Wanita adalah manusia yang diciptakan dari tulang rusuk pria pertama didunia karena itulah kasta didunia ini menganggap kalau laki-lakilah yang menjadi pemimpin dan yang paling kuat dalam rumah tangga ataupun sebuah kelompok. Hal itu jugalah yang ada dipikran Rio kalau dia harus menolong perempuan pada saat mereka sedang membutuhkan bantua namun kejadian mala mini membuatnya berpikir dua kali dia merasakan kalau sekarang perempuan lebih kuat dan juga lebih kejam dari yang dia lihat selama ini.
“Yang satu gadil kecil pembantai yang motong orang jadi dua dan satu lagi kakak cantik yang mengeringkan lima orang pria besar sampai mati, kurasa dunia ini sudah gak normal lagi” pikir Rio yang sudah melihat banyak laki-laki dibantai oleh para wanita sadis yang kini menjadi rekan setimnya.
“Hmm… kau kenapa haah… kau kelihatan seperti orang yang kelihatan ketakutan” kata Luna.
“Hahaha… tidak-tidak aku hanya terpesona saja dengan kecantikan kalian berdua” kata Rio.
“Hahahaha…, abang sukak gombal” kata Lita yang memegang smart phonenya.
“Gak gombal cuman berbicara jujur aja kok” kata Rio yang sedikit ketakutan ketika dia bisa melihat bayangan kematian dari belakang Lita.
“Yah tidak usah basa-basi lagi sekarang katakana padaku sebenarnya kau sudah mendapatkan kunci untuk masuk kerintangan selanjutnya ya??” tanya Luna.
“Bisa dibilang begitu ketika aku menemukan petunjuk soal penghalang yang ada didepan bukit itu jadi tahu prinsip dari penghalang itu” kata Rio.
“Prinsipnya...??” kata Luna.
“??????? Sirip ikan” pikir Lita yang tidak mengerti ucapan Rio.
“Penghalang itu bisa dibilang adalah penghalang cahaya yang mengusir bayangan, dengan menggunakan prinsip sebuah lilin yang akan memunculkan bayangan ketika terdapat cahaya, sedangkan penghalang ini kebalikannya cahaya penghalang itu ada ketika muncul suatu kunci bayangan” kata Rio.
“Bagaiman kau bisa menyadari hal itu, aku saja yang sedari tadi melihat penghalang itu tidak menyadari apa-apa” kata Luna.
“Flash kamera..” kata Rio.
“Eeeeeeh…” ucap Luna yang terkejut dengan jawaban Rio.
“Ingat saat aku memfoto penghalang tadi, tampa sengaja aku lupa mematikan flash ( lampu kamera ) nya dan saat aku memfoto penghalang itu aku melihat sebuah garis hitam yang seperti menjadi kunci untuk sumber tenaga dari penghalang tersebut” kata Rio.
“Oooh jadi begitu, berarti sekarang kita tinggal pergi kerah pintu masuk kearea ujian selanjutnyakan” kata Luna.
“Tidak tujuan kita sekarang adalah untuk pergi kearah sumber tenaga penghalang itu dan menghancurkan sumbernya” kata Rio.
“Yah kok gitu…, bukannya bikin capek ya??” kata Lita yang terlihat malas ketika mendengar perkataan Rio.
“Hahaha… Lita cobak lihat ketika kau mengalahkan monster kau akan mendapatkan banyak poin kan” kata Rio.
“Hmmm… iya” jawab Lita.
“Nah sekarang cobak bayangin kalau kau bisa menaklukan penghalang itu maka pasti akan dapat banyak hadiah yang menanti kita” kata Rio yang menjelaskan pada Lita.
“Ooooh gitu yah” kata Lita yang sedikit mengerti.
“Hmmm… jadi begitu karena kita sudah mengetahui tujuan dari ujian yang satu ini jadi game master memberikanmu kunci untuk lanjut kearea selanjutnya karena mereka takut kalau semua akan jadi kacau tapi kita tidak bisa mengabaikan hadiah yang akan kita dapatkan ketika menyelesaikan ujian penghalang itu” kata Luna yang sedang menganalisis situasi.
“Perempuan ini sangat pintar, dia bisa dengan tenang menganalisa situasi dan juga bisa dengan mudah memutuskan langkah yang menguntungkan untuk dirinya” pikir Rio.
Setelah beberapa lama mereka berjalan pada akhirnya mereka sampai disebuah gua yang besar dan sangat gelap. Bersamaan dengan sampainya mereka para partisipan yang lain juga mendapatkan sebuah pesan dari DS Game pesan yang berisikan sebuah petunjuk agar mereka bisa memecahkan pelindung yang melindungi pintu pegunungan tersebut.
