Jessa membuka matanya, dia merasa sakit di sekujur tubuhnya. Kepalanya pusing dan dia merasakan ada seseorang yang memeluk tubuhnya dari belakang.
Perempuan itu pun menoleh dan mendapati Ethel memeluknya. Dia ingin menendang laki-laki kurang ajar itu tapi dia juga menyadari kalau mereka tanpa busana sekarang.
"Akh!" Jesa berteriak ketika merasa pangkal pahanya sakit. "Apa aku sudah?"
Kejadian beberapa jam sebelumnya pun langsung kembali terngiang di kepala perempuan itu.
"Kita memang mempunyai chemistry," ucap Ethel berseringai. Dia akan memulai duluan dan belajar dari video xxx yang selama ini dia tonton.
Pertama-tama Ethel mencium bibir Jesa lagi kemudian dia menurunkan ciuman semakin bawah dan jatuh pada dua bongkahan kembar milik Jesa, sesuai petunjuk video dia mulai bermain di sana.
Jujur saja, ini adalah pengalaman pertama Ethel dan dia pikir Jesa sudah berpengalaman. Jadi, dia langsung saja memutar tubuh untuk melakukan posisi 69 dan mereka pun saling memuaskan dengan canggung.
Ternyata ini juga pengalaman pertama Jesa, perempuan itu melakukan secara otodidak saja.
Awalnya mereka hanya ingin melakukan semua itu sampai mendapat pelepasan pertama mereka tapi ternyata mereka terbawa suasana sampai melepas perawan dan keperjakaan malam itu.
"Oh, No!" Jesa menepuk jidatnya karena merasa melakukan tindakan bodoh sekali. Dia pun mencoba menyingkirkan tangan Ethel dari perutnya tapi justru lelaki itu mengeratkan pelukannya.
"Aku ingin lagi!" Ethel bersuara tapi masih memejamkan matanya.
"Apa kau sudah gila? Kita sepertinya melakukannya semalaman," ketus Jessa yang masih berusaha menjauhkan tangan Ethel.
Namun, usahanya sia-sia karena lelaki itu justru tiba-tiba memasukkan miliknya yang tegak menantang dalam posisi miring.
"Ini gila!" Jesa meremas seprai. Bisa-bisanya Ethel mengingau dan melakukan itu padanya apalagi setelah masuk lelaki itu tidak bergerak. "Apa dia sengaja?"
Karena gelisah, Jesa akhirnya menggerakkan tubuhnya. Dia merasa akal sehatnya hilang yang ada di kepalanya sekarang hanya ingin cepat terlepas dari situasi ini.
Ethel langsung terbangun karena Jesa yang bergerak-gerak. Dia yang belum ingat, kaget setengah mati.
"Astaga, aku diperkosa oleh perawan tua sepertimu," ucap Ethel spontan.
"Apa?" Jesa berhenti dan menoleh ke arah sampingnya. "Kau yang menusuknya duluan!"
"Tidak mungkin, bagaimana ini aku sudah tidak perjaka lagi!" Ethel jadi panik sendiri.
"Berpikir itunya nanti dulu, sekarang bergeraklah dan selesaikan semuanya," pinta Jesa yang sudah merasa keadaan mereka nanggung.
"Bagaimana caranya? Aku pemuda polos yang telah kau nodai," ucap Ethel sok suci.
Jesa jadi geram sendiri karena tidak mau membuang waktu dia mengubah posisi menaiki perut Ethel untuk menyelesaikan semuanya.
Dengan seluruh kemampuannya Jessa bergerak dan bergerak sampai Ethel merasakan sesuatu yang ingin keluar dari ujung jamurnya. Menyadari itu, Jessa mempercepat gerakannya dan melepaskan diri saat Ethel tumpah.
Keduanya terengah-engah dengan ledakan masing-masing. Di detik itu juga Ethel langsung teringat kejadian semalam ternyata memang Jesa tidak menodai dirinya.
"Kau pasti sengaja, 'kan!?" Jesa langsung menyalahkan Ethel atas semua yang terjadi pada mereka.
"Jangan menuduh sembarangan kalau aku sengaja setidaknya aku sudah mempersiapkan pengaman," balas Ethel tidak terima.
"Terus sekarang bagaimana?" tanya Jesa.
"Ya mau bagaimana lagi, kita jadi mantan perawan dan perjaka!" jawab Ethel yang sebenarnya masih syok dengan apa yang telah terjadi. "Ini semua karena kau, Gree!"
Kalau saja Gretel tidak mendownload aplikasi dating di ponselnya mungkin Ethel masih perjaka sampai sekarang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
jumirah slavina
bisa²y🤣🤣🤣
2024-07-15
1
jumirah slavina
ya ampunnnnn 🤣🤣🤣🤣
2024-07-15
1
Ajusani Dei Yanti
🤣🤣🤣🤣🤣🤣asli ngakaklicious aku thorrrr kuh
2023-08-30
2