Disebuah dimensi kecil terlihat didalam dimensi itu terlihat sebuah bangunan mewah yang mirip dengan sebuah kastil, dan didalam kastil tersebut berkumpul mereka para penguasa yang menguasai alam gaib baik itu dewa dan raja iblis semuanya berkumpul disana untuk melihat ujian yang diselenggarakan oleh pencipta aplikas DS Game. Disana terlihat seperti sebuah pesta yang mana berkumpul mahluk-mahluk menyeramkan dan sangat kuat, para Jin disana berkeliaran terbang rendah untuk melayani para tamu.
“Hmmm…. Pria dengan jubah ala sihir itu terlihat lumayan, dia bisa menebak musuh sebenarnya dalam ujian kali ini” kata salah satu tamu di kastil itu wajahnya tertutup api hitam sehingga dapat terlihat kalau dirinya adalah raja iblis.
“Kha-kha-kha-kha…. Pria dengan golok emas itu lebih menarik, walaupun cuman memiliki satu tangan tetapi dia bisa memimpin banyak orang menjadi pengikutnya” kata seorang mahluk berkulit merah dengan tujuh tanduk dikepalanya.
Mereka semua menik mati pertunjukkan yang diberikan oleh para pengguna apli kasi DS Game dengan penderitaan dan pertarungan mereka, dan juga ada beberapa dewa dan raja iblis yang mengincar murid-murid berkualitas untuk mereka ambil.
“Hei-hei… kita lihat saja dulu pertunjukannya, karena ini belum mencapai klimask” kata seseorang yang memiliki dua kepala.
Dan pada saat Batara Kala menunjukkan kekuatannya dilayar semua dewa dan raja iblis terkejut karena melihat kalau Batara Kala sedang mencoba melindungi seorang manusia.
“Hahahahaha…. aku tidak percaya Batara Kala dewa yang terkenal kejam akan melahap waktu banyak orang, melindungi seorang manusia… tidak salah ini” kata seorang raja iblis.
Disisi lain “BOOMMSSHH….” Disaat Big bos mahluk bayangan menjatuhkan dirinya dia membuat banyak partisipan pengguna DS Game terbunuh, tidak lebih hampir setengah partisipan yang terbunuh akibat serangannya. Melindengar suara getaran yang besar membuat Rio kehilangan konsentrasinya.
“Apa itu tadi???” kata Rio dengan eskpresi terkejut, dia lalu mendekati tempat big bos itu.
Dan ketika kabut asap disana menghilang dia melihat banyak mayat berjatuhan karena serangan Big bos mahluk bayangan, diantara mereka lebih banyak yang terluka parah karena terkena serpihan batu-batu yang berterbangan.
“Sialan…, dia lebih berbahaya dari yang kupikirkan” kata Rio.
Rio yang terhempas karena serangan tersebut melihat kearah tanah dengan wajah penuh takut, karena dibawahnya adalah tanah batu tajam yang rusak karena serangan dari Big bos mahluk bayangan.
“Gawat kalau jatuh maka aku akan tertusuk dan mati” pikir Rio yang berusaha dengan keras untuk mengubah keseimbangannya diudara.
Dan pada saat Rio sudah hampir mendarat Luna dengan mahluk panggilannya Kuntil anak datang dengan cepat menangkap Rio yang terhempas di udara.
“Hihihihihi…. Anak manis apa kau tidak apa-apa??” tanya Kuntil anak pada Rio.
“Eeeeh…. Hmmmm…. Gak aku gak apa-apa” kata Rio yang sedikit ketakutan menjawab pertanyaan dari Kuntil anak.
Disisi lain Luna melambaikan tangannya kearah Rio disaat dia melihat kalau Rio sudah selamat, dan dengan cepat Kuntil anak mendekati Luna dan menjatuhkan Rio “Bruuugghht….” Rio yang mendarat dengan aman lalu mulai merasa pusing dan mual.
“Kau kenapa??” tanya Luna.
“Tidak apa-apa, mungkin aku terlalu banyak memakai alat sihir milikku” kata Rio yang akhirnya menyadari kekurangan dari alat sihir.
“Eeehh… tapi Lita makek dari tadi gak apa-apa kok” kata Lita yang mana membuat Rio merasa sedikit kesal.
Dan disaat mereka sedang berkumpul mahluk banyagan Big boss yang sedari tadi disibukkan oleh para pengguna yang lainnya mulai mengincar Rio dan kelompoknya, semua itu dikarenakan Rio dan kelompoknya merupakan sebuah ancaman bagi dirinya, “Buugghh… Buugghh… Buugghh….” Dengan cepat dia melangkah kearah Rio dan kelompoknya.
“Tembak…..” teriak Dion.
“Buuussshhhkkk….” Tiba-tiba sebuah panah emas berukuran besar muncul dan menusuk kaki dari mahluk bayangan Big boss, “Grrraaaaahh….” Mahluk banyangan Big boss tersebut menjerit kesakitan karena luka tusukan dikakinya.
