Setelah pingsan semalaman Rio pun kembali sadar. Sedikit pusing akibat anemia dia kemudian merasakan rasa sakit dikepalanya kemudian setelah sakit dikepalanya menghilang dia kemudian sadar ada seeorang anak kecil mungil yang hanya berukuran 20 cm yang seluruh tubuhnya terbuat dari api berwarna biru.
“Yoo manusia kau sudah sadar” kata anak itu.
“Kau siapa? kau bukan manusia kan!” kata Rio.
“Hahahah kalok aku terlihat seperti manusia dimatamu berarti matamu itu udah katarak” kata a bocah itu sambil tertawa.
Rio yang mendengar hinaan itu hanya diam dengan wajah dingin.
“Oi oi gk asik lo bocah, ya terserah saja perkenalkan aku Banaspati selamat untukmu karena telah bisa mengontrak 10% dari kekuatan asliku” kata bocah itu yang ternyata adalah mahluk panggilan Banaspati.
“Jadi kau bola api yang waktu itu, tapi sudah keluar kan barang sebanyak itu untuk jadi tumbalmu aku cuman dapat 10% dari kekuatanmu, haaa.. mengecewakan” kata Rio.
“OOOIII.. Apa maksudmu bocah tidak tau diri asal tau saja kau ini sudah terbilang beruntung, orang biasanya hanya bisa mengkontrak 0,01% kekuatan apiku asal kau tau kau harusnya lebih senang bukannya kecewa” kata Banaspati yang jengkel.
“Yah setelah beberapa hal yang terjadi kayaknya usaha sama hasilnya itu gak setara” kata Rio.
“Cih ok ambil ini” kata Banaspati sambil tiba-tiba membakar tangan kiri Rio.
Rio terkejut dengan api yang dilemparkan oleh Banaspati dan dia pun terjatuh. Api biru milik Banaspati tidak membakar tubuh Rio dia sama sekali tidak merasakan panas api yang dilemparkan. Setelah api itu padam muncul tato diseluruh tangan kiri milik Rio tato berbentuk api yang liar itu menyala-nyala seakan hidup.
“Bagaimana sekarang manusia sekarang kau harus berterimakasih padaku” kata Banaspati dengan wajah sombong.
“Apa ini tato??” kata Rio yang bingung.
“Benar itu adalah mantra yang kutanamkan padamu, dengan mantra itu kau akan kebal terhadap api dan bisa menggunakan mantra bola api dengan bayaran 10 tetes darah milik mu” kata Banaspati.
“Tapi untuk apa mantra ini bukannya aku bisa memanggilmu kalau cuman mau mengeluarkan bola api atau menangkis serangan berelement api??” kata Rio.
“Sebaiknya kau lihat lagi aplikasimu itu dibagian pemanggilan” kata Banaspati sambil menunjuk smart phone Rio.
Rio membukan aplikasi itu dan melihat keterangan tentang Banaspati dan akhirnya dia menyadari maksud dari Banaspati.
“Begituya ada waktu jeda pemanggilan selama 15 menit, dengan waktu segitu aku bisa mati dua kali dalam pertempuran” kata Rio yang sadar akan kelemahannya.
“Hahaha yah begitulah tetapi ada satu hal lagi yang harus kau tau, hal ini memang tidak dijelaskan dalam aplikasi itu tetapi untuk memanggil suatu mahluk maka membutuhkan kekuatan mental yang kuat dan setiap pemanggilan kau akan merasakan energimu akan diambil, semakin kuat mahluk ytang dipanggil maka semakit banyak energy mental yang diambil” kata Banaspati denga wajah serius.
“Jadi langsung keintinya berapakali aku bisa memanggilmu sebelum jatuh pingsan” kata Rio.
“Dua kali” ucap Banaspati dengan wajah serius.
“Jadi cuman dua kali ya itu tidak cukup, tampaknya aku harus beraltih lagi denga jangka waktu 1 minggu aku harus bisa menaikkan jumlah pemanggilannya” kata Rio.
Setelah membereskan lingkaran pemanggilannya Rio kemudian mulai berlatih dari push up, sit up, bahkan sampai lari menuruni bukit dia lakukan. Dia terus berlatih bahkan dia sampai berhenti dari pekerjaannya parkour, lempar pisau dan jiujutsu dia coba pelajara secara outodidak dari video online dan lalu satu minggu telah berlalu.
“Tas cek, makanan darurat cek, minuman cek pk3 cek, mmh kayaknya udah semua siap untuk berangkat” kata Rio sambil membawa beberapa barangnya.