Pesan itu muncul untuk setiap partisipan yang telah sampai kedekat gunung tersebut yang digunung tersebut telah tertutup penghalang yang menutupi seluruh pegunungan. “Halo bagi semua pengguna aplikasi DS Game yang sudah sampai dan menyadari bahwa adanya penghalang di pegunungan itu maka kami akan berikan suatu bonus game : cahaya akan selalu ada bersama dengan bayangan dan jika ada cahaya maka pasti aka nada bayangan yang mengikuti, cahaya yang menghalangi jalan kalian didukung oleh kegelapan yang cukup kuat bunuhlah sang kegelapan maka cahaya akan pudar dengan sendirinya”.
Semua partisipan pengguna DS Game menerima pesan tersebut termasuk Rio, Lita dan Luna yang telah sampai di gua tempat sang bayangan yang dijelaskan oleh pesan dari DS Game. Banyak partisipan yang bingung dengan apa yang dijelaskan oleh pesan tersebut namun ada juga beberapa orang yang langsung berpikiran sama dengan Rio yang menggunakan foto untuk mengungkap misteri dari pesan tersebut dan ada juga yang beruntung karena tidak sengaja menemukan petunjuk dari pesan DS Game tersebut.
“Hmmm… jadi begituya pesannya juga masuk kedalam smart phoneku walaupun aku sudah mendapatkan kunci untuk bisa langsung maju keujian selanjutnya, ini membuktikan kalau aku tidak melanggar aturan sama sekali dan bisa juga ikut andil dalam bonus game ini” kata Rio.
Mereka bertiga lalu masuk kedalam gua tersebut dengan hanya diterangi oleh senter dari smart phone mereka dalam gelap gulita tersebut Rio merasakan ada sesuatu yang melihat kearahnya.
“Berhati-hatilah aku merasakan ada yang aneh disekitar sini” kata Rio.
“Tenang bang Lita bisa gampang membunuh banyak monster” kata Lita yang mengeluarkan dua hantu Pagebluk.
“Eeeeh bisa keluarkan dua mahluk sekaligus, anak ini energy yang dia punya kuat juga biasanya untuk mengeluarkan satu mahluk bisa menguras banyak stamina sedangkan dia dengan gampangnya mengeluarkan dua sekaligus” pikir Luna yang melihat kemampuan Lita.
Lita lalu menyuruh kedua hantu Pagebluk untuk menjaga sisi depan dan belakang mereka dan karena keduanya adalah tipe hantu maka mereka bisa dengan mudah melihat dalam gelap dan juga bisa merasakan aura dari mahluk hidup. Lalu tidak lama kemudian mereka melihat sebuah patung hitam yang berbentuk manusia dengan kepala singa patung itu cukup besar ukurannya sekitar 2 meter dan mengeluarkan hawa yang mencekam.
“Bagus itu dia sumbernya, jika kita hancurkan dengan maka misi ini selesai” kata Luna yang langsung menuju kearah patung hitam itu.
Dan ketika Luna berusaha menyentuh patung itu “BOOOOMMMHHSSS…” Rio secara tiba-tiba melemparkan bola api kearah patung hitam itu.
“Woi udah gilak kau ya…” teriak Luna yang terkejut dengan ledakan tersebut.
“Hmm sorry cuman kayaknya kau harus bilang terimakasihlah” kata Rio.
“Haaah maksud kau apa??” tanya Luna.
“Tuh lihat…” kata Rio yang menunjuk kearah patung hitam itu.
Patung itu tiba-tiba bergerak tetapi karena sudah terkena serangan Rio dia sudah kehilangan sebelah tangannya.
“Graaaaahh…, manusia kurang ajar padahal tinggal sedikit lagi aku bisa merasakan darah wanita ini, kau beraninya menyerangku akan kubunuh kau Graaaaah…” kata patung hitam itu yang marah dengan tindakan Rio.
Penjelasan : Buto ijo adalah suatu mahluk raksasa yang seluruh tubuhnya bewarna hijau biasanya para dukun memelihara mahluk jin jahat ini dengan menyediakan tumbal beberapa anak kecil, Buto ijo memeliki tubuh yang sangat besar dan sifat yang rakus dan wajah menakutkan dengan taring besar dimulutnya.
Bersambung......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 403 Episodes
Comments
change
upp PPP
2023-02-10
3
change
lanjutkan membaca dan jangan lupa untuk selalu memberikan like and comen.
2023-02-10
3