ingin ikut campur, tapi jika Rafael membutuhkan nya maka ia akan jadi orang terdepan melindungi sang anak semata wayang yg sangat ia sayangi.

Sejauh jauh nya engkau melangkah pasti akan kembali pulang..

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!