“Ring..ring..ring” suara telpon dari Batara Kala.
“Halo ada apa??” kata Rio.
“Hmmm aku cuman terkejut saja melihat kau penuh persiapan seperti itu, kebanyakan orang pasti cuman membawa senjata dan beberapa minuman saja kau tau” kata Batara Kala.
“Tempat ujian yang bakalan aku datangi itu didunia lain sembarangan pergi kesana tampa persiapan sama saja dengan cari mati” kata Rio.
“Hahaha keputusan yang tepat memang benar katamu kebanyakan mengangap enteng ujian ini dan berakhir gagal ujian tersebut lalu mereka harus merasakan penalty nya” kata Batara Kala.
“Oooh ya masalah penalty yang kau bicarakan itu aku penasaran kira-kira apa penalty yang didapat kalau gagal ujiannya??” kata Rio.
“Tergantung pada apa penalty yang kau dapat, hal seperti itu biasanya akan diberikan secara acak contohnya kebutaan” kata Batara Kala.
“Begituya berarti penyelenggara ujian berhak merampas bagian tubuh dari peserta yang gagal” kata Rio dengan tenang setelah mengetahui penaltynya.
“Kau cukup tenang juga” kata Batara Kala.
“Karna aku percaya aku akan berhasil, itu saja” kata Rio.
“Ping..ping..ping” suara pemberitahuan muncul dari aplikasi DS Game.
Rio kemudian mematikan panggilan dari Batara Kala dan melihat pemberitahuan dari DS Game. Didalam sana tertulis : Pemberitahuan bagi pengguna baru aplikasi DS Game. Penggunakan dipindahkan kedalam dimensi yang lain dimana tempat itu bisa merupakan hutan, gurun, atau pulau kecil. Pengguna diharapkan bersiap dan berhati-hati karena aka nada musuh yang disiapkan untuk bisa dilawan pengguna jika pengguna dapat mengalahkan musuh maka poin akan diberikan dan untuk lulus dari ujian maka pengguna diwajibkan untuk mengumpulkan 100 poin. Selain mengalahkan musuh pengguna juga bisa menyelesaikan teka-teki yang diberikan yang memiliki hadiah 1.000 poin. Pemberitahuan khusus pengguna dapat mengambil poin dari pengguna aplikasi yang lain dengan cara halus maupun kasar. Setelah pemberitahuan dibaca maka pengguna akan dipindahkan dalam waktu 15 menit.
“Halus atau kasarya, dengan kata lain beli poinnya atau bunuh orangnya lucu sekali” kata Rio dengan tatapan dingin.
Setelah 15 menit menunggu muncul lingkaran sihir dibawah kaki Rio lingkaran sihir tersebut menciptakan suatu portal yang kemudian memindahkannya keusuatu tempat.
“Dimana ini” kata Rio setelah jatuh dari portal.
“Ping….ping, selamat datang dihutan bayangan, disini adalah tempat dimana mahluk bayangan yang sangat ahli dalam menipu berada jadi berhati-hatilah agar kalian tidak jatuh kedalam tipuan mereka dan menjadi makanannya” tiba-tiba suara muncul dari aplikasi DS Game.
“Hutan bayangankah benar-benar sesuai dengan namanya disini benar-benar dipenuhi kegelapan” kata Rio sambil melihat area sekitar.
Yang terlihat dimata Rio hanya hutan gelap dan suram sejauh mata memandang dia bahkan tidak bisa melihat dengan jelas arah jalan kedepan karena hutannya sangat gelap. Didalam hutan itu sedang menunggu ratusan pemain dan para mahluk-mahluk kejam yang siap memakan mereka. Akan terjadi penipuan, pembantaian dan penganiyaan disana yang mana hal ini menjadi tontonan bagi para dewa dan iblis yang menjadi sponsor dari aplikasi DS Game.
Penjelasan : Begu ganjang dikenal sebagai hantu pencabut nyawa dari tanah batak yang dikenal memiliki tinggi sama dengan pohon-pohon. Dikatakan Begu ganjang adalah hantu yang dipakai untuk menjaga pertanian dan siapapun yang menatap matanya akan jatuh sakit dan meninggal dunia.
Bersambung……
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 403 Episodes
Comments
change
lanjutkan Jagan lupa like And comen yah kawan , pembantaian dimulai
2023-02-09
3
change
lanjutkan.
2023-02-09
2
R E M E D Y
dari medan ya bang
2023-01-04
4