Ethel terus melihat layar ponselnya yang sudah terdapat aplikasi dating, dia masih ragu mau menggunakan aplikasi seperti itu atau tidak. Bisa jatuh wibawanya jika dia ketahuan.
"Tapi bukankah aplikasi itu menggunakan nama samaran," gumamnya.
Akhirnya karena penasaran, Ethel melakukan log in juga menggunakan nama samaran. Lelaki itu scroll dan mempelajari aplikasinya.
Beberapa kali melakukan chat, Ethel merasa tidak nyambung jadi dia berhenti dan beralih ke pekerjaannya.
Tak lama ponselnya berdering karena mendapat panggilan dari tukang yang memperbaiki plafon apartemennya.
"Jadi, sudah baik, 'kan? Aku akan menuntut pemilik gedung apartemen itu karena hampir saja nyawaku melayang, seharusnya ada pengecekan pipa air secara berkala," kesal Ethel.
Tapi, dia baru teringat jika gedung apartemen itu adalah salah satu proyek perusahaannya. Dengan kejadian ini, Ethel menghubungi para kolega bisnisnya untuk melakukan pengecekan rutin.
Sejenak Ethel melupakan aplikasi dating di ponselnya karena kesibukan hari ini. Bahkan Ethel melewatkan jam makan siang karena ingin urusannya cepat selesai.
"Aku ingin makan masakan indo malam ini," gumam Ethel yang kelaparan dan membayangkan masakan Indonesia yang kaya akan rempah.
Jadi, sebelum kembali ke apartemennya, Ethel singgah ke restoran indo dan membeli beberapa menu untuk makan malamnya sekaligus makan siang yang tertunda.
Sambil menunggu pesanan, Ethel kembali membuka aplikasi dating dan dia tertarik pada akun baru juga bernama Miss Je.
Ethel pun mencoba chating akun itu dan terjadilah obrolan di antara mereka. Kali ini Ethel merasa nyambung dengan teman chatnya.
Terjadi obrolan ringan sampai akhirnya menjalar ke obrolan pribadi karena mereka merasa memakai nama samaran jadi mereka mengetik sesuai yang ada di kepala mereka.
"Pesanan nomor 69 sudah siap!"
Suara itu menghentikan kegiatan Ethel padahal hampir satu jam menunggu tapi waktu serasa begitu cepat kalau Ethel tidak melakukan obrolan chating sebelumnya pasti dia akan marah-marah.
Aku membeli makanan Indo malam ini
Pasti enak, aku jarang memakan masakan Asia
Lain kali, kau harus mencobanya
Aku melakukan program diet setiap hari jadi aku hanya makan masakan berkalori rendah
Kelihatannya hidupmu tidak menyenangkan
Yeah
Kau tahu, nomor pesananku tadi 69. Aku jadi teringat sesuatu
Kau berpikiran mesum, ya
Sepertinya kita mempunyai chemistry
Obrolan Ethel dan teman chatingnya harus lelaki itu hentikan lagi karena dia harus segera sampai ke apartemennya. Untuk saat ini, Ethel menyetir sendiri.
Butuh waktu kurang dari satu jam untuk sampai, lantai apartemen Ethel berada di lantai atas jadi dia harus menaiki lift yang cukup lama untuk sampai ke unit apartemennya.
Hanya ada dua orang saja di dalam lift yang kebetulan mereka memang berada di lantai yang sama dan bertetangga.
Ethel sangat mengenal orang itu, perawan tua yang mengomel saat pipanya bocor kemarin.
"Pipa air di unitku sudah baik, aku akan mandi dengan tenang malam ini," ucap Ethel pamer.
"Ish, seharusnya kau ganti rugi karena suara perbaikan di unitmu itu sangat menggangguku. Aku tidak bisa tidur beberapa hari ini dan harus telat berangkat ke kantor," ketus perempuan dewasa itu. Jesa namanya.
"Itu deritamu," balas Ethel tak kalah ketusnya.
Bersamaan dengan itu, pintu lift terbuka, Ethel keluar duluan dan langsung menuju unitnya. Dia kembali membuka chatnya dan menulis pesan pada teman tindernya.
Kau tahu, aku mempunyai tetangga apartemen perawan tua yang menyebalkan
Aku juga punya tetangga apartemen lelaki muda yang sombong dan tak tahu diri
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments
uhuuyyyyyy
lhaa 1 apartement dan itu anaknya ibu td😂😂
2025-02-13
0
Sophia Aya
pasangan dating jadi tetangga nya ethel
2023-10-26
1
🌹🪴eiv🪴🌹
bhuahahahahahahahaha
2023-06-16
1