“Bagus semuanya mari kita tembakkan yang berikutnya” kata Dion yang menggunakan kekuatan dari Naga besuki untuk menciptakan sebuah balista dari emas.
Big bos mahluk bayangan yang mana merasakan rasa sakit dari serangan balista emas mulai mangamuk “GRROOOAAARR…” dia dengan kecepatan diluar nalar berpindah tempat kedekat Dion.
“Sialan sejak kapan dia ada disini” kata Dion yang mana terkejut melihat Big bos mahluk bayangan sudah ada didepannya.
“Booomssshhh…. Trrraaakk….” Dengan cepat Big bos mahluk bayangan lalu menghancurkan balista emas milik Dion menggunakan pukulannya, Dion yang menggunakan kekuatan Naga besuki dapat selamat dengan cara melapisi tubuhnya dengan armor sisik emas, tetapi banyak dari rekan-rekan Dion yang terhempas lalu terluka parah bahkan ada yang sampai meninggal karena serangan tersebut. Marah melihat banyak rekannya menjadi korban Dion lalu menggunakan kekuatan Naga besuki untuk menciptakan sebuah tombak emas raksasa yang mana memiliki panjang 15 meter dan lebar 3 meter, Dion yang kelelahan karena menggunakan banyak tenaga lalu hampir pingsan namun tekatnya yang kuat membuat di terus sadar dan ketika Big bos mahluk bayangan melihat kearah Dion “Swwwuussshh….” Dengan sisa kekuatan yang dia miliki Dion melemparkan tombak emas rasasa tersebut kearah mahluk bayangan Big bos tersebut.
Melihat ada sebuah serangan Big bos mahluk bayangan lalu berpikir untuk menghindari serangan tersebut, namun tiba-tiba saja angin yang entah dari mana asalnya mengikat tubuhnya dan membuat Big bos mahluk bayangan menjadi tidak bisa bergerak. “Buuuurrrmmmm… Krrraaakkk…. Trraaaakk….” Serangan dari Dion tepat mengenai dada dari Big bos mahluk bayangan “GRRRROAAAAAHH….” Dia lalu menjerit kesakitan karena serangan tersebut, namun sebelum dia mati dia langsung berlari menuju arah Dion dan ingin menghabisi dirinya.
Dan “Booosssmmhhh….” Dia lalu melancarkan sebuah serangan kuat yang mana mengandung amarah yang sangat besar, lalu saat dia melihat kondisi Dion dia terheran karena tubuh Dion sama sekali tidak ada disana.
“Yooo… dia ini adalah seorang MVP nya disini jadi tolong jangan kau bunuh ya” kata Rio yang mana menggunakan kekuatan Batara Kala untuk menghentikan waktu dan dengan cepat menyelamatkan Dion yang tidak bisa bergerak.
“GROOOAAAARR….. GRRRR…..” marah karena mangsanya diselamatkan, Big bos mahluk bayangan kali ini langsung pergi mendatangi Rio.
“Cih dasar keras kepala kenapa kau tidak mati saja dengan tenang, 10 tetes darah dikorbankan” Rio lalu mengaptifkan kemampuan dari tato Banaspati dan dia mengorbankan 10 tetes darah untuk menciptakan sebuah bola api besar.
“Booosssmmmhh….. Krrraaaaakkk….” Dan bola api tersebut tepat mengenai tombak emas yang bersarang didada Big bos mahluk bayangan membuatnya semakin tertusuk kedalam, karena serangan api dari Rio tadi gerakan Big bos mahluk bayangan langsung terhenti dan kemudian “Krrraaakk… Trrraaangggkkk….” Retakan mulai menjalar kesetiap tubuhnya. “Trrrraaannggsskk….” Big bos mahluk bayangan lalu pecah dan hancur menjadi butiran pasir hitam, melihat kalau Big bos mahluk bayangan telah dikalahkan para kontestan ujian yang lainnya lalu bergembira karena mereka berhasil selamat dari ujia kali ini.
“Ping… ping… ping…, selamat pada para kontestan yang selamat karena telah menyelesaikan ujian kali ini, akumulasi pencapaian akan dilakukan dan hadiah akan dibagikan secara merata bagi para kontestan yang selamat dan untuk mereka yang berada di posisi 5 keatas akan menerima hadiah kusus dari Game Master aplikasi DS Game” sebuah pesan mulai muncul pada setiap smart phone para peserta, pesan tersebut menandakan kalau ujiannya telah selesai dan mereka dapat kembali kedunia manusia.
“Haaaah…. Bagus kalau sudah selesai, sekarang saatnya untuk melihat rangking miliku” kata Rio yang sudah bersiap dengan hasil yang dia terima.
Bersambung…..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 403 Episodes
Comments
change
pasti Rio pmnangnya , yg kedua angga
2023-02-10
3
change
lanjutkan membaca dan jangan lupa untuk selalu memberikan like and comen.
2023-02-10
3